Pengaruh Pancasila Pada Kehidupan Saya Sehari-Hari

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Nabila Zakiyah

NIM    : PO7124226009

Prodi  : STR Kebidanan

 

 

Pengaruh Pancasila Pada Kehidupan Saya Sehari-Hari

 

Kata Pancasila pastinya sudah tidak asing di telinga Masyarakat, apalagi bagi warga negara indonesia yang sudah pasti sering mendengar kata tersebut saat masih di bangku sekolah dasar. Bagi saya Pancasila merupakan sila dasar yang dapat membantu dalam kehidupan sehari hari. Di saat saya masih di bangku sekolah dasar, saya hanya menghafal Pancasila tanpa mengetahui maknanya. Namun dengan seiring bertambahnya usia saya menyadari bahwa Pancasila merupakan pedoman hidup sebagai petunjuk apa yang harus saya lakukan.

 

Sila pertama tentang Ketuhanan Yang Maha Esa membuat saya menyadari bahwa doa dan keyakinan memberi ketenangan batin. Sebab saya berusaha menjaga hubungan dengan Tuhan, akibatnya, saya merasa lebih kuat menghadapi tekanan akademik maupun masalah pribadi. Ketika saya gagal dalam suatu ujian, keyakinan itu menuntun saya untuk tidak putus asa. melainkan mencoba lagi dengan semangat yang baru.

 

Perilaku sila kedua tentang Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya rasakan ketika berinteraksi dengan teman-teman dari latar belakang berbeda. Sebab saya belajar menghargai pendapat orang lain. Akibatnya, hubungan saya dengan mereka menjadi lebih harmonis. Pernah suatu kali saya berbeda pendapat ketika sedang mengerjakan tugas kelompok Bersama. tetapi dengan sikap empati saya bisa memahami sudut pandang mereka. Akibatnya, kami menemukan solusi bersama yang lebih baik.

 

Sila ketiga tentang Persatuan Indonesia, saya alami ketika mengikuti ekstrakurikuler disaat Sekolah Menengah Atas. Sebab kami berasal dari berbagai daerah dengan budaya yang berbeda, akibatnya saya belajar bahwa keberagaman justru memperkuat rasa kebersamaan. Ketika ada konflik kecil karena perbedaan cara kerja, saya menyadari bahwa mengutamakan persatuan membuat kami bisa menyelesaikan tugas dengan lebih efektif.

 

Sila keempat tentang Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya rasakan dalam proses pengambilan Keputusan lagu yel-yel Ketika sedang Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Sebab kami terbiasa bermusyawarah. Akibatnya, keputusan yang diambil lebih adil dan diterima semua pihak. Saya belajar bahwa demokrasi bukan hanya tentang suara terbanyak, tetapi juga tentang kebijaksanaan dalam mempertimbangkan kepentingan bersama.

 

Sila kelima tentang Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya alami ketika ikut kegiatan sosial di lingkungan sekitar seperti rumah. Sebab saya ikut terlibat membersihkan halaman, akibatnya saya merasakan kepuasan batin dan kesadaran bahwa keadilan sosial bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga tanggung jawab pribadi. Dari pengalaman itu saya belajar bahwa berbagi sedikit waktu dan tenaga bisa memberi dampak yang besar bagi orang lain.

 

Pada akhirnya, Pancasila menjadi pedoman saya yang mempengaruhi kehidupan sehari hari. Saya telah berusaha untuk mengamalkan Pancasila dalam setiap kegiatan yang sedang dilakukan. Hal itu menyebabkan saya tumbuh menjadi pribadi yang lebih beriman kepada tuhan, menghargai orang lain, menjaga persatuan, menjadi lebih demokratis, dan peduli terhadap keadilan.

Berita Terkait

Tingkatkan Pelayanan Kamtibmas, Kapolsek Buay Madang Timur Pimpin Anev Tupoksi dan Berikan Pengarahan Tegas ke Anggota
Cegah Karhutla dan ISPA, Kapolsek Buay Madang Timur Gencarkan Safari Jumat dan Bagi Masker Gratis
APHI, Pemprov Sumsel dan Mitra APP Group Libatkan 80 Relawan Bagikan 8.000 Masker
Ampera Sah jadi Cagar Budaya Nasional, Pemkot Palembang Fokus Tata Menara
Kejari Pagar Alam Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara
Desmon Simanjuntak Desak Kapolda Sumsel Segera Limpahkan Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Kejati
Jamin Hak Pendidikan Bagi WBM, Rutan Kelas IIB Baturaja Jalin Kerjasama Dengan PKBM
Fadli Zon Minta Cagar Budaya Harus Inovasi Dengan Teknologi Untuk Menarik Masyarakat 

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:02 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kamtibmas, Kapolsek Buay Madang Timur Pimpin Anev Tupoksi dan Berikan Pengarahan Tegas ke Anggota

Jumat, 11 September 2026 - 19:57 WIB

Cegah Karhutla dan ISPA, Kapolsek Buay Madang Timur Gencarkan Safari Jumat dan Bagi Masker Gratis

Jumat, 11 September 2026 - 18:12 WIB

Ampera Sah jadi Cagar Budaya Nasional, Pemkot Palembang Fokus Tata Menara

Jumat, 11 September 2026 - 18:11 WIB

Kejari Pagar Alam Kebut Penyidikan Dugaan Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Tunggu Hasil Audit Kerugian Negara

Jumat, 11 September 2026 - 18:10 WIB

Desmon Simanjuntak Desak Kapolda Sumsel Segera Limpahkan Perkara Dugaan Penipuan dan Penggelapan ke Kejati

Berita Terbaru