Sepanjang 2023, Nilai Ekspor Kilang Pertamina Plaju Mencapai Rp6,8 Triliun

- Redaksi

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kilang Pertamina Plaju mencatatkan kinerja ekspor yang gemilang sepanjang 2023. Dengan nilai ekspor mencapai USD 443 Juta atau setara Rp6,8 Triliun, Perusahaan Pengolahan Minyak dan Gas di Palembang dan Banyuasin ini telah berkontribusi dalam menyumbang devisa hasil ekspor terbesar kedua di Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut data ekspor Bea Cukai Palembang, pada tahun 2023 Kilang Pertamina Plaju berhasil merealisasikan Ekspor hingga 5,3 juta barel, hal tersebut menjadi bukti kontribusi aktif Kilang Pertamina Plaju dalam mendukung neraca perdagangan hasil ekspor Provinsi Sumatera selatan sepanjang 2023

Atas kontribusi tersebut, Kilang Pertamina Plaju dianugerahi penghargaan sebagai kontributor devisa hasil ekspor terbesar kedua tahun 2023 dalam ajang Stakeholders Award yang diadakan oleh Bea Cukai Palembang di Hotel 1O1 Palembang pada Rabu (12/06/2024).

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Palembang, Andri Waskito. Ia menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi Karena Kilang Pertamina Plaju mampu mewujudkan surplusnya neraca perdagangan sehingga menambah pendapatan negara termasuk Sumatera Selatan melalui sumbangsih devisa hasil ekspornya.

“Saya Mengucapkan Terima kasih dan memberikan apresiasi terhadap Kilang Pertamina Internasional dalam hal ini Kilang Pertamina Plaju yang telah membantu negara dan Sumatera selatan melalui sumbangan devisa hasil ekspornya pada tahun 2023, semoga hal tersebut dapat terus berlanjut dan ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.” Ujar Andri.

Sementara Area Manager Communication, Relations & CSR PT Kilang Pertamina Internasional Refinery Unit III Plaju mengatakan, pihaknya akan terus memastikan agar kegiatan operasional dan bisnis di Kilang Pertamina Plaju selalu aman dan handal.

“Kilang Pertamina Plaju terus berkomitmen mendukung laju pertumbuhan ekonomi negara, dengan terus mengolah energi terbaik dan menjaga kualitasnya hingga ekspor ke mancanegara,” ujar Rachmi.

Rachmi menambahkan, bahwa Kilang Pertamina Plaju telah berhasil mengekspor produk BBM unggulan ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Dalam pasar ekspornya, Kilang Pertamina Plaju telah mendukung aspek keberlanjutan dengan produk ramah lingkungan yang memberikan keuntungan bagi perusahaan, sambil tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

“Kami memiliki produk unggul seperti MFO Low Sulfur, yang merupakan bahan bakar untuk kapal dengan kandungan sulfur rendah. Saat ini, LSFO juga menjadi primadona sebagai bahan bakar rendah sulfur yang digunakan pada industri perkapalan yang menggunakan mesin diesel putaran rendah. Kedua produk ini telah menyumbangkan keuntungan bagi Kilang Pertamina Plaju, sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam mewujudkan aspek keberlanjutan lingkungan dalam proses bisnis kami,” ujarnya.

Pada 3 juni 2024 lalu PT Kilang Pertamina Internasional beserta semua unit kerja di dalamnya termasuk Kilang Pertamina Plaju memperoleh Sertifikasi AEO ( Authorized Economic Operator ) dari Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Dikutip dari laman resmi Bea dan Cukai Republik Indonesia ( www.beacukai.go.id ), AEO merupakan bentuk kerjasama Dirjen Bea dan Cukai bersama Perusahaan Bisnis yang dilandasi sikap keterbukaan dan sikap sukarela untuk mengembangkan inisiatif dan menjalankan bisnis yang berorientasi pada pengamanan resiko-resiko pada pengiriman barang, yang menjadi keprihatinan dan ancaman bersama, baik dalam perspektif global maupun nasional.

Melalui sertifikasi AEO tersebut diharapkan Kilang Pertamina Plaju mampu terus tumbuh menjadi perusahaan pengolahan minyak dan gas yang diakui dunia sebagai perusahaan yang safe dan secure serta mampu memberikan Kontribusi bagi negara termasuk Sumatera selatan melalui devisa hasil ekspor di masa mendatang.

Berita Terkait

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial
Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli Malam
Duduk Bareng di Ladang, Kapolsek Buay Madang Timur Serap Aspirasi Petani Jagung
Dokter Muda Ribut Dengan Mertuanya Sudah Dimediasi Damai Secara Kekeuargaan
Kuasa Hukum Korban Nilai Unsur Penggelapan dalam Jabatan Ok­lina Zurhayati Terpenuhi
Simpul Pangan Nusantara Himpun Pengetahuan Pangan Lokal Sumsel
Karyawan Toko Mas Indah Didakwa Gelapkan Uang, Kerugian Pemilik Ditaksir Rp900 Juta
Titin Rita Lestari dan Angga Didakwa, Dugaan Pengurangan Temuan Smartboard Diungkap KPK

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Asisten II Pimpin Rapat Strategis, Pembentukan BUMD Pagar Alam Masuki Fase Krusial

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Wujudkan Zona Zero Begal, Timsus Macan Putih Polsek Buay Madang Timur Intensifkan Patroli Malam

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Duduk Bareng di Ladang, Kapolsek Buay Madang Timur Serap Aspirasi Petani Jagung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Dokter Muda Ribut Dengan Mertuanya Sudah Dimediasi Damai Secara Kekeuargaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kuasa Hukum Korban Nilai Unsur Penggelapan dalam Jabatan Ok­lina Zurhayati Terpenuhi

Berita Terbaru