Pancasila dalam Keseharianku 

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Annisa Neifa Cintyadewi

NIM   : PO7131226048

Prodi : D4 Gizi dan Dietetika

 

Pancasila dalam Keseharianku

 

Pancasila bukan hanya sekedar dasar negara, tetapi juga merupakan pedoman kita dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Menurut saya, penerapan Pancasila tidak selalu dilakukan dengan hal-hal besar, kita bisa memulainya dari kebiasaan yang sederhana, cara kita memperlakukan orang lain, hingga bagaimana cara kita mengambil keputusan, semuanya bisa menjadi bentuk penerapan nilai Pancasila.

 

Berkaitan dengan sila pertama, yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. Saya selalu menjalankan kegiatan ibdah seperti sholat 5 waktu, berdzkir, membaca al-qur’an, serta selalu berdoa untuk meminta pertolongan dan arahan pada Allah SWT. Saya sadar ibadah saya belum sepenuhnya sempurna, saya sering shalat di akhir waktu, membaca surat yang sama setiap shalat dan membaca al-qur’an tidak konsisten. Tapi saya selalu berusaha untuk terus memperbaiki ibadah saya. Selain itu saya juga selalu meenerapkan nilai toleransi, saya menyetujui bahwa setiap agama pasti mengajarkan kebaikan dengan caranya masing-masing.

 

Pada sila kedua, saya berusaha untuk menolong orang lain tanpa membeda-bedakan. Rasa kemanusiaan yang tedapat pada diri saya cukup kuat, hal tersebut dapat saya rasakan ketika melihat banyaknya berita tentang perundungan yang merebut nyawa seseorang membuat saya prihatin. Saat sedang menonton film atau drama yang di beberapa adeganmya menampilkan kekerasan saya lebih memilih untuk mempercepat dan melewatkannya karena merasa tidak nyaman saat melihat orang lain disakiti.

 

Penerapan nilai pada sila ketiga Pancasila, dapat saya tunjukan pada rasa cinta saya pada tanah air. Di Tengah banyaknya masalah politik, saya tetap mencintai Indonesia karena di dalamnya terdapat humor atau lolucon, makanan, dan banyak lagi keragaman yang hanya ada di Indonesia dan tidak bisa ditemukan di negara lain. Selain itu saya berusaha menunjukan rasa cinta pada indoneisa dengan lebih memilih produk lokal selama kualitas dan harganya sepadan. Bagi saya menggunakan produk lokal bukan hanya tentang membeli barang, tetapi juga tentang menghargai hasil karya masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Dari pengalaman berorganisasi saya dapat menerapkan nilai ke empat pada Pancasila. Dimana saya menyadari bahwa musyawarah sangat penting untuk sebuah kelompok. Sebuah Keputusan dalam kelompok tidak bisa diambil dari Keputusan satu atau dua orang saja. Setiap anggota memiliki hak untuk menyampaikan pendapatnya masing-masing, sehingga Keputusan yang baik adalah Keputusan yang dipertimbangkan secara Bersama-sama. Dari pengalaman ini juga saya belajar bahwa mendengarkan pendapat orang lain sama pentingnya dengan menyampaikan pendapat sendiri.

 

Sementara itu, pada sila kelima Pancasila, saya berusaha menerapkan nilai keadilan yang dimulai dari lingkungan terkecil saya yaitu keluarga. Saya memiliki 2 saudara sehingga saya berusaha memperlakukan keuduanya dengan adil, misalnya dalam pembagian makanan secara sama rata, dan melibatkan keduanya dalam cerita tentang keseharian saya. Rasanya kurang tepat jika saya hanya bercerita dengan salah dari mereka sementara yang lainnya tidak mengetahui apa-apa. Di luar keluarga pun saya berusaha memperlakukan orang lain dengan adil. Saya memahami bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihan yang berbeda-beda. Dari perbedaan itu saya menyadari bahwa saya pernah mengalami perlakuan tidak adil, meskipun di lakukan melalui hal-hal kecil dan secara tidak langsung. Dari pengalaman tersebut saya berusaha untuk tidak membuat orang lain tidak merasakan hal yang sama ketika berada di sekitar saya.

 

Bagi saya, penerapan Pancasila bukan tentang menjadi seseorang yang selalu sempurna. Justru dari kekurangan dan pengalaman sehari-hari, kita bisa belajar untuk terus memperbaiki cara kita memperlakukan diri sendiri maupun orang lain. Hal-hal yang saya lakukan mungkin terlihat sederhana, tetapi dari situlah nilai-nilai Pancasila dapat benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu
Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat
Polda Sumsel Catat 1.218 Penindakan Premanisme, Warga Diminta Lapor ke 110
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026
9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum
Pengadilan Negeri Baturaja Laksanakan Pengawasan dan Pengamatan di Rutan Baturaja
Hapus Stigma Pilihan Kedua Atau Sekolah Alternatif, LPM NU Beri Suntikan Motivasi Para Guru NU Di Pagar Alam
26 Tahun Biznet, Perkuat Infrastruktur Digital dan Perluas Jaringan Internet

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perluas Peluang Usaha UMKM, Raih Omzet Puluhan Juta di OPI Food Carnival 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:53 WIB

9 OPD Empat Lawang Teken MoU dengan Kejari, Perkuat Pendampingan Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Pengadilan Negeri Baturaja Laksanakan Pengawasan dan Pengamatan di Rutan Baturaja

Berita Terbaru

Kota Palembang

Pegadaian Hadirkan ATM Emas, Cetak Emas Fisik Tanpa Waktu Tunggu

Kamis, 15 Okt 2026 - 10:48 WIB

Kadis Kesehatan empat lawang, Dery Kurniawan

Empat Lawang

Kabut asap Landa Empat Lawang, Kasus ISPA Meningkat

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:10 WIB