Pedagang Pasar Burung Keluhkan Sepinya Pembeli

- Redaksi

Sabtu, 22 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang di pasar burung 16 ilir mengeluhkan sepinya pembeli setelah Covid-19 merebak.
Foto: etr/SP

Pedagang di pasar burung 16 ilir mengeluhkan sepinya pembeli setelah Covid-19 merebak. Foto: etr/SP

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Keluhan sepi pembeli akibat pandemi covid-19, dialami pedagang Pasar Burung, 16 ilir Palembang.

Salah satu pedagang Hamster, Ali mengatakan kalau omsetnya turun drastis semenjak pandemi covid sehingga berdampak pada ekonomi masyarakat.

“Saat pandemi banyak sekali pekerja yang terkena PHK besar-besaran. Boro-boro mereka mau belanja, makan saja susah,” ungkapnya, Sabtu (22/1/2022).

Padahal, sebelum terdampak Pandemi, Pasar Burung selalu ramai setiap hari. Apalagi diakhir pekan seperti sekarang. “Namun saat ini semua hari sama saja, minggu pun bahkan tambah sepi. Lihat saja sekarang sedikit sekali yang mampir ke dagangan saya” jelasnya.

Sementara itu, Koni (60) yang sehari-hari berjualan ikan hias di Pasar Burung mengungkapkan, kalau semenjak pandemi Covid-19 omset turun drastis.

“Kalau dihitung-hitung lebih dari 50 persen omset menurun,” keluhnya.

Ia juga mengatakan, dulu untuk mendapatkan  omset Rp 1 juta setiap hari cukup mudah, namun kenyataanya saat ini justru berbanding terbalik. “Sekarang bisa bawa pulang Rp 200 ribu saja sudah untung,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kalau dirinya sudah lebih dari 20 tahun berdagang di Pasar Burung ini. Pelanggannya pun sudah cukup banyak. “Saat ini boro-boro rame, yang lewat saja sepi, apalagi minggu tambah sepi lagi,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Anggi (30), yang berjualan berbagai jenis pakan ikan juga mengakui ikut terdampak pandemi.

“Aduh sepi sekali sekarang, sudah dua tahun lebih keadaan seperti ini terjadi, setiap hari orang yang lewat daerah ini saja tidak banyak,” ujarnya

Dia mengatakan, kalau semua pedagang yang berada di Pasar Burung semuanya hampir terdampak pandemi Covid-19.

“Sekarang ini, jangankan kita, pedagang kue saja sepi. Apalagi kami yang berdagang pakan ikan hias seperti ini,” tambahnya

Ia berharap bahwa pandemi Covid -19 akan cepat berakhir agar ekonomi kembali normal. “Cepat-cepat musnah covid ini, agar kembali seperti dulu lagi,” tutupnya. (Etr)

Berita Terkait

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya
Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds
Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid
Telkomsel Sesuaikan Tagihan Telkomsel HALO dan IndiHome untuk Pelanggan Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera
Telkomsel Berhasil Menembus Keterbatasan Akses, Percepat Pemulihan Jaringan di Takengon untuk Dukung Penyaluran Bantuan
Bukti Konsistensi Layanan Gas Bumi, FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20
BRI Region 4 Palembang Salurkan KUR Rp6,9 Triliun untuk Dorong UMKM dan Ekonomi Daerah
Indosat, Nokia, dan NVIDIA Resmikan AI-RAN Research Center, Dorong Inovasi Mobile AI dan Pertumbuhan Digital Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:23 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:22 WIB

Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid

Minggu, 14 Desember 2025 - 12:35 WIB

Telkomsel Sesuaikan Tagihan Telkomsel HALO dan IndiHome untuk Pelanggan Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera

Sabtu, 6 Desember 2025 - 13:10 WIB

Telkomsel Berhasil Menembus Keterbatasan Akses, Percepat Pemulihan Jaringan di Takengon untuk Dukung Penyaluran Bantuan

Berita Terbaru