Blog

  • Sempat Buron, Dua Pencuri Mobil Diringkus Tim Rajawali Polsek Tanjung Raja

    Sempat Buron, Dua Pencuri Mobil Diringkus Tim Rajawali Polsek Tanjung Raja

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Pelarian dua pencuri mobil di wilayah Tanjung Raja, Ogan Ilir, terhenti setelah keduanya dibekuk aparat kepolisian. Dua pelaku yang kini ditetapkan tersangka yakni, Supriyadi (40) dan Adi alias Heri (42).

    Kapolres Ogan Ilir, AKBP Andi Baso Rahman, melalui Kapolsek Tanjung Raja, AKP Hermansyah, menerangkan, kedua pelaku diamankan di tempat persembunyiannya masing-masing.

    Sementara kasus pencurian ini terjadi pada pertengahan Juni lalu. Pemilik kendaraan pick up yang dicuri diketahui merupakan warga Desa Seri Dalam, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir.

    “Kedua tersangka melancarkan aksi mereka saat dini hari, di mana pemilik kendaraan tertidur lelap,” kata Hermansyah, didampingi Kanit Reskrim Ipda Zulkarnain, Minggu (9/7/2023).

    Aksi pencurian kendaraan roda empat ini, juga terekam kamera CCTV yang ada di seputaran TKP. Hermansyah menuturkan, penyelidikan perkara ini harus melibatkan empat Polsek sekaligus di wilayah hukum Polres Ogan Ilir dan Polres Banyuasin.

    Bermula dari penangkapan tersangka Adi alias Heri yang bersembunyi di wilayah Kecamatan Pemulutan Selatan. Polsek Tanjung Raja berkoordinasi dengan Polsek Pemulutan untuk mengamankan tersangka.

    “Setelah penangkapan tersangka, kami melakukan pengembangan hingga mengamankan satu tersangka lainnya di wilayah Indralaya,” terang Hermansyah.

    Dengan bantuan aparat Polsek Indralaya, tersangka lainnya yakni Supriyadi dibekuk di kediaman istri mudanya di Desa Sakatiga.

    Setelah kedua tersangka diamankan, polisi terus melakukan pengembangan dengan mencari barang bukti curian hingga ke wilayah Banyuasin. Pada tahap pencarian barang bukti, Polsek Tanjung Raja berkoordinasi dengan Polsek Muara Telang.

    “Informasi dari para tersangka, mobil curian dijual di Jalur 6 Kecamatan Muara Telang, Banyuasin,” jelas Hermansyah.

    Kedua tersangka beserta barang bukti utama yakni mobil pikap Suzuki Carry dengan plat nomor BG 8123 TD warna hitam, dibawa ke Mapolsek Tanjung Raja.

    Tim Rajawali Polsek Tanjung Raja juga mengamankan barang bukti lainnya berupa sebuah kunci Y, dua unit handphone dan speaker.

    “Kami masih menginterogasi para tersangka dan tentunya akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Hermansyah. (ANA)

  • Penerus Perjuangan Bangsa, Dandim 0402/OKI: Generasi Muda Harus Jadi Pelopor

    Penerus Perjuangan Bangsa, Dandim 0402/OKI: Generasi Muda Harus Jadi Pelopor

    SUARAPUBLIK.ID, OGAN ILIR – Kodim 0402/OKI melaksanakan perkemahan Pramuka Saka Wira Kartika, terpusat di daerah wilayah Kodim 0402/OKI Tahun 2023 di area Makoramil 402-06/Tanjung Batu.

    Kegiatan dilaksanakan mulai hari Jum’at, dan berlangsung selama tiga hari. Hari ini ditutup oleh Plh Pasiter Letda Inf Joni Ilham Kodim 0402/OKI, Minggu (9/7/2023).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka membentuk dan membina generasi muda sebagai pemimpin generasi muda yang akan datang agar mempunyai kepribadian yang kuat, ulet dan pantang menyerah serta mental baja.

    Komandan Kodim 0402/OKI, Letkol Inf Hendra Saputra, sekaligus sebagai Mabisaka dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan oleh Plh Pasiter Kodim 0402/OKI Letda Inf Joni Ilham mengatakan, kegiatan perkemahan Saka Wira Kartika ini digelar untuk meningkatkan kesadaran Bela Negara melalui pengetahuan serta ketrampilan di bidang matra darat.

    Menurutnya, sebagai generasi muda penerus perjuangan bangsa harus selalu tampil dan menjadi pelopor di masyarakat serta mempuyai jiwa kepemimpinan, tertanamnya rasa disiplin dan terbentuknya kekompakan sesama anggota pramuka.

    “Kelak apa yang sudah diperoleh dan dipelajari serta pengalaman, selama mengikuti perkemahan ini harus dijadikan pedoman dan dikembangkan di lingkungan masyarakat,” pintanya.

    “Terimakasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Tanpa dedikasi dan kerja keras kalian, perkemahan ini tidak akan menjadi sukses seperti yang kita alami sekarang. Semua usaha dan kerja keras kalian patut diapresiasi,” jelasnya. (ANA)

  • Cari Tempat Meeting dengan Harga Minimalis? Waras Bisa Jadi Opsi

    Cari Tempat Meeting dengan Harga Minimalis? Waras Bisa Jadi Opsi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Jika anda sedang mencari tempat meeting dengan harga terjangkau dan makanan yang sedap di lidah? Warung Teras (Waras) Palembang bisa menjadi pilihan tepat.

    Warung teras sendiri berlokasi di Jalan Mayor Salim Batubara, atau tepat di depan resto Kampung Kecil. Adrian selaku Owner Warung Teras menuturkan di Warung Teras tersedia tiga ruang meeting yang ekonomis dan nyaman.

    “Konsumen bisa pilih meeting di Lounge dengan kapasitas 12 orang dengan tempat yang santai, lalu ada juga private meeting room untuk kapasitas delapan orang, dan yang paling luas kapasitas 25 orang,” tutur Adrian, Sabtu (8/7/2023).

    Dikatakan Adrian, bahwa di private meeting room sendiri sudah dilengkapi dengan TV. “Konsumen juga bisa pilih, mau pakai ruangan saja atau dilengkapi dengan coffee break, lunch dan dinner,” kata Adrian.

    Untuk only room private meeting 8 orang dibanderol dengan harga Rp 300.000 untuk pemakaian ruang selama 2 jam. Paket ini sudah termasuk teh dan kopi.

    Sedangkan only room private meeting 25 orang dibanderol dengan harga Rp 500.000 untuk pemakaian ruang selama 4 jam.

    Paket ini sudah termasuk whiteboard, toilet tersendiri,  teh kopi untuk 10 orang, dan fasilitas karaoke. Pihaknya juga menempatkan satu orang karyawan yang akan melayani keperluan para tamu.

    Untuk makanan atau penambahan minuman di luar teh dan kopi bisa pesan menu ala carte di resto Waras.

    Tak hanya itu, pihaknya juga menyediakan paket Buntu (Bulan Tuo) sudah termasuk es teh manis, es jeruk peras, dan fruit punch untuk mahasiswa dengan harga Rp 25.000 per pax.

    Ada juga paket hemat dengan harga Rp30.000 sudah termasuk satu menu makan siang seperti Nasi Ayam Goco atau Nasi Ayam Penyet Sambal Ijo. Untuk pilihan minuman sama dengan paket mahasiswa.

    Ada juga paket Rp50.000 untuk meeting besar. Sudah termasuk satu kali makan  dan satu kali coffee break dengan pemesanan minimal 15 orang.

    Tidak hanya ruang meeting, di Waras Palembang kamu bisa jelajah rasa beragam menu lezat hasil resep turun temurun.

    Sebut saja Misua Udang yang kental dengan kaldu udang lengkap topping udang dan telur dadar. Rasa gurih yang lekat bakal membuat lidah ketagihan. Misua Udang dibanderol dengan harga Rp 20.000.

