Serius Atasi Banjir di Palembang, Herman Deru Bantu Pembangunan Kolam Retensi Simpang Bandara

- Redaksi

Rabu, 13 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarapublik.id, PALEMBANG – Persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Palembang saat musim hujan tiba, mendapat perhatian serius dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

 

 

Oleh karena itu selain menggelontorkan anggaran bantuan gubernur (bangub) untuk pembangunan jalan di beberapa ruas jalan Kota Palembang, Ia juga menggunakan bangub tersebut untuk membantu pembangunan kolam retensi di Simpang Bandara SMB II.

 

 

Untuk memastikan progres pembangunan kolam retensi itu, usai menghadiri acara Musrenbang RKPD Provinsi Sumsel Tahun 2023 di hotel Santika Premier Bandara, Rabu (13/4) siang Herman Deru meninjau langsung lokasi pembangunan kolam retensi di Kelurahan di kawasan Kebun Bunga tersebut.

 

 

Bersama Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa, Gubernur Sumsel H. Herman Deru turun langsung ke areal kolam retensi didampingi sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel seperti Kepala Dinas PSDA Provinsi Sumsel, Ir. Herwan dan beberapa pejabat lainnya.

 

 

“Secara bertahap kita akan coba jawab keluhan warga terutama soal banjir. Makanya Saya tinjau pembangunan kolam retensi ini yang mana Pemprov dan Pemkot telah menyelesaikan pembebasan lahan 4 hektare untuk dijadikan kolam retensi baru,” jelasnya di hadapan awak media.

 

 

Dengan pembangunan ini Gubernur Herman Deru meyakini akan dapat mengatasi dampak banjir yang kerap terjadi di tiga kelurahan sekitar yakni Kelurahan Sukarami, Kelurahan Kebun Bunga dan Kelurahan Sukajaya.

 

 

“Kalau retensi ini selesai mudah-mudahan bisa mengurangi dampak banjir di tiga kelurahan ini. Semoga ini bisa menjawab keluhan warga,” jelas Herman Deru.

 

 

Lebih jauh dikatakan Herman Deru berdasarkan hasil fisibility study lokasi ini merupakan tempat yang paling layak dibangun kolam retensi. Untuk mewujudkan pembangunan ini menurutnya membutuhkan dukungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi juga Pemkot dan masyarakat setempat.

 

 

“Saat ini Pemprov dan Pemkot telah selesaikan pembebasan lahan dan ini wujud Pemprov dan Pemkot serius mengatasi banjir,” jelasnya.

 

 

Terkait genangan air di Simpang Polda, Herman Deru mengungkapkan bahwa hal itu memiliki kendala tersendiri. Menurutnya genangan air  lamban surut lantaran adanya box culvert yang terkena tiang listrik.

 

 

“Mungkin ada yang bertanya soal  genangan di Simpang Polda, ini persoalan lama karena ada box culvert dan gorong kena tiang LRT. Dari arah Bandara ada sekitar  ada 24 titik yang terkena mulai dari  Auto 2000 TAA sampai dengan Jakabaring,” jelasnya.

 

 

Tak hanya di simpang Polda hal serupa menurutnya juga terjadi di sekitar masjid Agung  dan belum dilakukan pembenahan sehingga air lamban mengalir ke pembuangan. Hal ini menurutnya merupakan dampak dari pengerjaan pembangunan  sebelumnya.

 

 

Sementara itu Kepala Dinas PSDA Ir. Herwan menjelaskan bahwa kolam retensi ini akan dibangun di lahan seluas 4 hektare dengan daya tampung mencapai 150-160 ribu meterkubik.

 

 

“Bahkan PUPR Kota juga sudah melakukan FS, DED dan menyiapkan dokumen lingkungan,” jelasnya.

 

 

Menurut Herwan pembebasan lahan ini merupakan sharing Pemprov dan Pemkot Pemkot dan telah selesai dilakukan tahun 2021.

 

 

“Harapannya dengan  bantuan Bangubsus tahun 2022 harapannya pembangunan ini bisa tuntas,” jelasnya.

 

 

 

 

#Warga Antusias Lihat Gubernur Herman Deru Tinjau Lokasi Kolam Retensi

 

 

Sementara itu Ketua RW di Kelurahan Kebun Bunga, Novrizal mengatakan mewakili warga sangat mengucapkam terimakasih atas perhatian yang diberikan Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

 

 

“Belum sempat kami berterimakasih, jalan kami selesai dibangun ini sudah dikasih pembangunan kolam retensi lagi oleh Pak Gubernur Herman Deru. Kami sangat berterimakasih sekali,” ujarnya.

 

 

Selama ini diakui Novrizal, warga kerap terkena banjir mulai dari Jalan Perindustrian, ke jalan di Bandara dan Kelurahan Sukarame sehingga memang menantikan pembangunan kolam retensi tersebut.

 

“Terimakasih sekali mudah-mudahan dengan kolam ini kami tidak banjir lagi, karena selama ini air seluruhnya lari kesini. Masyarakat Sumsel bahagia sekali dengan perhatian ini” ujarnya.

Berita Terkait

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas
Hari Bakti Imipas, Lapas Sekayu Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat
Deteksi Dini, Rutan Baturaja Cek Seluruh Kesehatan Warga Binaan 
Siswi 13 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Kekasih, Orang Tua Lapor Polisi
Tak Kunjung Pulang, Rohana Di Temukan Sudah Meninggal Dunia 
Polsek Ulu Musi Salurkan Bansos untuk Korban Kebakaran di Desa Puntang
Lampaui Target,Cabor Senam Muba Juara Umum Sabet 7 Medali Emas Diajang Popda Sumsel 2026.
Bank Sumsel Babel Gelar Ziarah Pahlawan, Kenang Jasa Para Pejuang dalam Momentum HUT ke-69
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:52 WIB

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 November 2026 - 15:22 WIB

Hari Bakti Imipas, Lapas Sekayu Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:58 WIB

Deteksi Dini, Rutan Baturaja Cek Seluruh Kesehatan Warga Binaan 

Jumat, 6 November 2026 - 11:25 WIB

Tak Kunjung Pulang, Rohana Di Temukan Sudah Meninggal Dunia 

Jumat, 6 November 2026 - 10:16 WIB

Polsek Ulu Musi Salurkan Bansos untuk Korban Kebakaran di Desa Puntang

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB