Produksi Gabah Lalan Diproyeksi Melonjak, Bulog Sumsel Babel Siapkan Gudang Tambahan

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Petani di Desa Karang Makmur, Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin saat panen. Foto: Tia

Caption: Petani di Desa Karang Makmur, Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin saat panen. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Bulog Kanwil Sumsel Babel mulai melakukan survei ketersediaan gudang tambahan di Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, guna mengantisipasi lonjakan serapan gabah petani yang diprediksi meningkat drastis pada tahun 2026.

Langkah ini dilakukan seiring dengan upaya mendorong peningkatan indeks pertanaman (IP) petani dari satu kali menjadi hingga tiga kali tanam dalam setahun untuk memperkuat stok pangan nasional.

Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sumsel Babel, Mersi Windrayani menyampaikan jika kesiapan infrastruktur penyimpanan menjadi prioritas utama mengingat volume pengadaan tahun ini diperkirakan melampaui capaian 100 ribu ton pada 2025.

“Untuk 2026 memang untuk gudang kita tadi sudah ada titik terang ya, mungkin nanti kita juga dapat informasi bahwa di daerah sini juga ada gudang dan akan kita survei, gudang itu sangat diperlukan apalagi dengan untuk pengadaan di tahun ini meningkat dibandingkan 2025,” ujar Mersi Windrayani, Selasa (3/2/2026).

Kepastian kehadiran Bulog di tengah petani juga dinilai memberikan dampak psikologis positif terhadap rencana peningkatan frekuensi tanam.

Penyuluh Pertanian Kecamatan Lalan, Basuki Rahmat mengungkapkan jika dukungan langsung ini menjadi motivasi bagi petani untuk mengejar keuntungan yang lebih besar.

“Diharapkan dengan Bulog datang dan terjun langsung ke sini nanti peningkatan satu IP, indeks pertanaman dari yang biasanya satu kali menjadi dua kali karena didukung oleh keuntungan petani,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Pengurus Gapoktan dan Brigade Pangan Kecamatan Lalan, Suhardi, menekankan pentingnya peningkatan indeks tanam sebagai solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani muda.

“Kami juga mengajak petani-petani muda yang ada di desa ini supaya dapat bisa menanam dua kali, yang tadinya nanam satu kali hanya cukup untuk bayar hutang, kalau nanam dua kali bisa untuk beli motor,” pungkasnya.

Berita Terkait

Vonis Korupsi BOP Kalibrasi Alkes, Dua Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Hasil 20 Kasus, 29 Tersangka Diamankan
Dalam TO Ops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Curas di Palembang
Apriyadi Pimpin IKA Muba 2026-2030, Herman Deru Dorong Organisasi Mandiri
Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks
Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 12:34 WIB

Vonis Korupsi BOP Kalibrasi Alkes, Dua Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Senin, 28 September 2026 - 11:55 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkoba Hasil 20 Kasus, 29 Tersangka Diamankan

Minggu, 27 September 2026 - 22:14 WIB

Dalam TO Ops Sikat I Musi 2026, Polda Sumsel Tangkap Pelaku Curas di Palembang

Minggu, 27 September 2026 - 17:09 WIB

Apriyadi Pimpin IKA Muba 2026-2030, Herman Deru Dorong Organisasi Mandiri

Sabtu, 26 September 2026 - 13:46 WIB

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan

Berita Terbaru

photo Menteri Kehutanan, Kepala BNBP, Gubernur Sumsel dan Bupati OKI meninjau kebakaran hutan dan lahan di areal Tol Kayuagung-Palembang

Ogan Komering Ilir

OKI Optimalkan Banpres Rp20 Miliar untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Senin, 28 Sep 2026 - 12:37 WIB