Pemprov Sumsel Tinjau Pedagang Pasar Buntut Harga Beras tak Kunjung Turun

- Redaksi

Jumat, 29 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Bantuan beras yang diberikan Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional untuk menekan harga beras yang saat ini melonjak naik, dikhawatirkan mendapat permainan harga dari para pedagang pasar.
Untuk itu, Biro Perkonomian Setda Provinsi Sumsel melakukan pemantauan terhadap harga dan stok pangan dari penyaluran beras SPHP disejumlah pasar tradisional di Kota Palembang.
Kepala Biro Perkonomian Sumsel Hengky Putrawan bersama pihak terkait seperti Bulog sebagai penyalur dan Polda Sumsel dalam hal pengawasan, dirinya memantau langsung harga beras yang mengalami kenaikan.
“Kita menekankan agar para pedagang tak memainkan harga dan menjual beras diatas harga standarnya,” kata Hengky, ditemui usai pemantauan di Pasar Moders Tradisional Plaju, Jumat (29/9/2023).
Apalagi, sambungnya, beras SPHP yang merupakan beras subsidi dari pemerintah diharapkan dapat menekan harga beras yang saat ini tengah mengalami kenaikan. “Jadi tinggal memastikan penyaluran beras agar tepat sasaran terutama beras SPHP. Makanya kita sidak dan pantau toko toko agar penjualan beras SPHP ini tidak melebih HET,” terangnya.
Sejauh ini, masih kata dia, stok beras aman di Sumsel baik SPHP, premium dan medium. “Jadi tinggal memastikan penyaluran beras agar tepat sasaran terutama beras SPHP. Makanya kita sidak dan pantau toko-toko agar penjualan beras SPHP ini harganya tidak melebih HET,” ungkap dia.
Untuk pemenuhan beras, kata dia, pemerintah pun saat ini telah menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP) kepada masyarakat. “Untuk harga beras memang naik karena HET beras naik. Makanya, kita minta para pedagang untuk sesuai standarnya,” ucap dia.
Selain itu, pihaknya pun melakukan operasi pasar di 17 kabupaten dan kota di Sumsel dan ini terus dilakukan dan digencarkan hampir setiap harinya. “Untuk stok beras CBP, kita aman. Stok beras saat ini 25.000 ton se-sumsel babel,” papar dia.
Dari sidak, masih kata dia, ada beberapa masukan dari pedagang untuk melancarkan penyaluran SPHP dari Bulog. Selain meminta penambahan kuota beras SPHP dengan syarat sesuai standar, seperti spanduk dan lainnya agar masyarakat tahu kalau ada beras SPHP Bulog yang harganya terjangkau.
“Sosialisasi beras SPHP ini harus terus dilakukan agar masyarakat tahu,” kata dia.
Hengky mengatakan, penyebab naiknya harga beras, salah satunya El Nino. Diakuinya El Nino ini menyebabkan kekeringan dan berdampak pada gagal panen. “Jadi kita sekarang ini untuk penangulangan sementaranya itu pengawasan kepada beras SPHP, ” jelasnya.
Selain Pasar Modern Plaju, hari ini pihaknya juga melakukan pemantauan di Pasar Tegal Binangun, Pasar Kertapati dan Pasar Lemabang di Palembang. Diketahui hampir di semua pasar tradisional, harga beras premium mencapai Rp14.500-Rp15.000 sementara beras medium Rp12.000-Rp12.500 per kilogram.

Berita Terkait

Gerebek Dua Lokasi di Tangga Takat, Enam Warga Positif Narkoba
Perkuat Layanan Spesialis dan Rehabilitasi, Siloam Sriwijaya Kembangkan Pusat Rawat Jalan Terpadu
Dukung Penguatan UMKM dan Wirausaha Muda, Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner dalam rangka menyambut HUT ke-69
Kejari Palembang Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Lampu Jalan, Kerugian Negara Rp3,07 Miliar
Saksi Bantah BAP di Sidang Korupsi Dana Desa Lubuk Muda, Hakim Beri Peringatan
Perkuat Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga, TP PKK Sumsel dan IIPK Bank Sumsel Babel Berkolaborasi dalam Pengajian Rutin
Dorong Pemerataan Sepak Bola di 17 Kabupaten/Kota, Ini 8 Program yang Diusung Didi Yanto
Pelaku Penembakan Briptu Hamdi Mengaku Gunakan Senpira Peninggalan Paman

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Gerebek Dua Lokasi di Tangga Takat, Enam Warga Positif Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Perkuat Layanan Spesialis dan Rehabilitasi, Siloam Sriwijaya Kembangkan Pusat Rawat Jalan Terpadu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Kejari Palembang Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Lampu Jalan, Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Saksi Bantah BAP di Sidang Korupsi Dana Desa Lubuk Muda, Hakim Beri Peringatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Perkuat Peran Perempuan dan Ketahanan Keluarga, TP PKK Sumsel dan IIPK Bank Sumsel Babel Berkolaborasi dalam Pengajian Rutin

Berita Terbaru

Foto lokasi dan warga yang hasil tes urine positi

Kota Palembang

Gerebek Dua Lokasi di Tangga Takat, Enam Warga Positif Narkoba

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:21 WIB