Nama : Nadiya Apriyanti
NIM : PO7131126005
Prodi : D3 Gizi
Pancasila sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari
Pancasila bagi saya bukan hanya sesuatu yang dipelajari di sekolah, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang ada dalam Pancasila sebenarnya bisa diterapkan melalui hal-hal sederhana.
Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya terapkan dengan menjalankan ibadah, seperti sholat dan berdoa. Menurut saya, beribadah penting karena membuat saya lebih dekat kepada Tuhan dan mengingatkan saya untuk selalu berbuat baik. Kalau nilai ini tidak diterapkan, seseorang bisa lebih mudah melupakan kewajibannya kepada Tuhan dan kurang memiliki pegangan dalam hidup.
Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan menghargai orang lain, tidak membeda-bedakan teman, dan membantu orang yang sedang membutuhkan. Hal sederhana seperti tidak mengejek kekurangan orang lain juga termasuk bentuk penerapannya. Kalau tidak diterapkan, bisa muncul sikap egois, saling merendahkan, bahkan membuat orang lain merasa tidak dihargai.
Sila ketiga, Persatuan Indonesia, dapat saya lakukan dengan menjaga hubungan baik dengan teman walaupun memiliki perbedaan pendapat, suku, atau kebiasaan. Jika persatuan tidak dijaga, perbedaan bisa menjadi penyebab pertengkaran dan perpecahan.
Sila keempat mengajarkan saya untuk bermusyawarah dan menghargai pendapat orang lain. Saya tidak boleh memaksakan pendapat sendiri karena setiap orang memiliki hak untuk berbicara.
Sila kelima saya terapkan dengan bersikap adil, misalnya tidak pilih-pilih teman dan mau berbagi. Jika keadilan tidak diterapkan, akan muncul rasa iri dan ketidakadilan. Jadi, menurut saya, Pancasila penting karena membantu saya menjadi pribadi yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.







