Pemkot Palembang Perkuat Konsep Filosofis dalam Program Beautifikasi Kota

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memimpin rapat pembahasan Detail Engineering Design (DED) penataan wajah kota dan program beautifikasi di Ruang Vidcon, Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (3/3/2026).

Dalam rapat tersebut, ia menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga memiliki makna filosofis, nilai historis, dan kekuatan identitas lokal.

Rapat dihadiri rekanan dan pengembang yang memaparkan sejumlah rencana strategis, di antaranya DED Jembatan dan Air Terjun Menari Kambang Iwak, penataan Taman Kambang Iwak Kecik dan kawasan Siti Khadijah, serta penataan Keramasan Park.

Selain itu, pembahasan juga mencakup penataan taman dan median jalan di sejumlah koridor utama Kota Palembang, mulai dari Simpang Polda–Bandara Mas, Simpang Polda–Bundaran Air Mancur Masjid Agung, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan Rasyid Sidiq, hingga Jalan Wahid Hasyim.

Dalam rapat tersebut terjadi diskusi mendalam antara Wali Kota dan para pemaparan proyek.

Ratu Dewa meminta seluruh rencana pembangunan disampaikan secara rinci dan komprehensif, mulai dari konsep desain, anggaran, tahapan pengerjaan, hingga dampak jangka panjang terhadap estetika dan tata ruang kota.

“Bangunan dan ruang publik yang kita hadirkan harus memiliki makna yang kuat. Ada filosofi, ada nilai sejarah, dan ada identitas Palembang di dalamnya,” tegas Ratu Dewa.

Ia juga meminta agar setiap DED yang disusun benar-benar matang dan terukur. Dalam pembahasan itu, terdapat sejumlah revisi pada beberapa DED untuk memastikan hasil akhir sesuai dengan visi penataan kota yang berkelanjutan dan berkarakter.

“Prrogram beautifikasi bukan sekadar memperindah tampilan fisik, melainkan bagian dari upaya memperkuat citra Palembang sebagai kota bersejarah yang modern, tertata, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” tutupnya.

Penulis : Yudiansyah

Editor : Jaks

Berita Terkait

UNESCO Akui Kebaya, DPP PIM Konsolidasikan Gerakan Nasional Bersama Ribuan Perempuan Sumsel
Pertamina Patra Niaga Perluas Dampak Program Hidroponik Melalui Penguatan Kapasitas Warga
Pemprov Sumsel Dorong Tata Kelola Karbon Hutan Transparan, Sumsel Siap Jadi Penggerak Ekonomi Hijau
Penyamaran Berujung Bui, Dua Residivis Pembobol Rumah di Sako Diciduk Sehari Usai Gondol Uang Rp50 Juta
Rakerda IWAPI Sumsel Dorong Perempuan Pengusaha Naik Kelas, Siap Tembus Pasar Global
Modus Janjikan Lolos Kerja di PDAM dan Damkar, Oknum ASN di Palembang Ditangkap Polisi
Sewa Pompa Cor Lewat Google, Warga Palembang Kehilangan Rp7 Juta Diduga Ditipu Akun Palsu
Terekam CCTV, Aksi Pencurian Motor di Kantor Dinas Perkim Palembang Berujung Laporan ke Polisi

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:31 WIB

UNESCO Akui Kebaya, DPP PIM Konsolidasikan Gerakan Nasional Bersama Ribuan Perempuan Sumsel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Sumsel Dorong Tata Kelola Karbon Hutan Transparan, Sumsel Siap Jadi Penggerak Ekonomi Hijau

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:57 WIB

Penyamaran Berujung Bui, Dua Residivis Pembobol Rumah di Sako Diciduk Sehari Usai Gondol Uang Rp50 Juta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:55 WIB

Rakerda IWAPI Sumsel Dorong Perempuan Pengusaha Naik Kelas, Siap Tembus Pasar Global

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:48 WIB

Modus Janjikan Lolos Kerja di PDAM dan Damkar, Oknum ASN di Palembang Ditangkap Polisi

Berita Terbaru