Nama : Sheika Putri Kalisa
NIM : PO7131226018
Prodi : D4 Gizi
Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari: Dari Ibadah hingga Sikap Adil
Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang berisi lima sila sebagai pedoman dalam bersikap, bertindak, dan hidup bermasyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mengajarkan masyarakat Indonesia untuk beriman kepada Tuhan, menghargai sesama manusia, menjaga persatuan, mengutamakan musyawarah, dan berlaku adil. Oleh karena itu, Pancasila tidak hanya dipelajari sebagai teori, tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada hari Minggu pagi, saya memulai hari dengan bangun lebih awal untuk melaksanakan
salat Subuh. Setelah beribadah, saya berdoa agar diberikan kesehatan, kemudahan, dan
kelancaran dalam menjalani aktivitas. Ketika melihat tetangga yang beragama lain bersiap
pergi ke tempat ibadah, saya menghormati mereka dan tidak mengganggu kegiatan ibadah
mereka. Sikap tersebut merupakan contoh pengamalan Sila Pertama: Ketuhanan Yang
Maha Esa, yaitu menjalankan ibadah sesuai agama yang dianut serta menghormati kebebasan orang lain dalam beribadah.
Siang harinya, saya melihat seorang nenek kesulitan membawa barang belanjaannya. Tanpa diminta, saya segera membantu membawakan barang tersebut hingga ke rumahnya. Saya juga selalu berusaha berbicara dengan sopan kepada siapa pun tanpa membedakan usia, suku, agama, maupun latar belakang. Perilaku tersebut mencerminkan Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, yaitu saling tolong-menolong, menghargai sesama, dan memperlakukan setiap orang dengan baik.
Sore hari, saya bersama teman-teman mengikuti kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan. Meskipun kami berasal dari suku dan agama yang berbeda, kami bekerja sama dengan penuh semangat demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Hal ini menunjukkan pengamalan Sila Ketiga: Persatuan Indonesia, yaitu menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan mengutamakan kebersamaan.
Menjelang malam, saya berkumpul bersama keluarga untuk menentukan tujuan liburan. Setiap anggota keluarga diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat. Saya mendengarkan pendapat mereka dengan baik, kemudian kami berdiskusi hingga mencapai keputusan yang disepakati bersama. Sikap tersebut merupakan contoh pengamalan Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, yaitu menyelesaikan permasalahan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat.
Sebelum tidur, saya membagi makanan ringan yang saya miliki kepada adik saya secara sama rata agar tidak ada yang merasa dirugikan. Di kampus, saya juga tidak memilih-milih teman ketika belajar kelompok dan selalu berusaha bersikap adil kepada semua orang. Tindakan tersebut mencerminkan Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yaitu bersikap adil, suka berbagi, dan menghormati hak setiap orang.
Melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang saya lakukan setiap hari, saya belajar bahwa nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengamalkannya secara konsisten, saya dapat menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta ikut menjaga kerukunan, persatuan, dan keharmonisan di lingkungan keluarga, kampus, maupun masyarakat.














