Nama: Adetia Swastira
NIM : PO7131226006
Prodi : D4 Gizi
Pentingnya Penerapan Nilai Pancasila dalam Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia
Pancasila merupakan ideologi dan dasar negara Indonesia yang menjadi landasan dalam berbagai keputusan bangsa serta mencerminkan kepribadian masyarakat Indonesia. Namun, masih banyak orang yang menyepelekan makna yang terkandung dalam Pancasila. Tanpa disadari, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sangat berguna dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Banyaknya penyimpangan dan berbagai permasalahan yang terjadi sebenarnya dapat berakar dari kurangnya pengamalan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, memahami Pancasila tidak cukup hanya dengan mengetahui dan menghafalkan setiap silanya, tetapi juga harus diwujudkan melalui pengamalan dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Pendidikan karakter merupakan upaya untuk mewujudkan amanat Pancasila dan Pembukaan UUD 1945. Hal ini dilatarbelakangi oleh berbagai realitas yang berkembang di lingkungan pendidikan, seperti belum dihayatinya nilai-nilai Pancasila, keterbatasan perangkat kebijakan yang terpadu dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila, bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, memudarnya kesadaran terhadap nilai-nilai budaya bangsa, ancaman disintegrasi bangsa, serta melemahnya kemandirian bangsa.
Dalam menghadapi perilaku yang tidak sesuai dengan karakter bangsa Indonesia, pendidikan karakter yang baik tidak hanya menekankan aspek pengetahuan yang baik (moral knowing), tetapi juga kemampuan untuk merasakan dan mencintai kebaikan (moral feeling) serta mewujudkannya dalam perilaku nyata (moral action). Pendidikan karakter harus menekankan pembiasaan (habit) yang dilakukan secara terus-menerus dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Pendidikan budaya dan karakter bangsa bertujuan mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang lebih baik, yaitu warga negara yang memiliki kemampuan, kemauan, dan kebiasaan untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupannya. Penanaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila sangat penting dalam membentuk kepribadian generasi bangsa yang berkarakter, bermoral, dan mampu bersaing dalam berbagai bidang.
Penerapan nilai-nilai dalam setiap sila Pancasila perlu diajarkan dan dibiasakan agar setiap individu memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan karakter luhur bangsa serta tidak menyimpang dari nilai-nilai Pancasila. Contoh penerapan nilai-nilai tersebut adalah sebagai berikut:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
Beberapa contoh penerapan sila pertama dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan pendidikan, antara lain:
– Selalu tertib dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
– Tidak berbohong kepada guru maupun teman.
– Bersyukur kepada Tuhan karena memiliki keluarga yang menyayangi dan mendukung.
– Tidak meniru jawaban teman atau menyontek ketika ulangan maupun mengerjakan tugas di kelas.
