    Belum lagi menu Pindang Ayam Peranakan yang segar dipadu dengan bumbu rempah yang memberikan kehangatan. Menu yang dibanderol dengan harga Rp28.000 disantap bersama nasi putih dan lalapan timun.

    Ada lagi menu Nasi Ayam Goco (goreng sambal Tauco) dengan harga Rp 28.000, lalu Nasi Ayam Goco Kampung dengan harga Rp 45.000, dan lainnya.

    Tersedia juga aneka snack, antara lain Hugo Comel, pisang goreng, ubi bakar Waras, kue sus oma, dan lainnya. Sedangkan untuk minuman ada berbagai varian kopi dan tanpa kopi. (ANA)

  • 28 Rusa di Palembang Mati Mendadak, Diduga Diserang Anjing Liar

    28 Rusa di Palembang Mati Mendadak, Diduga Diserang Anjing Liar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sebanyak 28 ekor rusa yang berada di kandang penangkaran Pertamina Refinery Unit III Plaju Palembang ditemukan mati.

    Kepala BKSDA Sumatera Selatan Ujang Wisnu Barata mengatakan, dari 68 ekor rusa di komplek tersebut, ada 28 ekor yang mati.

    “Untuk sementara ini setelah dihitung ada 28 ekor yang mati, dan itu diduga diserang anjing liar, karena disana kan dekat dengan permukiman warga. Jadi anjing tidak ada yang punya (pemilik), ” ujar Ujang, Sabtu (8/7/2023).

    Namun, untuk lebih jelasnya, Ujang belum mengetahui kapan serangan anjing liar yang menyebabkan puluhan rusa itu mati. Menurutnya, kejadian itu terjadi pada malam hari.

    “Kemungkinan kejadiannya malam, karena pagi ini ditemukan sudah tewas,” kata Ujang.

    Saat ini, tim BKSDA sedang berada di lokasi untuk memeriksa dan mengecek kondisi rusa yang lainnya.

    “Tim BKSDA sedang melakukan pemeriksaan di sana, ” tutup Ujang. (ANA)

  • Crivisaya Ganjar Ajak Generasi Muda Diskusi Peringati Bulan Bung Karno

    Crivisaya Ganjar Ajak Generasi Muda Diskusi Peringati Bulan Bung Karno

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Calon Presiden Republik Indonesia, Ganjar Pranowo banyak mendapat dukungan dari generasi muda lantaran dinilai memiliki pemahaman dan pemikiran brilian.

     

    Hal itu terungkap dalam kegiatan bertajuk Diskusi Reaktualisasi Nilai Ideologi di Era Bung Karno yang digelar kelompok sukarelawan, Crivisaya Ganjar di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat sore 7 Juli 2023.

     

    “Tujuannya di sini yang pasti (ingin) mereaktualisasi pemikiran-pemikiran dari Bung Karno untuk kami transformasikan kepada alumni-alumni muda sekarang,” kata Koordinator Wilayah (Korwil) Crivisaya Sumatera Selatan, Rangga Azza.

     

    Kegiatan tersebut diakui dalam rangka memeriahkan Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni oleh berbagai kalangan masyarakat, tak terkecuali akademisi lulusan Universitas Sriwijaya dan Universitas Lampung yang tergabung dalam Crivisaya Ganjar.

     

    “Kami masih ingin merasakan dari ghiroh bulan Bung Karno. Makanya, kami mengadakan Diskusi Reaktualisasi Nilai Ideologi di Era Bung Karno ini,” ujar Rangga menegaskan.

     

    Kegiatan tersebut disambut antusias para alumni Universitas Sriwijaya dan Universitas Lampung yang berasal dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan maupun Provinsi Lampung.

     

    Tak hanya itu, para peserta dan pengisi materi juga banyak bertukar ide atau gagasan, sehingga Rangga menilai diskusi kali ini bisa berlangsung hangat dan berbobot dari awal hingga akhir.

     

    “Respons peserta cukup antusias. Banyak pemuda yang sudah hadir karena kami mengundang pemuda karena memang Crivisaya ini bergerak di bidang alumni. Alumni Universitas Sriwijaya dan Universitas Lampung,” katanya.

     

    Kegiatan diskusi tersebut juga membahas sosok Ganjar Pranowo yang dinilai merepresentasikan sosok Calon Presiden 2024 yang sesuai dengan ideologi para pendiri bangsa dan negara Indonesia.

     

    Selain itu, Rangga menyebutkan aspek lain yang membuat kaum muda di Sumatera Selatan banyak tertarik mendukung Ganjar menjadi Presiden 2024 mendatang.

     

    “Justru untuk dukungan (kepada Ganjar) itu cukup antusias karena Pak Ganjar sendiri terkenal dengan sosok pemimpin yang milenial. Jadi, memang sudah tidak asing dari para pemuda, kita milenial,” tutur Rangga.

     

    Sementara itu, Dicky Yanuardi yang menjadi pengisi materi diskusi kali ini menyampaikan apresiasinya kepada para sukarelawan Crivisaya Ganjar yang berinisiatif menggelar kegiatan tersebut.

     

    Menurutnya, kaum muda zaman sekarang memerlukan kegiatan-kegiatan semacam itu untuk menambah pemahaman dan pengetahuan tentang nilai-nilai luhur ideologi Pancasila dari para pendiri bangsa.

     

    “Kegiatan ini suatu kegiatan yang positif. Bahwasanya, untuk membangun kembali atau mengingatkan kembali kepada kaum muda khususnya. Bahwasanya, sebagai kaum muda itu harus mempunyai suatu bentuk karakter yang tertanam di diri mereka sebagai pemuda Indonesia. Khususnya, tentang ideologi Pancasila,” tuturnya.

     

    Dicky menyimpulkan isi diskusi sore itu banyak membahas dan membedah ideologi Pancasila dari hasil pemikiran para pendiri bangsa, khususnya Soekarno yang menjadi Presiden Indonesia pertama.

     

    “Secara keseluruhan, dari tema sendiri tentang revitalisasi nilai ideologi. Yang ingin ditekankan di poin ini adalah menjadikan kembali spirit nilai ideologi pancasila itu ada di setiap ghirohnya anak-anak muda pada saat ini,” kata Dicky.

     

    Menurutnya, Pancasila yang dianut saat ini berawal dari ideologi marhaenisme yang diusung oleh Soekarno. Adapun, kandungannya disebut terdiri dari tiga aspek ideologi yang saling berkaitan dan melengkapi satu sama lain.

     

    “Bahwasanya, tentang marhaenisme itu sendiri, pancasila itu sendiri, menganut tentang ada spirit ada 3 spirit ideologi. Yang pertama adalah spirit sosiodemokratis, kemudian sosionasionalis dan ketuhanan yang berkebudayaan,” tuturnya.

     

    Dicky berharap langkah para sukarelawan Crivisaya Ganjar dapat memicu komitmen generasi muda untuk mengaktualisasikan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

     

    “Tiga aspek itu sendiri yang saat ini kita lihat setelah hampir 78 tahun merdeka, itu sudah mulai luntur di setiap citra diri pemuda. Maka dari itu, suatu bentuk kegiatan positifnya adalah Crivisaya Ganjar sendiri mengusung tema ini,” kata Dicky.

  • Pandawa Ganjar Dorong Milenial Kembangkan Kebudayaan di Kota Palembang

    Pandawa Ganjar Dorong Milenial Kembangkan Kebudayaan di Kota Palembang

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sukarelawan Pandawa Ganjar terus mendorong pemuda dan pemudi generasi Z dan milenial untuk mengembangkan kebudayaan di beberapa daerah di Indonesia.

