Rasakan Sensasi Ngopi di Kopi 16 Pro, Bikin Pusing Tapi Seru

- Redaksi

Senin, 16 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pusing dan mual, itulah yang dirasakan saat menginjakan kaki di cafe Kopi 16 Pro yang berada di tepi Pasar 16 Ilir Palembang. Betapa tidak, cafe yang mengusung konsep bangunan terapung ini akan bergoyang-goyang saat kapal-kapal melintas di Sungai Musi.

Kendati demikian, Kopi 16 Pro menjadi tempat tongkrongan favorite bagi kalangan anak muda. Pasalnya, cafe terapung ini menghadap langsung ke Jembatan Ampera.

Kalangan remaja tak hanya menikmati secangkir kopi, tetapi juga merasakan sensasi seperti naik di atas kapal. Feny Maulia Agustin salah satu pengunjung mengungkapkan, meski rada puyeng dan mual saat berada di cafe tersebut. Namun, ia menemukan sensasi baru.

“Pertama datang kepala terasa puyeng dan mual, karena ini kan lokasinya terapung ya, kalau ada kapal-kapal yang lewat jadi goyang-goyang, tetapi seru sih, inilah yang membedakan dari cafe  lainnya,” ungkap Feny saat ditemui di Kopi 16 Pro Palembang, Senin (17/9/2024).

Kata Feny, pusing tersebut perlahan hilang saat duduk lama di Kopi 16 Pro. “Pusing nya lama-lama hilang lihat kapal-kapal lewat dan keindahan Jembatan Ampera, lama-lama jadi nyaman sendiri, ini aja gak kerasa tau-tau udah sore,” kata Feny.

Kopi 16 Pro merupakan cafe pertama dengan konsep terapung, tak heran belum genap satu tahun hadir, cafe tersebut selalu ramai dikunjungi masyarakat, mulai dari kalangan remaja, orang dewasa, orang tua bahkan anak-anak.

“Maka pempek di Sungai Musi sudah sering, tetapi kalau nongki di pinggir sungai baru kali ini, datang ke sini karena penasaran, pengen dari awal buka, tetapi baru kesampaian, ternyata asik, seru, apalagi kalau malam, lihat lampu Jembatan Ampera,” tutur Feny.

Rey owner Kopi 16 Pro menerangkan, pembangunan kopi terapung berdasarkan riset dari rumah apung di pinggir Sungai Musi.

“Selama ini kan di Sungai Musi ini hanya tempat makan ya, nah kami ingin menciptakan tempat ngopi dengan konsep terapung,” terang Rey.

Rey dan teman-temannya yang lain, pun meminta izin ke pemerintah kota untuk membuat bangunan di atas Sungai Musi.

“Kami minta izin ke Pemkot Palembang, alhamdulillah respon mereka setuju. Kami mulai cari tukang dari Jalur Banyuasin, karena rata-rata kan di sana bangunannya apung semua,” kata Rey.

Bangunan apung tersebut sebelumnya dilakukan pemantapan struktur di bawah air, hal ini agar bangunan tak bergeser meski arus sungai cukup deras. Pemantapan struktur mulai dari memastikan kondisi papan dan drum kuat di dalam air.

“Perakitan struktur bangunan papan, besi dan atap dibuat di daerah 3-4 Ulu, kemudian dibawa ke lokasi menggunakan ketek,” jelas Rey.

Banyaknya antusias dari masyarakat membuat owner membuka kopi shop nya selama 24 jam.

“Paling ramai pengunjung itu pada malam hari ya, karena selain tidak panas, pengunjung dapat menikmati keindahan Jembatan Ampera,” terang Rey.

Hal menarik lain yang ditawarkan di Kopi 16 Pro yakni kehadiran fotografer gratis bagi konsumen yang ingin mengabadikan momen minum kopi dengan latar Jembatan Ampera.

“Selain kopi, kami juga menyediakan camilan, harga mulai dari Rp18 ribu hingga Rp40 ribu,” tutur Rey.

Bagaimana tertarik untuk mengunjungi Kopi 16 Pro? kami saranin datang nya sore hari ya guys, karena selain tidak panas, Jembatan Ampera sangat cantik pada jam-jam tersebut. (ANA)

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali
Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya
Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental
Revolusi Rasa Nusantara, Sarjana Kerupuk Palembang Mengubah Pempek dan Kerupuk Jadi Bisnis Online Pertama di Indonesia
Masakan Khas China dan Thailand Menambah Warna Baru Pecinta Kuliner
All You Can Eat Suki and Grill Hadir di OPA Resto
Ketan Jepit Palembang Hanya Ada Saat Agustus, Wajib Coba
Dari Desa ke Kancah Nasional, BRI Berdayakan Kacang Nepo Jadi Camilan Khas yang Diminati

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:10 WIB

Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:23 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:54 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:11 WIB

Revolusi Rasa Nusantara, Sarjana Kerupuk Palembang Mengubah Pempek dan Kerupuk Jadi Bisnis Online Pertama di Indonesia

Kamis, 16 Oktober 2025 - 17:13 WIB

Masakan Khas China dan Thailand Menambah Warna Baru Pecinta Kuliner

Berita Terbaru