Piala Dunia Qatar Termahal dalam Sejarah, Habiskan Rp 3400 Triliun

- Redaksi

Senin, 14 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu stadion mewah yang dimiliki Qatar di Piala Dunia 2022 yang akan mulai bertanding pekan depan.
Foto: pinterest

Salah satu stadion mewah yang dimiliki Qatar di Piala Dunia 2022 yang akan mulai bertanding pekan depan. Foto: pinterest

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Piala Dunia 2022 Qatar yang dinobatkan Piala Dunia termahal dalam sejarah sepak bola, akan segera mulai pada Minggu (20/11/2022) mendatang

Setelah melalui banyak kontroversi, Piala Dunia 2022 akan dimulai akhir pekan ini. Pertandingan Qatar vs Ekuador di Stadion Al Bayt, Al Khor, akan menjadi laga pembuka Piala Dunia 2022.

Berbagai macam kontroversi muncul jelang Piala Dunia 2022. Mulai dari dugaan suap pemilihan Qatar sebagai tuan rumah, penolakan kampanye LGBT, hingga dugaan pelanggaran HAM pekerja migran. Namun semua kontroversi itu tidak mencegah Piala Dunia 2022 dimulai akhir pekan ini.

Piala Dunia 2022 di Qatar akan berlangsung 20 November hingga 18 Desember 2022. Untuk kali pertama dalam sejarah, Piala Dunia digelar di negara Arab. Biasanya Piala Dunia digelar di pertengahan tahun, pada Juni-Juli.

Piala Dunia 2022 berbeda karena untuk kali pertama dalam sejarah Piala Dunia digelar pada akhir tahun, November-Desember. Hal itu dilakukan karena cuaca panas yang ekstrem pada pertengahan tahun di Qatar.

Piala Dunia 2022 digelar di tengah-tengah kompetisi klub berjalan. Alhasil Piala Dunia 2022 digelar hanya 28 hari, menjadi Piala Dunia terpendek sejak edisi 1978 di Argentina yang hanya 25 hari.

Piala Dunia 2022 di Qatar juga merupakan Piala Dunia termahal dalam sejarah. Data Statista menunjukkan Qatar menghabiskan uang hingga US$220 miliar atau setara Rp3,4 kuadriliun (Rp 3400 triliun) untuk menggelar Piala Dunia 2022.

Jumlah itu unggul sangat jauh dibandingkan rekor sebelumnya di Piala Dunia 2014. Ketika itu Brasil ‘hanya’ mengeluarkan US$15 miliar atau setara Rp232 triliun untuk menggelar Piala Dunia.

Dana fantastis yang dikeluarkan Qatar untuk menggelar Piala Dunia 2022 bukan hanya karena pembangunan stadion. Sebagian besar pengeluaran adalah untuk biaya infrastruktur yang merupakan bagian dari rencana Qatar 2030 yang lebih luas.

Uang yang dikeluarkan termasuk pembangunan pusat inovasi dengan hotel, jaringan kota yang canggih, stadion dan bandara.

Piala Dunia 2022 juga berbeda karena hanya memiliki delapan stadion sebagai venue. Jumlah itu paling sedikit sejak Piala Dunia 1978 yang cuma 6 stadion.

Dari delapan stadion untuk Piala Dunia 2022, tujuh di antaranya merupakan stadion yang baru dibangun. Bahkan Qatar memasang pendingin ruangan atau AC di stadion tuan rumah Piala Dunia 2022.

Seluruh pertandingan Grup A, B, E, F Piala Dunia 2022 akan digelar di Stadion Al Bayt, Stadion Khalifa International, Stadion Al Thumama, dan Stadion Ahmad bin Ali.

Sedangkan untuk venue Grup C, D, G, H akan dimainkan di Stadion Lusail Iconic, Stadion 974, Stadion Education City, dan Stadion Al Janoub.

Total ada 32 tim negara peserta Piala Dunia 2022. Eropa (UEFA) masih menjadi federasi penyumbang tim terbanyak dengan 13 peserta. Namun Asia (AFC) untuk kali pertama dalam sejarah memiliki enam wakil di Piala Dunia lewat Iran, Jepang, Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, Australia.

Sejumlah artis ternama dijadwalkan tampil dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2022 sebelum duel Qatar vs Ekuador di Stadion Al Bayt, Al Khor.

Penyanyi asal Kolombia Shakira, grup musik K-Pop BTS dan grup Amerika Serikat Black Eyed Peas dijadwalkan tampil di upacara pembukaan Piala Dunia 2022.

Daftar 32 Tim Negara di Piala Dunia 2022
AFC: Iran, Jepang, Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, Australia.

CAF: Kamerun, Ghana, Maroko, Senegal, Tunisia.

Concacaf: Kanada, Meksiko, Amerika Serikat, Kosta Rika.

Conmebol: Argentina, Brasil, Ekuador, Uruguay.

UEFA: Belgia, Kroasia, Denmark, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Polandia, Portugal, Serbia, Spanyol, Swiss, Wales.
(*)

Berita Terkait

Budi Sudarsono Latih Ratusan Anak Palembang, Bumara Siapkan Lapangan Standar FIFA
Ratu Dewa Apresiasi Turnamen Padel AMA Indonesia, Untuk Bantu Kemanusiaan
Raihan Medali Emas di Porprov XV, Rektor UPGRIP Dorong Mahasiswanya Aktif Berlatih
Anggota Saka Bhayangkara Binaan Polsek BMT Sukses Sumbang Tiga Medali Porprov Sumsel ke-XV di Muba
Dua Mahasiswa UMP Sabet Medali Emas dan Perunggu di Ajang Porprov XV Sumsel
Sumsel United Siap Tampil All Out Hadapi Adhyaksa FC Banten di Kandang Sendiri
Relung Billiard Challenge 2025 Piala Gubernur Sumsel Resmi Ditutup, Pemprov Apresiasi Regenerasi Atlet
224 Pebiliar Ikuti Relung Billiard Challenge 2025 Piala Gubernur Sumsel

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:48 WIB

Budi Sudarsono Latih Ratusan Anak Palembang, Bumara Siapkan Lapangan Standar FIFA

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:07 WIB

Ratu Dewa Apresiasi Turnamen Padel AMA Indonesia, Untuk Bantu Kemanusiaan

Rabu, 5 November 2025 - 13:51 WIB

Raihan Medali Emas di Porprov XV, Rektor UPGRIP Dorong Mahasiswanya Aktif Berlatih

Minggu, 2 November 2025 - 13:05 WIB

Anggota Saka Bhayangkara Binaan Polsek BMT Sukses Sumbang Tiga Medali Porprov Sumsel ke-XV di Muba

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:48 WIB

Dua Mahasiswa UMP Sabet Medali Emas dan Perunggu di Ajang Porprov XV Sumsel

Berita Terbaru

Ilustrasi - Logo Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan. Foto: istimewa

Kota Palembang

Ombudsman RI: Ada Lima Pelanggaran SPMB di Sumsel

Jumat, 26 Jun 2026 - 21:29 WIB