     

    Kali ini, loyalis Ganjar Pranowo tersebut bersama seniman dan budayawan di Kota Palembang serta generasi milenial mengembangkan kebudayaan di wilayah itu.

     

    Salah satunya melalui kegiatan diskusi publik bertema “Temu Seniman dan Budayawan Sriwijaya untuk Dukung Ganjar” di Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 2, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Jumat (7/7/2023).

     

    Koordinator Wilayah (Korwil) Pandawa Ganjar Sumsel Aam Al Fatih mengatakan sekarang perbincangan generasi milenial di Sumsel terkait kebudayaan daerah makin tergerus karena pesatnya perkembangan media sosial. Karena itu, Pandawa Ganjar berusaha memunculkan lagi diskusi publik yang membahas tentang kebudayaan dan kesenian asli daerah mereka

     

    “Diskusi dan pertemuan ini digelar untuk membangkitkan kembali ingatan generasi Z dan milenial terhadap pentingnya sejarah kebudayaan dan kesenian di Sumsel, khususnya Kota Palembang,” ungkapnya di sela-sela diskusi.

     

    Aam menjelaskan, dengan adanya pertemuan ini, para peserta yang merupakan mahasiswa di Sumsel ikut berpartisipasi dalam mengembangkan kebudayaan di Kota Palembang, misalnya ikut memajukan ciri khas pakaian Kota Palembang tanjak batik.

     

    “Nah, harapan kami terkait pertemuan dan diskusi hari ini untuk mengembangkan potensi budaya dan mengingatkan kembali

    bahwa pentingnya sejarah di daerah masing-masing,” ucapnya.

     

    Aam juga berharap pemerintah turut andil dalam memajukan kebudayaan dan kesenian di Sumsel dengan beberapa fasilitas penunjang.

     

    “Setelah adanya diskusi ini, kami menitipkan pesan kepada Bapak Ganjar jika menjadi presiden agar bisa memfasilitasi kami kaum muda agar mudah menggelar kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan,” ujarnya.

     

    Aam mengatakan diskusi budaya ini disambut antusias puluhan peserta. Menurut dia, peserta kebanyakan berasal dari kalangan mahasiswa dan pekerja yang peduli terhadap kebudayaan dan sejarah daerah mereka.

     

    Untuk terus melanjutkan program memajukan dan mengembangkan budaya Palembang, Pandawa Ganjar berencana menggelar festival kebudayaan yang diisi para seniman dan budayawan setempat untuk berkreasi.

     

    “Ke depan kami ingin mengangkat festival kebudayaan di Sumsel. Jadi, masing masing daerah mengangkat budaya lokal di provinsi untuk dikenalkan kepada masyarakat luas,” ujar Aam.

     

    Sementara itu, Vebri Al Lintani sebagai narasumber merespons positif dialog kebudayaan yang digelar pendukung Ganjar Pranowo ini.

     

    “Saya kira kegiatan ini sangat bangus ya. Ada mahasiswa yang ingin tahu kebudayaan di Sumsel atau Palembang,” ungkapnya.

     

    Budayawan Palembang ini mengatakan Sumsel kaya akan kebudayaan dan latar belakang sejarah yang cukup panjang di Nusantara. Mulai dari Kerajaan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang.

     

    “Kami mencoba menanamkan kepada kawan-kawan mahasiswa betapa kita tidak boleh meninggalkan sejarah sebagaimana pesan Bung Karno tentang Jas Merah. Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Itu juga akan menambah kecintaan kita terhadap bangsa,” ucapnya.

     

    Menurut Vebri, dengan diskusi kebudayaan ini para pemuda makin menunjukkan kecintaan dan semangat untuk terus menjaga serta mengembangkan budaya daerahnya.

     

    “Lewat kesempatan ini, penting agar mereka memahami sejarah. Dengan memahami sejarah, muncul rasa nasionalisme untuk membangun dan berpikir positif tentang negara ini,” ungkapnya.

     

    Vebri menilai harus ada sosok pemimpin yang peduli terhadap berkembangnya budaya di Indonesia, khususnya Sumsel.

     

    “Saya kira Pak ganjar cukup berkompeten untuk membangun kebudayaan di negeri ini. Harapan kami, beliau memperkuat kebudayaan dalam visi-misi pembangunannya,” katanya.

  • Warga Miskin Ekstrem di Muba Bakal Dapat Gaji Tambahan Rp325 Ribu Perbulan

    Warga Miskin Ekstrem di Muba Bakal Dapat Gaji Tambahan Rp325 Ribu Perbulan

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Pj Bupati Musi Banyuasin Apriyadi Mahmud terus mengebut menuntaskan kemiskinan ekstrem di Muba, kali ini melalui program bantuan pendapatan dasar atau basic income yang menyasar langsung warga kategori miskin ekstrem.

    Tak tanggung-tanggung, lewat program ini melalui Dinas Sosial Kabupaten Muba, di tahun 2023 ini akan mengcover sebanyak 9.491 KK atau 16.406 jiwa yang mendapatkan dana bantuan basic income.

    “Ya, besar bantuannya perorang sebesar Rp325 ribu perbulan, bantuan ini akan diberikan selama enam bulan ke depan dimulai Agustus 2023 nanti,” ungkap Kadinsos Muba, Ardiansyah SE, Sabtu (8/7/2023).

    Ia menjelaskan, melalui bantuan basic income tersebut akan menanggulangi kemiskinan ekstrem di Muba dengan menggunakan Data P3KE Desil 1.

    “Adapu. Skema bantuan yakniKeluarga dengan Anggota keluarga 1 orang dicover 1 jiwa, Keluarga dengan Anggota keluarga 2-7 orang dicover 2 jiwa, dan Keluarga dengan Anggota keluarga 8-10 orang dicover 3 jiwa,” urainya.

    Lanjutnya, pencairan dan distribusi buku tabungan direncanakan bulan Agustus 2023. “Saat ini kita sedang proses pembuatan rekening, karena pencairan akan langsung ke rekening penerima bantuan basic income,” bebernya.

    Sementara itu, Pj Bupati Apriyadi Mahmud basic income dengan total sebesar Rp32 Miliar yang akan disalurkan ke warga prasejahtera di Muba kategori miskin ekstrem.

    “Program basic income ini sudah dianggarkan dan akan direalisasikan selama enam bulan ke depan kepada warga yang masuk kategori miskin ekstrem,” bebernya.

    Mantan Kadinsos Pemprov Sumsel ini mengaku, anggaran di tahun 2024 juga akan diusulkan kembali untuk bantuan basic income dengan total anggaran sebesar Rp71 Miliar.

    “Kita berharap program ini akan maksimal dalam upaya mengentaskan kemiskinan ekstrem di Muba,” pungkasnya.

  • Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah Hangus Terbakar

    Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah Hangus Terbakar

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Diduga korsleting listrik dari dalam kamar, membuat satu unit rumah di Jalan Ki Anwar Mangku, Lorong Asli, RT 10 RW 03 Kelurahan Sentosa, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, hangus terbakar.

    Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Jumat (7/7/2023) dini hari tadi. Diketahui rumah tersebut merupakan milik Suwarto (79).

    Kobaran api dapat di padamkan dan tidak sempat menjalar ke rumah warga lainnya, setelah petugas Damkar menurunkan enam unit mobil pemadam kebakaran untuk berjibaku memadamkan api, serta dibantu warga sekitar.

    “Benar sekali, telah terjadi kebakaran satu unit rumah di lorong Asli, Kelurahan Sentosa, Kecamatan SU II Palembang,” ungkap Kapolsek SU II Palembang, Kompol Bayu Arya Sakti, saat di wawancarai di lokasi kebakaran.

    Kronologis peristiwa kebakaran, menurut Kompol Bayu, diketahui ketika Riski Triandani (26) yang merupakan anak pemilik rumah, baru pulang kerumahnya dan melihat api sudah membakar isi rumah korban.

