Pancasila sebagai Pedoman Hidup

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Remalya Apriliantina Florensia Harahap

NIM    : PO7120426057

Prodi  : STr Keperawatan Internasional

 

Pancasila sebagai Pedoman Hidup

 

Setiap pagi saat cahaya matahari menyapa jendela kamarku, saya selalu bersyukur kepada Tuhan

 

Yesus Kristus yang memberi kesempatan hidup di Indonesia. Bagi saya, Pancasila bukan sekadar hafalan pelajaran, melainkan pedoman hidup nyata yang saya amalkan setiap hari, terutama sebagai calon perawat yang kelak akan melayani sesama tanpa membeda-bedakan.

 

Sebagai orang Kristen, Sila Pertama, “Ketuhanan Yang Maha Esa” adalah fondasi hidup saya. Setiap pagi saya berdoa dan membaca Alkitab, memohon bimbingan Tuhan. Saya bersyukur bebas menjalankan ibadah, dan saya juga menghormati teman yang berbeda agama. Menghormati hak orang lain beribadah adalah cara saya mengamalkan sila pertama, sebagaimana Tuhan mengajarkan kita untuk saling mengasihi.

 

Sila Kedua, “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” saya wujudkan dengan sikap peduli dan kasih sayang kepada siapa saja. Sebagai calon perawat, saya belajar melihat setiap orang berharga tanpa membeda-bedakan suku, agama, maupun status. Saya suka menolong, bersikap sopan, dan percaya setiap orang berhak diperlakukan dengan hormat.

 

Sila Ketiga, “Persatuan Indonesia” mengajarkan saya menjaga kerukunan. Meski teman-teman kos berasal dari berbagai daerah dan latar belakang, kami saling menghargai. Saya tidak pernah membeda-bedakan teman, karena di atas segala perbedaan, kami tetap satu bangsa.

 

Sila Keempat, “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan” saya jalani dengan selalu mendengarkan pendapat orang lain. sebelum mengambil keputusan. Saya tidak memaksakan kehendak, melainkan mencari keputusan terbaik bersama.

 

Sila Kelima, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” saya wujudkan dengan hidup sederhana, berbagi dengan orang lain, tidak boros, dan tidak pilih kasih. Sebagai calon perawat, saya ingin kelak melayani semua orang dengan tulus dan adil.

 

Pancasila bukan sesuatu yang jauh dari kehidupan saya. la ada di setiap doa, senyuman, bantuan, dan langkah yang saya ambil untuk menjadi perawat yang baik. Saya akan terus menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup, karena perubahan besar dimulai dari diri saya sendiri.

Berita Terkait

Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Mahasiswa
Deskripsi Diri sebagai Mahasiswa Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila
Pancasila dalam Diriku
Menjadi Manusia Pancasila dalam Keseharian
Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Diri Saya dan Pancasila: Penerapan dan Dampak Negatif
Menjadi Mahasiswa Berkarakter Pancasila 
Sentra Budi Perkasa – Yayasan Kawan Lamo Bagikan 10000 Masker ke Warga Palembang

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:34 WIB

Pancasila sebagai Pedoman Hidup

Sabtu, 5 September 2026 - 12:23 WIB

Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Mahasiswa

Sabtu, 5 September 2026 - 11:53 WIB

Deskripsi Diri sebagai Mahasiswa Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila

Sabtu, 5 September 2026 - 11:50 WIB

Pancasila dalam Diriku

Sabtu, 5 September 2026 - 11:20 WIB

Menjadi Manusia Pancasila dalam Keseharian

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila sebagai Pedoman Hidup

Sabtu, 5 Sep 2026 - 12:34 WIB

Sumsel

Pancasila dalam Diriku

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:50 WIB

Sumsel

Menjadi Manusia Pancasila dalam Keseharian

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:20 WIB