Pasokan Australia Berkurang, Harga Daging Sapi Mahal

- Redaksi

Senin, 28 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Ketua Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) Asnawi menuturkan, kenaikan harga daging sapi di dalam negeri lantaran pasokan impor dari Australia berkurang.

“Kebutuhan sapi siap potong di tiga provinsi, yaitu Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, 93 persen di antaranya dari Australia. Hanya 7 persen dari sapi lokal,” ungkapnya dilansir cnn indonesia,, Senin (28/2/2022).

Sementara, ia melanjutkan pasokan sapi dari Australia berkurang, karena pengurangan kapasitas ekspor di Negeri Kanguru, yaitu dari 80 persen menjadi hanya 44 persen.

Ketua Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) Asnawi menuturkan, kenaikan harga daging sapi di dalam negeri lantaran pasokan impor dari Australia berkurang.
“Kebutuhan sapi siap potong di tiga provinsi, yaitu Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, 93 persen di antaranya dari Australia. Hanya 7 persen dari sapi lokal,” ungkapnya, Senin (28/2/2022).

Sementara, ia melanjutkan pasokan sapi dari Australia berkurang karena pengurangan kapasitas ekspor di Negeri Kanguru, yaitu dari 80 persen menjadi hanya 44 persen.

Alasannya, sambung Asnawi, produksi sapi di Australia belum pulih 100 persen. Pertumbuhan sapi belum normal seperti biasanya. Tak heran, harga daging sapi di beberapa wilayah jadi lebih mahal.

Diketahui, harga daging sapi melonjak menjadi Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram (kg) beberapa waktu belakangan. Padahal, normalnya harga daging sapi dipatok Rp120 ribu per kg.

Asnawi sebelumnya menyebut terjadi kenaikan harga daging sapi sekitar 7 persen-20 persen. Disebutkan bahwa kenaikan harga terjadi sejak awal tahun ini.

Namun, mengutip hargapangan.id, rata-rata harga daging sapi kualitas 2 dibanderol Rp119.950 per kg.

Adapun, harga tertinggi ada di DKI Jakarta sebesar Rp135 ribu per kg. Sementara, di Bontang, Kotabaru, Bukittinggi, dan Singkawang harga daging sapi ditetapkan Rp140 ribu.

Pun demikian, masih beberapa kota yang mematok harga di bawah pasaran, seperti Tembilahan Rp70 ribu per kg dan Batam Rp83 ribu. (*)

Berita Terkait

Matematika Jadi Lebih Menyenangkan, Kolaborasi Telkomsel dan Pemprov Bali Hadirkan Ekosistem “AI for Education” yang Inklusif
Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship
Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Pelanggan Bisa Catat Meter Mandiri Semakin Akurat
Melok Honda Bae Ramaikan Bulan Kemerdekaan di Sumsel
Cetak Generasi Melek Keuangan, Kemenag Sumsel dan BI Gelar Kick Off Edukasi Kebanksentralan
Yuk… Cobain RAGAM RASA di The Alts Movement
ARYADUTA Palembang sukses hadirkan 500+ Peserta dari Berbagai Kota Meriahkan “Ragam Raso Kito” Bersama Nicky Tirta
Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan Promo Spesial untuk Sambut Hari Kemerdekaan dan Festival Kue Bulan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Matematika Jadi Lebih Menyenangkan, Kolaborasi Telkomsel dan Pemprov Bali Hadirkan Ekosistem “AI for Education” yang Inklusif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Pelanggan Bisa Catat Meter Mandiri Semakin Akurat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Melok Honda Bae Ramaikan Bulan Kemerdekaan di Sumsel

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Cetak Generasi Melek Keuangan, Kemenag Sumsel dan BI Gelar Kick Off Edukasi Kebanksentralan

Berita Terbaru

Sumsel

Menjadi Pribadi Berkarakter Melalui Nilai-Nilai Pancasila

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:59 WIB

Sumsel

Dari Hal Kecil dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:55 WIB

Sumsel

Essay Implementasi Pancasila pada Kehidupan Sehari-hari 

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:49 WIB

Sumsel

Pengamalan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 21 Agu 2026 - 01:43 WIB