Penulis Kontroversial Salman Rushdie Ditikam Sadis OTDK

- Redaksi

Sabtu, 13 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salman Rushdie 
Foto: net

Salman Rushdie Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Sastrawan kontroversial penulis The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan, Salman Rushdie, dilaporkan ditikam berulang kali orang tak dikenal (OTDK) di leher dan daerah torso di New York, Jumat (12/8).

Penulis kelahiran India dan kini menjadi warga Amerika Serikat itu, ditikam saat hendak memberikan kuliah umum di Chautauqua Institution, Negara Bagian New York AS.

Proses evakuasi Salman Rusdhie usai ditikam, ia dilarikan ke rumah sakit di New York.
Foto: net

Menurut sejumlah saksi mata, pria tak dikenal itu menikam Rushdie berulang kali di leher dan area torso.

Rushdie bahkan dilaporkan sempat berdiri usai penikaman, namun terjatuh ke belakang ketika mencoba melarikan diri.

Rushdie pun segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Agen Rushdie mengatakan kepada BBC bahwa sang penulis tengah menjalani serangkaian operasi.

Namun, kondisi terkini Rushdie belum diketahui.

Selain Rushdie, pendiri Chautauqua Institution Henry Reese yang menjadi moderator acara juga ikut diserang pelaku. Rushdie dan Reese berada di atas panggung ketika pria tersebut menyerang.

Seorang saksi mata, Julia Mineeva-Braun, menggambarkan situasi membingungkan saat penyerangan terjadi. Dia mengira penyerang Rushdie telah mendekati sang penulis untuk memperbaiki mikrofon.

Nahasnya, Rushdie malah ditikam di leher dan kemudian di bawah dekat tulang belikat, kata Mineeva-Braun kepada Reuters., dilansir cnn indonesia.

Saksi lain, Mary Newsom, mengatakan kepada BBC bahwa ada keterkejutan dan “kekecewaan kolektif raksasa” ketika insiden itu terjadi, karena Chautauqua dianggap sebagai tempat yang aman.

Dia mengklaim “tidak ada keamanan di sekitar [Rushdie]”. 

Newsom mengklaim bahwa tiket diperiksa, tetapi tas tidak. Sampai saat ini, penyelenggara belum mengomentari pengaturan keamanan acara tersebut.

Sementara itu, Kepolisian New York mengatakan telah menangkap pelaku penikaman. Pria itu diidentifikasi sebagai Hadi Matar (24), dari Fairview New Jersey.

Meski begitu, belum jelas motif Matar menikam Rushdie.

Biro Investigasi Federal (FBI) pun dikerahkan untuk membantu polisi melakukan penyelidikan.

Rushdie menjadi penulis kontroversial setelah The Satanic Verses memicu kecaman terutama dari umat Muslim dunia. Karyanya itu bahkan telah dilarang beredar dan dipublikasikan di Iran sejak 1988.

Buku Rushdie “The Satanic Verses” telah dilarang di Iran sejak 1988, karena banyak Muslim menganggapnya sebagai penghujatan. Setahun kemudian, mendiang pemimpin Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa, atau dekrit, yang menyerukan kematian Rushdie.

The Satanic Verses adalah novel keempat karya Rushdie. Pertama kali diterbitkan pada September 1988, buku ini terinspirasi oleh kehidupan Nabi Muhammad tapi dengan plot cerita dan gambaran yang negatif, cenderung menghina.

Hadiah lebih dari US$3 juta juga telah ditawarkan bagi siapa saja yang dapat membunuh Rushdie. Selama ini, Rushdie juga selamat dari sejumlah upaya percobaan pembunuhan dirinya.

Pemerintah Iran telah lama menjauhkan diri dari keputusan Khomeini itu, tetapi sentimen anti-Rushdie tetap ada.

Pada 2012, sebuah yayasan keagamaan semi-resmi Iran memperbesar jumlah hadiah bagi pihak yang dapat membunuh Rushdie dari US$2,8 juta menjadi US$3,3 juta. (*)

Berita Terkait

Karyawan XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Karo
PWI Muba Kecam Agresi Israel yang Menewaskan Sejumlah Jurnalis di Palestina
Innalillahi, Jemaah Sumsel yang Meninggal di Mekkah Bertambah
Sebelumnya Dilarang Berjudi, Kini Uni Emirat Arab Punya K@sino Terbesar di Dunia
149 Orang Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon Korsel
Inggris Umumkan Raja Baru, Raja Charles III
Ratu Elizabeth II Wafat
Jumlah Penduduk Terus Berkurang, China Alami Resesi Seks

Berita Terkait

Jumat, 20 Desember 2024 - 12:00 WIB

Karyawan XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Karo

Minggu, 5 November 2023 - 21:16 WIB

PWI Muba Kecam Agresi Israel yang Menewaskan Sejumlah Jurnalis di Palestina

Senin, 26 Juni 2023 - 18:29 WIB

Innalillahi, Jemaah Sumsel yang Meninggal di Mekkah Bertambah

Senin, 14 November 2022 - 08:53 WIB

Sebelumnya Dilarang Berjudi, Kini Uni Emirat Arab Punya K@sino Terbesar di Dunia

Minggu, 30 Oktober 2022 - 07:48 WIB

149 Orang Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon Korsel

Berita Terbaru