JAMBI, SUARAPUBLIK.ID – Sebanyak 46 anak berusia 6 hingga 10 tahun mengikuti kegiatan “Belajar & Berbakti: Mengenal Adab dan Lingkungan di Kampung Edukasi” di Kampung Edukasi 21, RT 21, Kelurahan Bakung Jaya, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, Minggu (4/10). Kegiatan tersebut memadukan pembinaan karakter, literasi, dan edukasi lingkungan melalui pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang diinisiasi Kelompok Kampung Edukasi 21 tersebut mendapat dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Sultan Thaha. Anak-anak diajak mengikuti dongeng dan cerita Islami di Rumah Baca 21, kemudian mengenal pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot di Apartemen Maggot 21.
Kampung Edukasi 21 merupakan bagian dari pengembangan program pemberdayaan masyarakat Pertamina di Kelurahan Bakung Jaya sejak 2025. Kawasan tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya Rumah Baca 21, Rumah Produksi UMKM Cahaya Abadi Sejahtera, Apartemen Maggot 21, dan Agro Sejahtera 21 yang terus dimanfaatkan masyarakat melalui berbagai kegiatan kelompok secara rutin.
Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus Ketua Kelompok Agro Sejahtera 21, Zalman Kurniawan, mengatakan masyarakat terus berupaya menghidupkan Kampung Edukasi 21 agar menjadi ruang yang digunakan dan dikelola bersama.
“Kami ingin Kampung Edukasi 21 tidak hanya memiliki fasilitas, tetapi benar-benar menjadi ruang yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak belajar tentang adab, membaca, sekaligus mengenal lingkungan secara langsung. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus kami lakukan secara mandiri,” ujar Zalman.
Dalam sesi edukasi lingkungan, peserta diperkenalkan dengan jenis sampah organik dan anorganik serta cara pengelolaannya. Mereka kemudian melihat langsung pemanfaatan sampah organik dalam budidaya maggot di Apartemen Maggot 21. Pengalaman tersebut mengenalkan anak-anak pada cara sederhana mengelola sampah sekaligus memanfaatkannya kembali.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar program pemberdayaan dapat terus memberikan manfaat.
“Pemberdayaan masyarakat membutuhkan kolaborasi dan peran aktif masyarakat sebagai penggerak. Melalui kegiatan ini, kami berharap Kampung Edukasi 21 dapat terus menjadi ruang belajar yang positif, sehingga anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga tumbuh dengan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Rusminto.
Pemanfaatan Kampung Edukasi 21 secara rutin menunjukkan bahwa fasilitas pemberdayaan dapat terus berkembang ketika masyarakat ikut mengelola dan mengisinya dengan kegiatan yang sesuai kebutuhan. Ke depan, kawasan ini diharapkan semakin memperkuat ruang belajar bagi generasi muda sekaligus mendukung pengembangan masyarakat di Kelurahan Bakung Jaya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan literasi dan pembelajaran, Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui edukasi lingkungan berbasis masyarakat, serta Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi berbagai pihak. Upaya tersebut juga sejalan dengan Asta Cita ke-8 dalam memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya.
Editor : Jaks
















