Revitalisasi Bundaran Air Mancur Ditargetkan Tuntas Awal Tahun 2026

- Redaksi

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat meninjau lokasi pekerjaan, Senin (24/11/2025). Foto: Tia

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat meninjau lokasi pekerjaan, Senin (24/11/2025). Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan revitalisasi Bundaran Air Mancur (BAM), ikon Kota Palembang yang berada di antara Masjid Agung dan Jembatan Ampera, dapat rampung pada awal tahun 2026.

“Targetnya satu sampai dua bulan ke depan sudah selesai. Kita berharap awal tahun nanti air mancur versi barunya sudah dapat beroperasi,” ujar Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru saat meninjau lokasi pekerjaan, Senin (24/11/2025).

Deru mengatakan percepatan penyelesaian menjadi prioritas, mengingat BAM merupakan ruang publik yang kerap menjadi pusat aktivitas warga dan wisatawan.

Dengan percepatan pengerjaan yang terus dikawal pemerintah berharap revitalisasi BAM tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga memperkuat identitas kawasan pusat bersejarah Palembang.

“Proyek pembaruan kawasan ini kita kebut agar masyarakat bisa menikmati tampilan baru air mancur yang lebih modern,” katanya.

Ia menyebut revitalisasi tersebut merupakan usulan Pemerintah Kota Palembang, sementara pembiayaannya turut didukung Pemerintah Provinsi melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK).

“Walaupun penyelesaian kita kebut, tetap harus diikuti pengawasan ketat agar hasilnya aman dan berfungsi optimal,” imbuhnya.

Ia mengaskan desain tetap harus memperhatikan keselamatan, mengingat sejumlah insiden kendaraan masuk ke kolam BAM pernah terjadi.

“Kita ingin tampilannya cantik, tetapi tetap aman bagi pengendara. Itu yang harus dipastikan selama proses pengerjaan,” tegasnya.

Selain BAM, Gubernur juga meninjau simbol Titik Nol Palembang yang berada di trotoar Masjid Agung.

Menurutnya, fasilitas tersebut perlu dibenahi karena tidak terlihat jelas dan kurang dikenal masyarakat.

“Di banyak kota, titik nol menjadi penanda penting. Kita ingin masyarakat tahu dan mudah menemukannya, termasuk informasi sejarah kawasan seperti nama jalan Ryacudu yang dulu ada di sini,” ucap dia.

Berita Terkait

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 
Sambut HUT Sumsel ke-80, Bank Sumsel Babel Perluas Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis
Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung
Tim Tabur Kejati Sumsel Ringkus Buronan Kasus Asusila di Sekayu
Blackout Massal Landa Sumatera, Sistem Kelistrikan Sumbagut Padam Total
Ekspansi Strategis, Chery Resmikan Dealer 3S Baru di Palembang untuk Perkuat Pasar Sumatera Selatan
50 Anak Ikuti Sunat Massal Gratis HUT Kota Palembang Dan Hut Bhayangkara ke 80
Gubernur Sumsel Harapkan Kampus Jadi Penggerak Pelestarian Alam

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:14 WIB

Sambut HUT Sumsel ke-80, Bank Sumsel Babel Perluas Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Lift Mati Saat Blackout Mahasiswa FE UMP Terjebak 50 Menit di Dalam Gedung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:45 WIB

Tim Tabur Kejati Sumsel Ringkus Buronan Kasus Asusila di Sekayu

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:56 WIB

Blackout Massal Landa Sumatera, Sistem Kelistrikan Sumbagut Padam Total

Berita Terbaru

Foto.:  kebakaran di jalan Silaberanti

Kota Palembang

4 Rumah Di Lorong Bersama Silaberanti Hangus Terbakar 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:17 WIB