Polisi Dalami Motif Egi Siarankan Secara Langsung Proses Kematiannya

- Redaksi

Sabtu, 5 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar saat Egi menyiarkan secara langsung ketika dia gantung diri.

Tangkapan layar saat Egi menyiarkan secara langsung ketika dia gantung diri.

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Egi Fernando (23) meninggal dunia secara tragis. Dia bahkan menyiarkan langsung proses dirinya gantung diri di akun Instagram pribadinya @fernando_egf.

Egi menyiarkan secara langsung proses dia gantung diri dari awal hingga detik-detik ia menghembuskan nafas terakhir. Peristiwa itu sendiri, diketahui berlangsung pada Sabtu (5/3/2022), dilakukan Egi di rumah kontrakannya, di Jalan Sukarela, Lorong Sejambu 1, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami Palembang.

Pawas Polsek Sukarami Palembang, Ipda Herman, membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, korban gantung diri hingga tewas secara live di akun Intagramnya,” ungkap Herman.

Herman menjelaskan, bahwa korban menggantungkan dirinya menggunakan kain gorden yang tergantung diterali besi yang berada di belakang jendela rumah kontrakannya. “Saat di TKP, korban sudah tewas dan masih tergantung di kain gorden,” jelasnya.

Herman bilang, pihaknya menerima informasi tersebut setelah teman korban menyaksikan live dan langsung ke TKP. “Ternyata memang betul, yang ditonton itu korban,” ungkapnya.

Iwan (45), paman Egi, mengetahui kejadian tersebut dari warga sekitar. Untuk live di Instagram, pamannya mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

“Saya kurang tahu kejadian ini. Saya baru tahu pas warga disini yang menelpon. Saat saya sampai handphonenya sudah mati,” ujarnya.

Iwan sendiri tidak mengetahui apakah korban mempunyai masalah sebelumnya. Saat ditanyai apakah karena putus cinta, paman korban mengatakan bahwa ia juga tidak tahu.

“Apalagi soal percintaan saya juga tidak tahu. Setahu saya korban tidak ada masalah apapun,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Kapolrestabes Palembang: Laka Lantas Libatkan Anggota Polri Diproses Secara Transparan
Diduga Microsleep, Truk Muatan Sawit Tabrak Pos Kamling hingga Terguling
Diduga Mabuk, Pengemudi Xpander Berkendara Secara Ugal-ugalan hingga Tabrak 4 Mobil
Mobil Truk Terjun Bebas ke Bawah Jembatan Keramasan, Ini Kronologinya
Siswa SMP Tewas di Dalam Parit, Diduga Terpeleset saat Menyeberang
Kecelakaan Beruntun, Pengendara Motor Tewas di Tempat
Ditabrak dari Belakang, Pemotor dan Penumpangnya Tewas di Tempat
Sigap, Kompol Alex Bantu Lansia Korban Kecelakaan hingga Mendapat Perawatan di Rumah Sakit

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:35 WIB

Kapolrestabes Palembang: Laka Lantas Libatkan Anggota Polri Diproses Secara Transparan

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:47 WIB

Diduga Microsleep, Truk Muatan Sawit Tabrak Pos Kamling hingga Terguling

Senin, 5 Januari 2026 - 11:13 WIB

Diduga Mabuk, Pengemudi Xpander Berkendara Secara Ugal-ugalan hingga Tabrak 4 Mobil

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:41 WIB

Mobil Truk Terjun Bebas ke Bawah Jembatan Keramasan, Ini Kronologinya

Kamis, 6 November 2025 - 20:25 WIB

Siswa SMP Tewas di Dalam Parit, Diduga Terpeleset saat Menyeberang

Berita Terbaru

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat diwawancarai langsung di Masjid Taqwa Palembang, Selasa (26/5/2026). Foto: (Tia)

Kota Palembang

Pegawai Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban Tanpa APBD

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:44 WIB