    “Melihat isi rumahnya sudah terbakar, anak si pemilik rumah meminta tolong warga sekitar, dan warga menghubungi pihak Damkar. Sekitar satu jam, api dapat dipadamkan oleh petugas Damkar dan dibantu warga,” terangnya.

    Sementara untuk penyebab kebakaran sendiri, masih kata Bayu, diduga sementara berasal dari konsleting listrik dari kamar depan korban.

    “Kerugian materil belum dapat di tafsir. Untuk korban tidak ada, karena saat itu pemilik rumah berhasil di tolong warga. Kita sudah mengamankan TKP, keterangan saksi-saksi,” tuturnya. (ANA)

  • Srikandi Ganjar Ajak Perempuan Belajar Tarian Khas Sumsel Milenial

    Srikandi Ganjar Ajak Perempuan Belajar Tarian Khas Sumsel Milenial

    SUARAPUBLIK.ID, OKUS – Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Srikandi Ganjar Sumatera Selatan (Sumsel) terus menebarkan kegiatan positif bagi masyarakat.

    Teranyar, Srikandi Ganjar menggelar kegiatan bertema ‘Belajar Seni Tari dan Mengenal Budaya Khas Tarian Sumatera Selatan yang berkolaborasi dengan Sanggar Tari Bagja.

    Kegiatan yang digagas relawan dari Ganjar ini diselenggarakan di Dapoer Kebun, Rantau Panjang, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan.

    “Jadi, kegiatan pada hari ini Srikandi Ganjar Sumsel belajar seni tari sekaligus mengenal budaya tarian khas Sumsel,” ujar Korwil Srikandi Ganjar Sumsel Nur Indah Haryani di lokasi, Jumat (7/7/2023).

    Peserta yang hadir dalam kegiatan belajar seni tari dan mengenal budaya khas tarian Sumatera Selatan kebanyakan para perempuan milenial dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

    Indah menjelaskan bahwa tujuan dari Srikandi Ganjar membuat kegiatan belajar seni tari khas Sumsel sebagai upaya agar para milenial bisa mengenal budaya khas Sumsel, salah satunya melalui tarian-tarian.

    “Tujuan kegiatan ini kami mengajak para milenial  agar lebih dalam mengenal budaya, salah satunya tarian-tarian yang ada di Sumsel. Kemudian agar generasi muda cinta akan budaya,” katanya.

    Lebih jauh, Indah menekankan bilamana daerah Sumsel kaya akan  budaya. Dengan begitu kegiatan diselenggarakan Srikandi Ganjar Sumsel diharapkan para peserta menjadi bertambah dan mengenal tarian khas wilayahnya.

    “Harapannya semoga  peserta yang ikut pada hari ini bisa mengenal lebih tarian Sumatera Selatan dan bisa cinta akan budaya,” tutur Indah.

    Dalam kegiatan itu, Srikandi Ganjar juga turut menyosialisasikan sosok Ganjar Pranowo yang akan maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

    “Alhamdulillah untuk respon mereka kepada Pak Ganjar sangat baik. Sebagian juga ada yang sudah mengenal dan mendukung penuh di tahun 2024 nanti,” ungkap Indah.

    Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan yang digagas oleh Srikandi Ganjar Sumsel. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh satu peserta yang ikut dalam kegiatan yakni Bella Eka Putri (18).

    Menurut Bella, dengan adanya kegiatan belajar seni tari bisa mengajak para anak muda seperti dirinya menjadi semakin mengenal akan budaya khas Sumsel.

    “Jadi dengan ada kegiatan seperti ini bisa mengenalkan budaya kita dan bisa melatih anak-anak kalangan remaja untuk mengenal budaya kita,” tutur Bella.

  • Pj Bupati Apriyadi Masifkan Modal Usaha untuk Emak-emak Prasejahtera

    Pj Bupati Apriyadi Masifkan Modal Usaha untuk Emak-emak Prasejahtera

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan mewujudkan masyarakat yang mandiri di Muba makin masif. Kali ini, Pj Bupati Apriyadi Mahmud berkoordinasi dengan perusahaan permodalan dari BUMN yakni PT. Permodalan Nasional Madani (PNM).

    “Program pendampingan usaha untuk perempuan prasejahtera ini sangat positif sekali yang dilakukan PT PNM, tentu ini akan turut andil mengentaskan kemiskinan ekstrem di Muba,” ungkap Pj Bupati Apriyadi Mahmud saat menerima jajaran PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Palembang di Kantor Perwakilan Musi Banyuasin di Palembang, Jumat (7/7/2023).

    Ia mengaku, Pemkab Muba sangat mendukung program kerja PT PNM terlebih dalam upaya pendampingan pemberian modal usaha untuk kaum perempuan prasejahtera.

    “Ini program yang sangat baik terutama dalam upaya mewujudkan masyarakat mandiri dan meningkatkan taraf perekonomian keluarga,” tuturnya.

    Sementara itu, Pimpinan Cabang PT PNM Cabang Palembang, Deded Oktavi merinci saat ini di Kabupaten Muba telah ada sebanyak 10 unit PT PNM di Muba. “Dengan total nasabah sebanyak 50 ribu lebih yang tersebar di 9 Kecamatan di Muba,” bebernya.

    Lanjutnya, PT PNM yang merupakan perusahaan permodalan dan pinjaman usaha milik BUMN tersebut sangat konsen menyasar kaum perempuan atau ibu-ibu secara berkelompok di usia 18-56 tahun.

    “Sasaran kita pendampingan usaha ultramikro, dan saat ini progress di Muba sangat baik sekali,” tuturnya.

    Dalam kesempatan tersebut Pj Bupati Apriyadi Mahmud turut didampingi Plt Kepala Bappeda Muba Sunaryo SSTP MM, Kepala BPKAD Zabidi SE MM, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Irwan Sazili, Kabid Komunikasi Publik Kartiko Buwono SE MSi, dan Plt Kabag Prokopim Muba Muhammad Agung Perdana SSTP MSi.

  • Pengurus Baru IMMUBA Periode 2023-2025 Resmi Dilantik

    Pengurus Baru IMMUBA Periode 2023-2025 Resmi Dilantik

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG, – Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi MSi diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Iskandar Syahrianto melantik Pengurus Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin (IMMUBA) Periode 2023-2025, di Ballroom Grand Atyasa Convention & Center Palembang, Kamis (6/7/2023).

    Dalam pelantikan tersebut Arrahman Wahid dipercaya menjadi Ketua Umum IMMUBA Periode 2023-2025, menggantikan Vortuna Unmabsi Ketua Umum Periode 2021-2023.

    “Pada kesempatan ini kita melantik pengurus baru IMMUBA Periode 2023-2025, untuk itu dengan perasaan bangga dan gembira, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Muba mengucapkan selamat kepada pengurus IMMUBA yang baru dilantik, semoga dapat lebih meningkatkan kinerja organisasi di masa yang akan datang,” ujar Kepala Disdikbud Muba Iskandar Syahrianto dalam sambutannya.

    Iskandar berharap mahasiswa dapat mendukung program kerja pemerintah, dan menunjukkan kontribusi yang positif dalam membangun Muba.

    “Selain itu, dengan dilantik Pengurus IMMUBA ini diharapkan mampu membina kebersamaan masyarakat Muba. Kami yakin dan percaya bahwa dengan kebersamaan kita mampu berbuat banyak untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Muba di masa-masa yang akan datang,” imbuhnya.

    Ketua Umum IMMUBA Arrahman Wahid mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Muba yang telah memfasilitasi pelantikan Pengurus IMMUBA tersebut.

    “Terimakasih saya dipercaya untuk menyambung estafet kepemimpinan IMMUBA, untuk itu mohon dukungannya supaya kami bisa membangun organisasi ini menjadi lebih baik lagi,” ucapnya.

