Program 100 Hari Masa Kerja, HDCU Janji Tingkatkan Produksi Beras Hingga Tiga Juta Ton per Tahun

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel, Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang saat pelantikan di Istana Presiden. (Foto: Diskominfo Sumsel)

Gubernur Sumsel, Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang saat pelantikan di Istana Presiden. (Foto: Diskominfo Sumsel)

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Dalam 100 hari masa kerja, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru – Cik Ujang usai dilantik pada 20 Februari 2025 berjanji dalam 100 hari masa kerja akan fokus untuk meningkatkan produksi beras hingga mencapai tiga juta ton per tahun guna mendukung swasembada pangan.

Provinsi Sumsel saat ini sudah sangat siap dengan infrastruktur pertanian, sehingga hal itu bisa menjadi andalan negara untuk suplai beras dan jagung.

“Sebagai Provinsi kelima yang menjadi penyangga pangan nasional, Sumsel sudah memiliki pondasi yang baik. Tentunya, kami berjanji untuk 100 hari masa kerja kedepan akan fokus dan meningkatkan produksi beras hingga tuga juta ton. Kami pun memiliki tanggung jawab, apalagi pusat sudah dengan tegas mengatakan stop impor,” ujar Herman Deru dikutip dari youtube, Jum’at (21/2/2025).

Diketahui, produksi beras Sumsel menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Seperti pada tahun 2021 Sumsel mampu memproduksi 2,55 juta ton beras, lalu pada 2021 meningkat menjadi 2,77 juta ton dan di 2023 kembali naik menjadi 2,83 juta ton. Pada tahun 2024 produksi beras diperkirakan mencapai 2,84 juta ton, mengalami kenaikan sebesar 0,35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia mengatakan Sumsel yang memiliki 17 kabupaten, adapun tiga kabupaten penyangga yakni diantaranya Banyuasin, Ogan Komering Ulu Timur dan Ogan Komering Ilir.

“Pastinya di setiap daerah memiliki persoalan yang berbeda-beda pula. Disinilah peran dari kepala daerah untuk menyatukan, yakni bagaimana menyelesaikan masalah sembari mengangkat potensi masing-masing daerah. Karena yang dimiliki demikian beragam, seperti pangan, pariwisata, migas, dan batubara. Kunci harus kompak antar bupati dan gubernur. Pilkada sudah selesai, bupati dan wali kota sudah terpilih jadi kita bersama-sama bangun Sumsel,” ucap dia. (Tia)

Berita Terkait

Lima Wakil Sumsel Siap Bawa Misi Budaya ke Ajang Nasional Putri Anak dan Remaja 2026
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 8.589 Nopol Diblokir
Kaca Mobil Dipecah  Uang Rp 4,8 Juta dan HP Raib
Dua PPPK Jadi Tersangka OTT Dana Sekolah, SIRA Minta Polda Telusuri Aktor di Baliknya
Dua Pelajar Naik Motor Tanpa Helm Berhenti di Zebra Cross Petugas Satlantas Palembang Beri Hukuman Hormat Bentuk Pembinaan 
Viral di Media Sosial, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Anak
Semarak Honda DBL 2026 Bersama Astra Motor Sumsel
Dukung Petugas Satgas Karhutla, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Kembali Salurkan Bantuan Logistik ke Posko BPBD Sumsel
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:00 WIB

Lima Wakil Sumsel Siap Bawa Misi Budaya ke Ajang Nasional Putri Anak dan Remaja 2026

Minggu, 20 September 2026 - 13:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, 8.589 Nopol Diblokir

Sabtu, 19 September 2026 - 18:10 WIB

Kaca Mobil Dipecah  Uang Rp 4,8 Juta dan HP Raib

Sabtu, 19 September 2026 - 17:00 WIB

Dua PPPK Jadi Tersangka OTT Dana Sekolah, SIRA Minta Polda Telusuri Aktor di Baliknya

Sabtu, 19 September 2026 - 16:57 WIB

Dua Pelajar Naik Motor Tanpa Helm Berhenti di Zebra Cross Petugas Satlantas Palembang Beri Hukuman Hormat Bentuk Pembinaan 

Berita Terbaru