Nama : Naura Duhita
NIM : PO7131226024
Prodi : D4 Gizi
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Menurut saya, menerapkan Pancasila tidak harus selalu melalui hal-hal besar. Justru, nilai-nilai Pancasila bisa terlihat dari kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari. Sebagai seorang Muslim dan mahasiswa, saya mencoba menerapkannya dalam berbagai kegiatan sehari-hari.
Suatu pagi sebelum berangkat kuliah, saya biasanya memulai hari dengan salat Subuh dan berdoa agar kegiatan saya berjalan lancar. Setelah itu, saya menyiapkan keperluan kuliah dan berusaha berangkat tepat waktu. Ketika ada kesempatan, saya juga menyempatkan diri membaca Al-Qur’an atau mengingat Allah di sela-sela aktivitas.
Bagi saya, hal tersebut merupakan bentuk penerapan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, karena saya berusaha menjalankan kewajiban sebagai seorang Muslim dan selalu bersyukur atas apa yang diberikan Allah SWT.
Sesampainya di kampus, saya bertemu dengan teman-teman yang memiliki karakter berbeda. Ada yang mudah bergaul, ada yang lebih pendiam, dan ada juga yang memiliki cara berpikir berbeda dengan saya. Saya berusaha tetap menghargai semuanya. Ketika melihat teman yang sedang kesulitan membawa barang atau belum memahami tugas, saya berusaha membantu semampu saya. Hal sederhana tersebut menjadi bentuk penerapan sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Saat mengerjakan tugas kelompok, terkadang kami memiliki pendapat yang berbeda. Daripada memperdebatkannya, saya mencoba mengajak teman berdiskusi dan mencari solusi yang bisa diterima bersama. Kami membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing dan saling membantu agar tugas dapat selesai. Menurut saya, hal tersebut merupakan penerapan sila ketiga, Persatuan Indonesia, karena perbedaan tidak menghalangi kami untuk tetap bekerja sama.
Ketika harus menentukan keputusan dalam kelompok, saya juga berusaha memberikan kesempatan kepada semua teman untuk menyampaikan pendapat. Saya belajar untuk tidak merasa pendapat saya selalu paling benar. Setelah berdiskusi, kami memilih keputusan yang dianggap paling baik untuk kepentingan bersama. Dari situ saya belajar menerapkan sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Selain itu, saya berusaha menerapkan sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dengan bersikap adil kepada teman. Misalnya, ketika membeli makanan bersama, saya tidak ingin mengambil bagian yang bukan milik saya. Dalam tugas kelompok pun saya berusaha menyelesaikan tanggung jawab saya dan tidak membiarkan teman bekerja sendirian.
Dari berbagai kebiasaan tersebut, saya menyadari bahwa Pancasila sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan saya. Mulai dari salat dan bersyukur, membantu teman, menjaga persatuan, bermusyawarah, sampai bersikap adil, semuanya dapat menjadi bentuk sederhana dalam menerapkan nilai Pancasila. Saya ingin terus membiasakan hal-hal tersebut agar tidak hanya menjadi mahasiswa yang baik dalam akademik, tetapi juga memiliki sikap dan karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari.