    Ia juga menyatakan siap melanjutkan program kerja pengurus periode sebelumnya, dan bersinergi dengan program Pemerintah Kabupaten Muba.

    “Tentu akan kami lanjutkan program kerja periode sebelumnya, dengan arahan dan bimbingan dari Pemerintah Kabupaten Muba,” pungkasnya.

    Hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya, Anggota DPRD Muba Iwan Aldes, Kasat Pol PP Muba Erdian Syahri, Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP diwakili Kabid Komunikasi Publik Kartiko Buwono, serta para pengurus IMMUBA periode sebelumnya.

  • 23 Juli Jamaah Haji Pulang Lahat

    23 Juli Jamaah Haji Pulang Lahat

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Jamaah haji Lahat kloter 13 PLM d!jadwalkan akan pulang ke tanah air pada tanggal 23 Juli 2023.

    Kabar ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian Kabupaten Lahat, H Rudi Darma Setiawan SE MM kepada lahatpos, Kamis 6 Juli 2023.

    “Tanggal 23 Juli, insya Allah kita akan pulang ke Lahat,” ujarnya.

    Juga disampaikan Pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Assalam Lahat, HM Rommy Oktarius Lc bahwa tanggal 21 Juli, jamaah haji meninggalkan Arab Saudi.

    Tanggal 22 Juli 2023 sampai di Palembang. Langsung menuju Asrama Haji Palembang. Kemudian, tanggal 23 Juli 2023 menuju Kabupaten Lahat.

    Saat ini jamaah haji Lahat masih berada di Kota Suci Makkah.

    Berbagai aktivitas yang dilakukan setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji kemarin, jamaah haji meningkatkan ibadah di Masjidil Harom.

    Selain itu mengikuti ziarah ke tempat tempat bersejarah dizaman Rasulullah SAW.

    Selanjutnya, jamaah haji Lahat kloter 13 PLM akan bertolak ke Madinah pada 12 Juli 2023.

    Di Madinah, jamaah haji Lahat akan melakukan ibadah di Masjid Nabawi. Ziarah ke makam Rasulullah SAW dan para sahabat.

    Sebelumnya, bertempat di pelataran Masjidil Haram Mekkah Al Mukaromah, para jemaah haji lansia Kloter 13 PLM disambut Bupati Lahat H Cik Ujang SH sesaat setelah melaksanakan Tawaf Ifadah, Sai dan Tahallul Tsani, Selasa, 4 Juli 2023 sekitar pukul 08.30 WSA.

    Tampak keceriaan di wajah para jemaah seolah tak ada jarak diantara Bapak H Cik Ujang SH dengan para jamaah.

    Canda tawa penuh kebahagiaan dalam nuansa penuh keakraban kekeluargaan sambil menyantap makanan KFC yang disediakan oleh Bapak H Cik Ujang SH.

    H Cik Ujang SH berpesan kepada para jamaah untuk tetap menjaga kesehatan, stamina tubuh dipertahankan, makan tepat waktu dan teratur.

    Banyak banyak mengkonsumsi air mineral atau air putih karena cuaca di Mekkah mencapai 42 derajat celcius.

  • Polda Sumsel Bongkar Sindikat Penipuan Jual Beras Online, Pelaku Narapidana di Lampung

    Polda Sumsel Bongkar Sindikat Penipuan Jual Beras Online, Pelaku Narapidana di Lampung

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel berhasil membongkar sindikat penjualan beras secara online. Korban ialah M. Mufasihin, warga Kota Palembang.

    Sedangkan pelaku diketahui berinisial OY (24), seorang narapidana (napi) yang sedang menjalani hukuman di Lampung dengan kasus pencabulan. Dalam menjalankan aksi, pelaku tidak sendiri.

    OY dibantu pelaku lainnya berinisial US (31) yang merupakan tunangan OY, dan satu pelaku lainnya seorang laki-laki berinisial FR (46). Mereka semua merupakan warga Lampung, dan ditangkap di rumahnya masing-masing.

    Wadir Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, kasus ini terungkap saat korban melapor dengan kerugian Rp85 juta.

    “Setelah diselidiki otaknya yakni OY yang merupakan narapidana di Lampung,” kata dia, Jumat (7/7/2023).

    Dikatakan Putu, kejadiannya berlangsung pada 8 Mei 2023. Saat itu, korban warga Sumatera Selatan (Sumsel) ingin membeli beras 10 ton lalu mempostingnya di Facebook.

    “Melihat postingan tersebut, OY berpura-pura menjadi pemilik gudang beras di Lampung,” ujar dia.

    Korban yang percaya, lalu mentransfer uang Rp85 juta ke rekening US. “OY mendapatkan bagian dari hasil tersebut Rp77 juta, sisanya untuk US dan FR,” terang dia.

    Saat ini pelaku OY sudah diperiksa oleh anggota. “Yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya, setelah selesai menjelani kasus sebelumnya pada Oktober ini, pelaku OY akan dikenakan kasus penipuan tersebut,” ungkapnya.

    Untuk peran pelaku US membukakan rekening dan FR mengambil uang hasil transfer dari korban tersebut.

    Atas ulahnya, para tersangka terancam pasal  Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat (1) Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016. Perubahan atas Undang -undang RI nomor 11 tahun 2008. Tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (ANA)

  • Antisipasi Virus Antraks, Pemprov Seleksi Ketar Sapi Yang Masuk ke Sumsel

    Antisipasi Virus Antraks, Pemprov Seleksi Ketar Sapi Yang Masuk ke Sumsel

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumsel memastikan jika di wilayah Sumsel belum ditemukannya kasus tertular Antraks pada sapi.

    “Sumsel bebas Antraks,” kata Ruzuan Effendi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatra Selatan, Jumat (7/7/2023).

    Oleh karena itu, Ruzuan mengatakan Pemprov Sumsel melakukan seleksi ketat terhadap sapi sapi yang masuk ke Sumsel.

    Kita terus berkomunikasi mengenai kualitas sapi yang masuk ke Sumsel bersama dokter hewan dan juga pemerintah kabupaten kota di Sumsel. Alhamdulillah sampai saat ini belum ditemukan adanya penyakit antraks pada sapi dan penularannya pada manusia di Sumsel. Ini tidak terlepas dari kebijakan yang kita terapkan,” kata Ruzuan Effendi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatra Selatan, Jumat (7/7/2023).

    Ia menjelaskan, sapi yang masuk ke Sumsel rata-rata berasal dari NTT dan Lampung. Sebelum masuk Sumsel, pihaknya sudah menetapkan aturan tegas yakni sapi harus dalam kondisi sehat dan sudah divaksin.

    Hal itu tidak lain sebagai upaya meminimalisir ditemukannya sapi berpenyakit sehingga masyarakat bisa tenang dan bisa mengkonsumsi daging sapi yang berkualitas.

    Aturan itu juga diberikan kepada peternak sapi yang ada di Sumsel. Apalagi pemerintah sudah rutin melakukan vaksinasi pada sapi, seperti belum lama ini vaksinasi PMK dan sebagainya. “Upaya kita ini dilakukan secara kontinyue. Kita tentunya tidak ingin jika sapi atau hewan peliharaan berpenyakit, karenanya pengawasan ketat kita lakukan,” tutupnya.

    Antraks adalah jenis penyakit infeksi yang sangat mudah menular dari hewan ternak ke manusia-manusia atau disebut dengan penyakit zoonosis. Seseorang bisa mengalami masalah kesehatan ini apabila menyentuh atau mengonsumsi daging dari hewan yang terserang antraks.

    Antraks sendiri merupakan gangguan kesehatan yang jarang terjadi, tetapi sangat serius. Penyakit ini terjadi karena infeksi bakteri Bacillus anthracis. Hingga kini, belum ada studi yang bisa membuktikan bahwa bakteri yang menjadi penyebab antraks bisa menular dari manusia ke manusia lainnya.

