PHK Sepihak, Tujuh Karyawan Tuntut Bayaran Gaji

- Redaksi

Rabu, 26 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, MUBA – Sebanyak tujuh orang pekerja mantan karyawan dari PT Citra Prasasti Konsorindo, mengadu ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Musi Banyuasin menuntut pembayaran gaji. Hal itu dikarenakan, tujuh orang ini terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak oleh perusahaan tempat mereka bekerja, yang tengah membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu.

 

Kepala Disnakertrans Muba, H Mursalin SE MM melalui Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial (HI) l, Juanda, membenarkan adanya pengaduan dari beberapa karyawan Pt Citra Prasasti Konsorindo pada 25 September 2021 lalu.

 

“Tujuh orang itu di PHK diantaranya, Haris PH, Iwan Novian, Sarimanto Pasaribu, Syaifullah Ahmad, Damson Manalu, Melki Utapia AMd, Rian Rizki Prasetyo, keterangan mereka ini di PHK secara sepihak dari perusahaan tempatnya bekerja,” jelasnya

 

Lebih lanjut Juanda menerangkan, atas hal itu telah dilakukan pertemuan dan hasilnya bahwa PT. Citra Prasasti Konsorindo telah melakukan PHK secara sepihak terhadap pekerja (Haris Cs 6 orang), dengan alasan efisiensi, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang PKWT.

 

“Pengusaha dapat melakukan PHK kepada Pekerja atau Buruh karena alasan Perusahaan melakukan Efisiensi untuk mencegah kerugian,” terangnya

 

Meski demikian Disnakertrans Muba menegaskan agar PT. Citra Prasasti Konsorindo membayar hak-hak Pekerja (Haris PH Cs 6 Orang), ini sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang PKWT. “Dan apabila sudah selesai, maka kedua pihak memberikan jawaban atas anjuran selambat-lambatnya dalam jangka waktu 10 hari kerja setelah menerima anjuran ini,” katanya

 

Namun sayang, hingga saat ini belum ada kabar dari pihak PT Citra Prasasti Konsorindo, nah adanya hal itu disarankan untuk ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). “Mudah-mudahan hak hak pekerja yang di PHK sepihak tersebut dapat terpenuhi, dan ini harus dijalankan jika tidak maka perusahaan masuk dalam daftar hitam,” tegasnya

 

Sementara, salah satu perwakilan dari pekerja yang di PHK sepihak oleh pihak PT yang namanya enggan disebutkan mengatakan Citra Prasasti Konsorindo bahwa surat dari hasil mediasi yang dilakukan pihak Disnakertrans Kabupaten Muba

Kami dari pihak pekerja sudah melakukan permohonan gugatan ke pengadilan Hubungan Industrial, namun ditolak karena tidak mengahirkan beberapa orang para penggugat

 

“Secara, berkas administrasi gugatan ke PHI lengkap, namun pada saat kami mengantarkan berkas ada beberapa orang yang tidak ikut sehingga belum bisa diterima,” ungkapnya.

 

Namun, lanjut dia kami akan berkordinasi kembali bersama para pekerja yang mengajukan gugatan untuk mengambil langkah agar gugatan kami bisa di proses dan dinjutkan pada proses persidangan di PHI.

 

“Rencananya, kami akan memberikan kuasa untuk bisa mewakili kami untuk memasukan gugatan tersebut,”terangnya.

 

Dari hasil mediasi yang dilakukan oleh pihak Disnakertrans Kabupaten Muba ada tiga point yang diajurkan oleh pihak Disnakertrans muba sebagak mediator yakni

 

A. Agar PT. Citra Prasasti Konsorindo membayar hak-hak Pekerja (Haris PH Cs 6 Orang) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan PHK Pasal 43 ayat (2) sebagai berikut (terlampir).

 

B. Agar PT. Citra Prasasti Konsorindo membayar hak-hak Pekerja (Rian Rizki Prasetyo) sesuai UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 62 dan PP No 35 Tahun 2021 sebagai berikut (terlampir).

 

C. Kedua pihak memberikan jawaban atas anjuran selambat-lambatnya dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari kerja setelah menerima anjuran ini. Demikian untuk diketahui dan menjadi perhatian.

Berita Terkait

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang
Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah
Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya
QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis
Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan
BRI Cabang Sekayu Perkuat Peran BUM Desa sebagai Agen BRILink, Dorong Ekonomi Digital
Bencana Karhutla, Polres Muba Gelar shalat istisqa dan Doa Bersama.
Warga Muba Diajak Manfaatkan MagangHub Kemnaker, Pendaftaran Peserta Dibuka 3 September 2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Sopir Truk Dianiaya Diduga Oknum Memakai Senjata Laras Panjang

Rabu, 30 September 2026 - 10:56 WIB

Sukseskan Program Prioritas Presiden, Kemenag Sumsel Kawal Pembangunan PHTC 2026 di 9 Madrasah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Forum CSR Muba Pastikan TJSL Terealisasi Dalam Bentuk Program Fisik, Berikut Realisasinya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:23 WIB

QITA by BRI Makin Dikenalkan di Muba, Transaksi Digital Kini Lebih Praktis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Polres Muba Ungkap Kasus Narkoba, 1.5 Kg Sabu Diamankan

Berita Terbaru

Sumsel

Sekda Muba Ikuti Pra Ekspos Bersama BKN Pusat

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:32 WIB

Empat Lawang

Warga Klaim Lahan 75 Hektare Milik PTPN IV, Manajemen Buka Mediasi

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:10 WIB