Selesai Diperbaiki, Kini Jembatan Air Durian di Jalinteng Muba Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

- Redaksi

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA PUBLIK.ID,MUBA- Setelah dilakukan pekerjaan beberapa bulan oleh pihak balai besar jalan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan akhirnya Jembatan Air Durian di Desa Tanjung Durian, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Muba sudah bisa dilalui oleh kendaraan.

Dimana sebelumnya, pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan melakukan penutupan pada Juni 2025 lalu.

Kepala Satker PJN 1 BBPJN Sumsel, Alfredo Lukman melalui PPK 1.3 Provinsi Sumsel, Yusriadiansyah, ST.,MT mengatakan, penutupan dilakukan karena adanya scoring pada bagian bawah pondasi (pondasi langsung/pas. Batu) sehingga terjadi penurunan lantai jembatan yang disebabkan oleh banjir pada awal tahun 2024 lalu.

Dikarenakan usia jembatan sudah lebih dari umur rencana yang ditetapkan serta untuk mengantisipasi pertambahan beban lalu lintas yang cepat, dilakukan pergantian jembatan dengan struktur yang disesuaikan sesuai kondisi tanah dan beban lalu lintas.

“Open traffic tanggal 16 November 2025 kemarin, dengan beban kendaraan yang bisa lintas di atas jembatan mengacu pada Muatan Sumbu Terberat (MST) 10 ton, ” ucap Yusri, Senin 24 November 2025.

Lanjut Yusri, untuk jembatan yang baru ini memiliki panjang 10,6 meter, lebar 10 meter dengan pondasi tiang pancang dan lantai cor beton.

Pembangunan Jembatan Air Durian 1 yang memiliki nilai kontrak Rp3,6 miliar telah dimulai pada bulan April 2025.
“Target itu selesai pertengahan Desember 2025 dan Alhamdulillah, selesai lebih cepat dari target, ” ucapnya.

Sebelumnya BBPJN Sumsel pada Rabu 11 Juni 2025 resmi menutup Jembatan Air Durian I di Desa Tanjung Durian, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin.

Penutupan dilakukan sementara untuk pekerjaan penggantian jembatan baru dengan melibatkan pihak terkait seperti kepolisian, dinas perhubungan, Organda, forum lalulintas dan aparat pemerintah setempat.

“Selama perbaikan, untuk kendaraan pribadi dan kendaraan ringan sementara dapat menggunakan Jembatan Bailey yang berada di sebelah jembatan existing,” ujar Yusri.

Yusri mengatakan, Jembatan Bailey merupakan jembatan panel baja yang dapat dipasang dan dipindahkan.

Karena sifatnya sementara, maka jembatan ini memiliki kapasitas yang terbatas sehingga tidak bisa dilintasi oleh kendaraan angkutan berat.

“Jembatan hanya bisa dilintasi oleh kendaraan dengan tonase berat muatan total 20 ton.Jadi kendaraan pribadi atau angkutan penumpang masih bisa melintas tapi tidak untuk kendaraan angkutan berat,” jelas Yusri.

Berita Terkait

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi
Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi
Santri bisa jadi Ulama Hingga Pemimpin Bangsa
KLF III Unsri Perluas Kompetisi Literasi Finansial ke Tingkat Nasional, Angkat Isu FOMO
Guru Fisika dari Ogan Ilir Tembus Top 12 Nasional Terpujilah Guru Telkomsel
Pemkab Muba Kembali Lakukan Job Fit Dan Lelang Jabatan Pejabat Tinggi Pratama.
Kabid watpampatnal Tekankan kewaspadaan, kepatuhan SOP, dan Tanggung Jawab Pegawai
Dipergoki Bawa Golok di Kawasan Monpera, YS Diamankan Polisi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Anaknya Difitnah Saat Live TikTok Ibu ini Laporkan Pemilik Akun ke Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Santri bisa jadi Ulama Hingga Pemimpin Bangsa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:06 WIB

KLF III Unsri Perluas Kompetisi Literasi Finansial ke Tingkat Nasional, Angkat Isu FOMO

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Guru Fisika dari Ogan Ilir Tembus Top 12 Nasional Terpujilah Guru Telkomsel

Berita Terbaru

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kota Palembang

Anak Perempuan 9 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila, Ibu Lapor Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:38 WIB

Empat Lawang

Santri bisa jadi Ulama Hingga Pemimpin Bangsa

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:36 WIB