  • 5 Tips Iptu Jhoni Palapa Hindari Pelaku Kejahatan Jalanan

    5 Tips Iptu Jhoni Palapa Hindari Pelaku Kejahatan Jalanan

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Maraknya aksi pelaku kejahatan Jalan Jambret, dan Curat (Pencurian dengan kekerasan), tentunya sangatlah meresahkan masyarakat Palembang. Menyikapinya, masyarakat tetaplah selalu berhati-hati saat berpergian keluar rumah, apalagi pada jam-jam yang terbilang sepi dan melintasi tempat rawan.

    Ada beberapa tips agar kita tak menjadi korban pelaku kejahatan Jalan, hal ini diungkap Kasubnit Ospnal Ranmor Polrestabes, Palembang, Iptu Jhoni Palapa yang juga Katim Tim Beguyur Bae.

    Adapun tips tersebut:

    1. Kita saat berkendara motor (R2), tetap mengunakan spion, hal ini untuk melihat ke belakang, apakah ada yang mengikuti kita saat berkendara.

    2. Jika bersepeda pasti jangan sendirian, mungkin bisa berdua atau lebih. Agar teman dibelakang bisa mengawasi kita. Atau ada yang mengawal dari belakang teman yang mengendarai sepeda motor.

    3. Jangan membawa barang barang berharga didalam tas atau saat digunakan, seperti Hp dan lain-lain. Jika ingin membawa HP, pastikan menyimpannya dengan aman, di kantong celana, jangan di dalam tas.

    4. Jika berkendara motor, tas simpanlah dibawa jok atau bok. Jika tidak ada tas digantung posisi ke depan dada kita.

    5. Tetap lah mencurigai orang orang yang memepet kita secara mendadak. Jika memang tahu ada, stop jangan melanjutkan perjalanan. Bisa stop dikeramain atau pos polisi terdekat.

  • Diantar Tokoh Masyarakat, Zainudin Serahkan Berkas Balondes Sukaraja Baru

    Diantar Tokoh Masyarakat, Zainudin Serahkan Berkas Balondes Sukaraja Baru

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Sebagai bukti keseriusannya, Zainudin dengan diantar para tokoh masyarakat, menyerahkan berkas tahap satu Bakal Calon Kepala Desa (Balondes) Sukaraja Baru, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin.

    Berkas kelengkapan Bakal Calon Kades tahap satu yang diserahkan Zainudin ini, diterima langsung Ketua Panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Sukaraja Baru beserta anggota panitia, di Kantor Desa Sukaraja Baru, Jum’at (7/7/2023).

    Usai menyerahkan berkas Bakal Calon Kades tersebut, Zainudin mengungkapkan keseriusannya dalam mencalonkan diri menjadi Kepala Desa Sukaraja Baru.

    “Yang pertama ini merupakan panggilan kita untuk membangun Desa. Yang kedua, kita dipesankan dari para tokoh masyarakat, bahwa pemimpin yang niat baik pembangunan itu akan berkembang,” ungkap dia.

    Namun demikian, alasan utama Zainudin mencalonkan diri menjadi Kepala Desa karena ingin membangun Desanya. Mengingat pendidikan dan pengalaman yang pernah menjadi Kepala Desa, dan dirasa cukup untuk menjadi bekal dirinya mendedikasikan diri kepada Desa Sukaraja Baru.

    “Saya membawa Visi BERSATU yakni Bersih, Aman, Tertib dan Unggul berlandaskan Persatuan. Saya mengedepankan Persatuan sebab dengan adanya kekompakan, kebersamaan dan persatuan ini akan terwujud suatu Desa yang maju dan makmur bersama dan merata,” tegas dia.

    Mantan Kades Periode 2011-2017 ini, bertekad ingin Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan Bersih, Mewujudkan Pelayanan Yang Utama Kepada Masyarakat Melalui Program “Hallo Pak Kades”.

    Kemudian, Mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Yang Berkualitas dan Unggul Melalui Program Seni Adat, Program Pendidikan dan Program Pelatihan.

    Membangun Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Yang Berkeadilan Melalui Program Dana Desa, dan Memperkuat Pembangunan Infrastruktur Yang Berkelanjutan Dengan Menyelaraskan Program Pemerintah.

    “Semoga dengan niat saya yang tulus, dengan berbekal pengalaman yang saya miliki. Mudah-mudahan kalau nanti saya terpilih, saya akan mengabdikan diri saya sebagai pelayan masyarakat Desa Sukaraja Baru,” tegas dia. (ANA)

  • Honorer Disdikbud Tertangkap Bawa Sabu saat Kendarai Motor Plat Merah

    Honorer Disdikbud Tertangkap Bawa Sabu saat Kendarai Motor Plat Merah

    SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Ari Anggara (35), pegawai honorer di Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Empat Lawang, diringkus Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Empat Lawang. Dia ditangkap karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu.

    Warga Jalan Pembangunan SMA I, Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, ditangkap Satres Narkoba pada Kamis kemarin, 6 Juli 2023, sekitar pukul 13.00 WIB.

    Dia diamankan saat tengah mengendarai motor dinas plat merah di pinggir Jalan Lintas Tebing Tinggi Lubuk Linggau, Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, Kecamatan Tinggi, Empat Lawang.

    Kapolres Empat Lawang, AKBP Helda Prayitno, melalui Kasi Humas Iptu Salpia Wardi, didampaingi Kasat Narkoba AKP Rudin Suprianto, mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat.

    Bahwa ada seorang laki-laki diduga kurir narkotika jenis sabu akan melintas di jalan lintas Tebing Tinggi menuju Lubuk Linggau, tepatnya disekitar Pasar Tebing Tinggi, pada Kamis siang (6/7/2023).

    Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota langsung melakukan penyelidikan. Setelah itu, pada sekitar pukul 13.00 WIB, anggota opsnal langsung melakukan pembuntutan terhadap satu orang laki-laki yang mencurigakan.

    Satu orang yang menunjukkan gelagat mencurigakan, ketika itu tengah mengendarai sepeda motor Suzuki Smash warna hitam dengan plat merah. Dengan sigap, petugas langsung menghentikan pengendara tersebut.

    Selanjutnya terhadap laki-laki itu dilakukan penggeledahan badan, pakaian dan kendaraan. Ketika digeledah, ditemukan satu paket yang diduga narkotika Gol I Tanaman Jenis Sabu, dengan berat bruto 0,21 gram, dibungkus plastik klip transparan di dalam kantong celana belakang sebelah kiri.

    “Setelah diintrogasi pelaku mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya,” ungkap Salpia, Jum’at (7/7/2023).

    Menurut pengakuan tersangka, dia mendapatkan barang haram tersebut dengan membelinya dari seorang pria inisial AS, warga Desa Baturaja Lama, Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang.

    Selanjutnya, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut pelaku dan barang bukti dibawa ke ruang ke Sat Res Narkoba Polres Empat Lawang. Adapun barang bukti yang diamankan ialah satu paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,21 gram.

    Kemudian satu unit sepeda motor Suzuki Smash warna hitam beserta kunci kontak dengan Nomor Polisi (Nopol) 4403 SZ, satu buah celana Jeans pendek warna abu-abu, dan satu unit Handphone merk VIVO 25 Pro warna hitam. (ANA)

  • Wapres Ingin Generasi Muda Bebas Stunting dan ‘Guncang Dunia’

    Wapres Ingin Generasi Muda Bebas Stunting dan ‘Guncang Dunia’

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Berikut adalah sebuah kalimat legenda yang sempat dipekikkan oleh bapak bangsa, Bung Karno.

    Melalui semangat tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin pun ingin membangkitkan kembali semangat kepemudaan melalui sumber daya manusia yang sehat untuk membangun bangsa dan negara.

