Pecahan Rupiah Satu Juta Beredar, Ini Penampakkanya

- Redaksi

Senin, 8 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan pecahan uang satu juta rupiah, yang ternyata bukan uang resmi yang dikeluarkan Bank Indonesia.

Tampilan pecahan uang satu juta rupiah, yang ternyata bukan uang resmi yang dikeluarkan Bank Indonesia.

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Baru-baru ini di jagat media sosial ramai membicarakan uang pecahan baru bernilai Rp 1 juta. Hal ini pertama kali dipamerkan di TikTok dengan nama akun @wandyskay.

Dalam videonya tersebut, disebutkan bahwa uang yang dimilikinya adalah uang pecahan baru dari Bank Indonesia (BI). Video tersebut tertera nominal uang tersebut tertulis 1.0.

Pada uang yang diklaim pecahan Rp 1 juta tersebut terdapat gambar wanita berpakaian adat bali sedang menari pendet. Kemudian ada pula gambar pulau Indonesia.

Uang pecahan Rp 1 juta tertera bahwa uang tersebut dikeluarkan oleh Perum Peruri Specimen di bagian atas uang. Juga terdapat tulisan ‘The Beauty of Indonesia’.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim menjelaskan, pecahan uang Rp 1 juta yang viral tersebut merupakan spesimen, dan bukan merupakan alat pembayaran yang sah.

Menurut Marlison, uang yang diterbitkan Peruri dalam bentuk spesimen biasanya hanya untuk kepentingan internal, seperti digunakan sebagai alat pemasaran atau marketing tools untuk mempromosikan contoh produk yang dihasilkan Peruri.

“Hal ini merupakan praktek lazim dilakukan oleh pencetakan uang dunia,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (8/11/2021).

Intinya pecahan rupiah yang berlaku sebagai alat pembayaran yang sah saat ini dengan nominal paling tinggi Rp 100.000. Jadi tidak benar ada pecahan dengan nominal Rp 1 juta,” kata Marlison melanjutkan.
Dihubungi terpisah, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono menjelaskan bahwa uang viral pecahan Rp 1 juta tersebut adalah tidak benar dan bukan uang specimen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia (BI).

“Itu hoax, bukan (uang specimen yang diterbitkan BI),” ujar Erwin melalui pesan singkat kepada CNBC Indonesia, Senin (8/11/2021). (*)

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali
BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan
BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat
Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya
Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental
Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds
Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid
Tertekan Kurs Dolar, PT DLU Desak Kemenhub Berikan Insentif Operasional

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:10 WIB

Rayakan Hari Kartini dengan “Kartini Treat” di THE 1O1 Palembang Rajawali

Jumat, 10 April 2026 - 15:42 WIB

BRI Salurkan 25 Unit Mesin Pipil Jagung untuk Gapoktan di Sumatera Selatan

Selasa, 7 April 2026 - 10:05 WIB

BRI Region 4 Palembang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Nasabah dan Masyarakat

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:23 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:54 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Rayakan Ramadan dengan Gaya Oriental

Berita Terbaru

Tim Satgas Anti Narkoba Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) II/Sriwijaya berhasil mengamankan dua orang terduga pengedar narkotika dalam sebuah operasi tangkap tangan. Foto : ist 

Kriminal

Intel TNI Turun Tangan Obrak-Abrik Sarang Narkoba di Lahat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:58 WIB