Tanggapi Soal Siswa Keracunan MBG di Muba, Deru Soroti Higienitas dan Jamin Pengobatan Gratis

- Redaksi

Sabtu, 3 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat diwawancarai langsung, Jum’at (2/10/2026). Foto: Tia

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat diwawancarai langsung, Jum’at (2/10/2026). Foto: Tia

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta seluruh fasilitas kesehatan yang menangani siswa korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memberikan pelayanan tanpa memungut biaya kepada keluarga.

 

Deru mengatakan biaya pelayanan kesehatan bagi siswa yang menjalani perawatan dapat ditagihkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

 

“Dan kepada layanan kesehatan yang melayani anak-anak keracunan itu, tolong dilayani dengan baik. Jangan dipungut biaya. Kalau itu suasana, boleh ditagih ke Pemprov dan harus dilayani,” kata Deru, Sabtu (3/10/2026).

 

Menurutnya, penanganan terhadap para siswa harus menjadi perhatian utama setelah insiden tersebut. Ia meminta fasilitas kesehatan memastikan korban mendapatkan pelayanan secara optimal selama menjalani perawatan.

 

Selain persoalan penanganan korban, Deru juga meminta pengawasan terhadap penyediaan makanan MBG diperketat.

 

Menurut dia, aspek kebersihan dan higienitas perlu diperhatikan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan.

 

Deru secara khusus mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pengelola dapur MBG agar memperhatikan kebersihan sejak proses persiapan makanan hingga setelah makanan selesai dimasak.

 

“Saya juga mengingatkan kepada seluruh dapur MBG ini, SPPG, agar memperhatikan tingkat kebersihan, higienis. Kebersihan itu bukan hanya pramasak, tapi pascamasak juga,” ujarnya.

 

Ia juga meminta pihak sekolah, guru, serta dinas pendidikan di daerah turut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG. Pengawasan tersebut dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

 

“Dan saya minta para guru, para sekolah, dinas-dinas pendidikan juga ikut terus mengawasi ini. Jangan dibiarkan,” tegasnya.

Penulis : Tia

Editor : Jaks

Berita Terkait

Tetap Ngemudi Ojol meski Punya Asma dalam Kondisi Kabut Asap, Warga Kertapati Meninggal Akibat Sesak Napas
Pengemudi Ojol Meninggal, Tim Medis RSUD BARI Sempat Lakukan RJP
Brigjen Pol Rony Samtana Gantikan Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumsel
Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri
Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi
Polrestabes Palembang Sediakan Posko Pengobatan Gratis Menderita ISPA 
TPID Sumsel Perkuat Pengendalian Inflasi, 493 Operasi Pasar Digelar hingga September
Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Tanggapi Soal Siswa Keracunan MBG di Muba, Deru Soroti Higienitas dan Jamin Pengobatan Gratis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Tetap Ngemudi Ojol meski Punya Asma dalam Kondisi Kabut Asap, Warga Kertapati Meninggal Akibat Sesak Napas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Pengemudi Ojol Meninggal, Tim Medis RSUD BARI Sempat Lakukan RJP

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dua Kali Jadi Korban Curanmor, Yuniati Menangis Saat Laporkan Motornya Dicuri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Tiga AC Outdoor Dicuri, Kepala Toko Lapor Polisi

Berita Terbaru

Istri almarhum, Rika Yunita (39) saat ditemui di rumah duka, Sabtu (3/10/2026). Foto: Tia

Kota Palembang

Pengemudi Ojol Meninggal, Tim Medis RSUD BARI Sempat Lakukan RJP

Sabtu, 3 Okt 2026 - 22:33 WIB