    “Presiden Soekarno pernah berujar, ‘Beri aku 10 pemuda, niscaya akan aku guncang dunia’. Saya pun meyakini, insya Allah, generasi muda Indonesia mampu menghasilkan karya dan prestasi yang mengguncangkan dunia,”  tegas Wapres, saat menghadiri Puncak peringatan ke-30 Hari Keluarga Nasional (Harganas), di Banyuasin, Kamis (6/7/2023).

    Wapres menilai, pemuda hebat ini dapat tumbuh dari anak-anak yang diasuh dan dididik oleh keluarga yang kuat. Oleh karena itu, peran keluarga bagi masyarakat dan negara sangat penting. “Keluarga sebagai sel esensial utama dari masyarakat”.

    “Secara internal, keluarga melahirkan generasi sehat. Secara eksternal, keluarga menumbuhkan masyarakat dan negara yang hebat,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Wapres juga menuturkan bahwa masyarakat yang rapuh salah beberapa diantaranya ditandai oleh tingginya prevalensi stunting, maupun karakteristik kerapuhan lainnya seperti sikap saling curiga, sulit bekerja sama, kurang memperjuangkan kejujuran, dan melapuknya nilai-nilai integritas. Hal tersebut pun salah satunya dapat terjadi dari keroposnya bangunan pada tingkat keluarga.

    Untuk itu, pada peringatan Harganas ke-30, Wapres mengingatkan kepada semua lapisan masyarakat untuk memperkuat peran di dalam keluarga, agar menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan dapat berjuang mengisi kemerdekaan bangsa.

    “Maka pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 ini, saya titip kepada seluruh keluarga Indonesia untuk terus memperkokoh peranan keluarga dalam mencetak generasi penerus yang bebas stunting, fisiknya, mentalnya maupun kehidupannya. Kelak mereka menjadi generasi yang mampu mengguncang dunia, seperti yang diucapkan oleh Presiden Soekarno,” tegas Wapres. (ANA)

  • Cegah Stunting, Wapres: Prioritaskan Gizi Anak dan Sanitasi

    Cegah Stunting, Wapres: Prioritaskan Gizi Anak dan Sanitasi

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Statistik PBB 2020 mencatat, lebih dari 149 juta (22 persen) balita di seluruh dunia mengalami stunting, dengan 6,3 juta di antaranya berasal Indonesia. Menurut UNICEF, stunting disebabkan anak kekurangan gizi dalam dua tahun usianya, ibu kekurangan nutrisi saat kehamilan, dan sanitasi yang buruk.

    Saat ini, prevalensi stunting di Indonesia adalah 21,6 persen sementara target yang ingin dicapai adalah 14 persen pada 2024. Untuk itu, diperlukan upaya bersama untuk mencapai target yang telah ditetapkan, salah satunya dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.

    “Keluarga menjadi aktor kunci dalam mengatasi sebab-sebab stunting tersebut. Keluarga mesti memiliki kesadaran untuk memprioritaskan pemenuhan  asupan gizi dan pengasuhan anak secara layak, termasuk menjaga kebersihan tempat tinggal dan lingkungan,” tegas Wakil Presiden (Wapres) Indonesia, Ma’ruf Amin, ketika menghadiri Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 2023, di Halaman Kantor Bupati Banyuasin, Kamis (6/7/2023).

    Wapres mengingatkan, masalah stunting bukan semata persoalan tinggi badan, namun yang lebih buruk adalah dampaknya terhadap kualitas hidup individu akibat munculnya penyakit kronis, ketertinggalan dalam kecerdasan, dan kalah dalam persaingan.

    “Anak stunting memiliki badan dan otak yang stunting. Anak stunting memiliki kehidupan yang stunting pula,” ujar Wapres, mengutip UNICEF.

    Selain itu, tambahnya, dampak penuh dari stunting di masa kecil kemungkinan baru terjadi pada tahun-tahun yang akan datang, dan dikhawatirkan sudah terlambat untuk diatasi.

    “Oleh sebab itu, kita mesti serius melakukan upaya menurunkan angka stunting di negara kita,” tegasnya kembali.

    Terkait makanan bergizi untuk memenuhi kebutuhan keluarga, Wapres menekankan, Indonesia sangat kaya akan potensi pangan lokal. Untuk itu, ia meminta potensi tersebut harus dioptimalkan pemanfaatannya mulai dari tingkat keluarga.

    “Bagi keluarga yang memiliki anak remaja, agar dipastikan remaja kita mempunyai perilaku hidup dan pergaulan yang sehat,” imbaunya.

    Di sisi lain, Wapres mengingatkan, saat ini  pernikahan anak masih relatif tinggi. Untuk itu, ia menegaskan agar pernikahan anak harus dihindari karena lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya, termasuk berisiko lebih tinggi menghasilkan anak stunting.

    “Saya juga meminta keluarga untuk memanfaatkan layanan di posyandu dan puskesmas untuk memantau kesehatan ibu hamil, serta pertumbuhan dan perkembangan anak,” pinta Wapres.

    “Selain itu, saya harap keluarga Indonesia terus memperkaya pengetahuan tentang pemenuhan gizi dan pengasuhan anak agar optimal. Saya minta petugas kesehatan untuk menyediakan informasi yang mudah dipahami dan lengkap terkait hal tersebut, baik secara langsung maupun melalui portal-portal digital,” tambahnya.

    Menutup sambutannya, Wapres berpesan agar seluruh keluarga Indonesia terus meningkatkan peran untuk mewujudkan Indonesia bebas dari stunting.

    “Maka pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 ini, saya titip kepada seluruh keluarga Indonesia untuk terus memperkokoh peranan keluarga dalam mencetak generasi penerus yang bebas stunting, fisiknya, mentalnya maupun kehidupannya. Kelak mereka menjadi generasi yang mampu mengguncang dunia, seperti yang diucapkan Presiden Soekarno,” jelasnya.

    Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan, Sumsel khususnya Kabupaten Banyuasin, ditunjuk sebagai Tuan Rumah Peringatan Harganas ke-30  atas prestasinya yang telah berhasil menurunkan angka stunting di daerah tersebut, yakni dari 24 persen menjadi 18,6 persen.

    “Angka ini didapat bukan serta merta hadir begitu saja, tapi berkat kerjasama dan goto royong dan pembinaan dari BKKBN, Menkes, juga tentu kekuatan para bupati dan walikota, serta tim penggerak PKKnya. Ini tentu kerja nyata yang berhasil di hargai,” ungkapnya.

    Sementara, Kepala Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengungkapkan, bahwa tantangan yang dihadapi keluarga Indonesia saat ini bukanlah ledakan penduduk, melainkan masih terjadinya kesenjangan dan bagaimana meningkatkan kualitas, khususnya percepatan penurunan stunting.

    “Untuk itu Harganas tahun 2023 ini mengusung tema ‘Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju’,” sebutnya.

    Sebagai informasi, Harganas dicanangkan Presiden Soeharto pada 29 Juni 1993 di Provinsi Lampung. Pada 15 September 2014, diterbitkan Keputusan Presiden RI Nomor 39 tahun 2014 yang menetapkan tanggal 29 Juni sebagai Harganas.

    Mengambil tema “Menuju Keluarga Bebas Stunting, Untuk Indonesia Maju”, peringatan Harganas tahun ini diikuti kerja keras pemerintah dan berbagai pihak dalam upaya melakukan percepatan penurunan stunting.

    Pemerintah telah menargetkan  prevalensi stunting menjadi 14 persen tahun 2024, dimana pada 2019 mencapai 27,6 persen (Riset Kesehatan Dasar 2019) dan di 2023 turun menjadi 21,6 persen. (ANA)

  • Delima Tatung Tampil Mempesona di Malam Kedua Panggung Maestro 2023

    Delima Tatung Tampil Mempesona di Malam Kedua Panggung Maestro 2023

    SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Malam kedua tampil di Panggung Maestro 2023, Hj Delima Abdul Rozak tidak menampakkan kelelahan. Putri almarhum Residen Abdul Rozak ini, tampil mempesona, di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis malam (6/7/2023).

