Pancasila dalam Perjalanan Hidup Saya 

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Mey Cheyren Youdanira

NIM   : P07133126020

Prodi : D3 Sanitasi

 

Pancasila dalam Perjalanan Hidup Saya

 

Sejak kecil, saya sudah mengenal Pancasila sebagai dasar negara. Dulu, saya hanya menganggap Pancasila sebagai pelajaran yang harus dihafal. Namun, setelah semakin besar, saya mulai sadar bahwa nilai-nilai Pancasila sebenarnya dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama dalam keluarga. Dari keluarga, saya belajar banyak hal tentang sikap, tanggung jawab, dan cara menghargai orang lain.

 

Sebagai seorang muslim, saya berusaha menerapkan sila pertama dengan menjalankan ibadah dan bersyukur kepada Allah SWT. Saya juga belajar menghormati orang tua dan menjalankan kewajiban sebagai anak. Walaupun terkadang sering ada perbedaan pendapat, saya berusaha tetap berbicara dengan baik dan tidak melupakan rasa hormat kepada keluarga saya.

 

Sila kedua saya terapkan dengan saling membantu dan peduli kepada anggota keluarga. Misalnya, saya sering membantu ibu mengerjakan pekerjaan rumah seperti menyapu, mencuci piring, mencuci baju, dan saya juga suka membantu ayah ketika membutuhkan bantuan seperti memegangkan senter ketika ayah lagi mengerjakan sesuatu, atau membantu saudara yang sedang mengalami kesulitan misalnya mengantarkan saudara yang ga bisa bemotor.

Menurut saya, hal-hal kecil seperti itu sudah termasuk bentuk kepedulian terhadap sesama.

 

Sila ketiga juga penting dalam keluarga.

Walaupun setiap anggota keluarga punya kesibukan dan sifat yang berbeda, kami tetap berusaha menjaga hubungan baik. Kalau ada masalah, saya belajar untuk tidak langsung menyalahkan orang lain, tetapi mencoba memahami keadaan dan mencari jalan keluar bersama.

 

Selain itu, saya berusaha menerapkan sila keempat dengan mendengarkan pendapat anggota keluarga ketika sedang membicarakan sesuatu. Saya juga belajar menerima keputusan bersama. Sementara itu, sila kelima mengajarkan saya untuk bersikap adil, tidak pilih kasih, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

 

Dari kehidupan sehari-hari, saya semakin paham bahwa Pancasila bukan hanya pelajaran di sekolah. Nilai-nilainya bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menghormati orang tua, membantu keluarga, dan menjaga kerukunan. Saya ingin terus belajar menjadi anak yang lebih baik, menyayangi keluarga, dan bisa diandalkan ketika mereka membutuhkan bantuan.

Berita Terkait

Pancasila dalam Cerita Kita: Tentang Jarak, Percaya, dan Bertahan
Transaksi Keuangan Desa di OKU Timur Kini Didorong Lebih Efektif dan Transparan melalui SISKUDES TNT
Pancasila Bukan Sekedar Hafalan 
Pancasila dalam Setiap Langkah Saya 
Pancasila dalam Kehidupanku
Menjadi Pribadi yang Peduli dan Menghargai Sesama 
Membumikan Pancasila dalam Tindakan Sederhana Sehari-hari
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Batalkan Rencana Mekanisme Pengawasan Menunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:57 WIB

Pancasila dalam Cerita Kita: Tentang Jarak, Percaya, dan Bertahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:43 WIB

Pancasila dalam Perjalanan Hidup Saya 

Jumat, 4 September 2026 - 13:18 WIB

Transaksi Keuangan Desa di OKU Timur Kini Didorong Lebih Efektif dan Transparan melalui SISKUDES TNT

Jumat, 4 September 2026 - 12:51 WIB

Pancasila Bukan Sekedar Hafalan 

Jumat, 4 September 2026 - 11:54 WIB

Pancasila dalam Setiap Langkah Saya 

Berita Terbaru

Sumsel

Pancasila dalam Perjalanan Hidup Saya 

Jumat, 4 Sep 2026 - 13:43 WIB

Sumsel

Pancasila Bukan Sekedar Hafalan 

Jumat, 4 Sep 2026 - 12:51 WIB