RSMH Konfirmasi 150 Nakes Positif COVID-19

- Redaksi

Rabu, 16 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Umum RSMH Palembang, Bambang Eko Sunaryanto. (Photo: Etry Puspita)

Direktur Umum RSMH Palembang, Bambang Eko Sunaryanto. (Photo: Etry Puspita)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jumlah pasien positif COVID-19 yang diisolasi di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang mengalami peningkatan. Saat ini, jumlah pasien umum yang diisolasi di RSMH mencapai 75 orang. Sementara tenaga kesehatan (Nakes), sebanyak 150 orang dinyatakan positif COVID-19.

“Jumlah pasien positif (COVID-19) mengalami peningkatan sejak awak tahun. Untuk saat ini ada 75 pasien umum yang diisolasi. Untuk Nakes, 150 orang dinyatakan positif dengan sebagiannya diisolasi di RSMH dan sebagian lainnya isolasi mandiri,” ungkap Direktur Umum RSMH Palembang, Bambang Eko Sunaryanto, Rabu (16/2/2022).

Menurut Bambang, masa perawatan pasien di RSMH maksimal sepuluh hari atau sebelum sepuluh hari, ia sudah dinyatakan negatif COVID-19, maka akan diizinkan untuk pulang.

“Rawat inap pasien COVID-19 ini, selama-lamanya sepuluh hari semenjak dinyatakan positif, atau sebelum sepuluh hari ia dinyatakan negatif sudah boleh pulang. Kecuali pasien tersebut kritis dengan penyakit-penyakit penyertanya,” jelasnya.

Bambang tidak membenarkan bahwa ada pasien yang meninggal karena dinyatakan COVID-19, melainkan mereka meninggal lantaran punya penyakit bawaan.

“Tidak ada, kecuali pasien tersebut meninggal dengan penyakit bawaan, seperti penyakit jantung dan lain sebagainya,” terangnya.

Bambang juga mengatakan, bahwa saat ini di RSMH sudah ada 75 pasien COVID-19 dengan enam di antaranya sudah dinyatakan probable omicron.

“Kenapa bisa dikatakan probable omicron? Karena saat ini laboratorium di Sumatera Selatan belum bisa mendeteksi dan pemeriksaannya harus langsung di pusat,” ujarnya.

Terkait Nakes yang dinyatakan positif COVID-19, semuanya dinyatakan gejala ringan. Dari jumlah tersebut 12 di antaranya dokter spesialis yang terpapar COVID-19.

Bambang mengimbau kepada masyarakat agar masyarakat yang telah melakukan vaksin tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes).

“Tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Mari sama-sama kita putuskan mata rantai penyebaran virus corona,” imbaunya. (ANA)

Berita Terkait

Edukasi Kamtibmas dan Serahkan Bantuan, Polres OKU Timur Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Muhajirin
Dukung Pelestarian Lingkungan, Polres OKU Timur Gelar Aksi Green Policing di Kumpul Rejo
Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas
Hari Bakti Imipas, Lapas Sekayu Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat
Deteksi Dini, Rutan Baturaja Cek Seluruh Kesehatan Warga Binaan 
Siswi 13 Tahun Diduga Jadi Korban Persetubuhan Kekasih, Orang Tua Lapor Polisi
Tak Kunjung Pulang, Rohana Di Temukan Sudah Meninggal Dunia 
Polsek Ulu Musi Salurkan Bansos untuk Korban Kebakaran di Desa Puntang

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:56 WIB

Edukasi Kamtibmas dan Serahkan Bantuan, Polres OKU Timur Gelar Jumat Keliling di Masjid Al-Muhajirin

Jumat, 6 November 2026 - 19:50 WIB

Dukung Pelestarian Lingkungan, Polres OKU Timur Gelar Aksi Green Policing di Kumpul Rejo

Jumat, 6 November 2026 - 15:52 WIB

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 November 2026 - 15:22 WIB

Hari Bakti Imipas, Lapas Sekayu Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 12:58 WIB

Deteksi Dini, Rutan Baturaja Cek Seluruh Kesehatan Warga Binaan 

Berita Terbaru

Kota Palembang

Modus Beri Tumpangan, Mahasiswa Unsri Jadi Korban Curas

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:52 WIB