    Delima muncul ke panggung didampingi putri sulung Sukainah almarhum, Reni Rosad Irman, sang pencipta tari Gending Sriwijaya yang juga penari Istana.

    Delima tampil didaulat menari bersama delapan penari lainnya, yang berasal dari Palembang dan Jakarta dan Ely Rudi penari terkenal Palembang lainnya.

    Panggung Maestro, 2023 merupakan persembahan Yayasan Taut Seni (YTS)  bekerjasama dengan Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, didukung oleh Galeri Indonesia Kaya dan Group Purnati Indonesia.

    Penampilan Delima pada panggung Maestro ini menurut salah satu penggagas Panggung Maestro, Restu Imansari Kusumaningrum, adalah sebuah bentuk apresiasi bagi para maestro yang telah mendedikasikan hidupnya untuk menjaga dan merawat kesenian tradisional Indonesia, serta menjadi garda terdepan dalam upaya pelestarian warisan seni dan budaya bangsa.

    Perhelatan ini, kata dia, sebetulnya sudah direncanakan sejak 2020, namun terkendalan COVID-19  sehingga baru terlaksana saat ini.

    Untuk tahap pertama, kata Restu ada tiga daerah yang akan tampil. Masing-masing, Sumatera Selatan, Aceh dan Cirebon, Jawa Barat.

    Sumsel menampilkan tarian Gending Sriwijaya, Aceh tari Rapai Pasee dan tari Seudati. Sementara Cirebon menampilkan Tari Topeng dan Dalang.

    Delima kepada wartawan mengatakan rasa bahagian dan bangganya bisa kembali menarikan Gending Sriwijaya didepan halayak ramai setelah 73 tahun tidak melakukannya.

    “Saya seperti bernostalgia karena sudah sekitar 73 tahun saya tidak menarikannya,” kata Delima yang mengenakan Pak Sangkong pakaian adat Sumatera Selatan.

    Kepada generasi muda dia berpesan agar tetap melestatikan warisan budaya agar tidak hilang karena modernisasi saat ini.

    Menurut Restu Panggung Maestro 2023  merupakan bentuk apresiasi bagi para maestro yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kesenian tradisiona

    Beberapa tokoh seniman Indonesia yang hadir menyaksikan Panggung Maestro 2023. Diantara Guruh Soekarno Putra, Niniek L Karim dan Yayang C Noor.

    Panggung Maestro 2023 diselenggarakan selama dua hari sejak 5-6 Juli 2023. (ANA)

  • Bupati Banyuasin Punya Tugas Penting dari Wapres Turunkan Angka Stunting

    Bupati Banyuasin Punya Tugas Penting dari Wapres Turunkan Angka Stunting

    SUARAPUBLIK.ID, BANYUASIN – Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) tahun 2023 berlangsung di Halaman Kantor Bupati Banyuasin hari ini, Kamis (6/7/2023). Harganas di Banyuasin turut dihadiri Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, beserta Gubernur, Wakil Gubernur dan Bupati/Walikota, serta ratusan instansi se-Indonesia.

    Dalam kesempatan ini, Bupati Banyuasin, Askolani, dan Gubernur Sumsel Herman Deru, dikukuhkan sebagai Duta Bapak Asuh Stunting yang langsung dilakukan Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo.

    Dalam sambutannya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, mengajak seluruh pihak untuk berperan aktif dan saling bergotong royong menurunkan angka kekerdilan pada anak (stunting), sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

    “Seribu hari awal kehidupan sebagai usia emas manusia Indonesia. Oleh karena itu, marilah kita sungguh-sungguh mengentaskan stunting demi Indonesia jaya dan demi manusia Indonesia yang unggul di tahun 2045,” kata dia.

    Ditambahkan dia, Pemerintah Pusat telah menargetkan angka maksimum stunting di Indonesia menurun pada 2024 sebesar 14 persen. “Kita terus berupaya agar Stunting ini akan terus turun,” jelas dia.

    Sementara itu Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo dalam laporannya mengatakan, peringatan Harganas adalah momentum baik untuk merefleksikan pentingnya institusi terkecil dalam suatu masyarakat, yaitu keluarga.

    “Suatu bangsa, suatu negara, atau masyarakat luas tidak akan memiliki populasi yang produktif jika para keluarganya tidak berkualitas,” beber dia.

    Dalam kesempatan yang sama, dilangsungkan juga penyerahan telur secara simbolis dan peninjauan langsung bedah rumah di Desa Rimba Balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.

    Bupati Banyuasin Askolani mengatakan, Rumah tersebut merupakan Pilot Projek untuk menjadi percontohan rumah yang bebas stunting, dengan menggunakan anggaran secara gotong royong.

    “Ini dibangun non APBD yang mana bersumber dari patungan mulai dari Kepala Dinas, Camat, Kades, Perusahaan melalui dana CSR hingga masyarakat secara sukarela, Alhamdulillah baru beberapa nanti akan kita lanjutkan,” jelas dia, saat dibincangi usai meninjau bedah rumah bersama Wapres.

    Dirinya menambahkan, sebagai acuan dalam pencegahan stunting di Kabupaten Banyuasin Pemerintah sudah mencanangkan melalui 7 Program Prioritas dan 12 Gerakan Bersama masyarakat yang berkaitan dengan pencegahan Stunting.

    “Dengan program dan gerakan ini selaras dengan aspek jasmani, dan rohani untuk anak-anak juga harus dibekali dengan pendidikan yang berkualitas sebagai modal pembangunan bangsa,” jelas dia. (ANA)

  • Amir dan Istri Bahagia Dibangun Rumah Layak Huni oleh Pj Bupati Apriyadi

    Amir dan Istri Bahagia Dibangun Rumah Layak Huni oleh Pj Bupati Apriyadi

    SUARAPUBLIK.ID, MUBA- Upaya menuntaskan kemiskinan ekstrem di Bumi Serasan Sekate dari semua lini terus dimaksimalkan Pj Bupati Apriyadi Mahmud.

    Kali ini, mantan Kadinsos Pemprov Sumsel tersebut mengucurkan dana APBD dengan membedah rumah warga prasejahtera melalui program Pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

    Sedikitnya tujuh unit rumah warga berpenghasilan rendah atau kalangan prasejahtera disasar untuk pembangunan supaya layak huni.

    “Kami sangat bersyukur dapat bantuan pembangunan rumah dari Pak Bupati Apriyadi,” ungkap Amir (53) salah satu warga Desa Epil Kecamatan Lais saat menerima kedatangan Pj Bupati Apriyadi Mahmud dan Pj Ketua TP PKK Asna Aini di sela meninjau Pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Kamis (6/7/2023).

    Ia menceritakan, dirinya bersama istri dan anak berjumlah 5 orang sudah sejak puluhan tahun bertempat tinggal di kediamannya yang tidak layak huni.

    “Kalau hujan kami khawatir angin merobohkan rumah ini, sekarang Alhamdulillah dengan perbaikan ini rumah kami bisa layak huni,” ucapnya.

    Tidak hanya Amir, warga Desa Epil lainnya yang mendapatkan bantuan bedah rumah BSPS yakni Mulyadi (65) yang juga bahagia mendapatkan bantuan bedah rumah.

    Pj Bupati Apriyadi Mahmud menceritakan, Pemkab Muba terus memaksimalkan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem dan salah satunya dengan program program bedah rumah.

    “Jadi kita sistemnya keroyokan, tidak hanya lewat Dinas Perkim tetapi bantuan bedah rumah juga disalurkan lewat Baznas Muba,” terangnya.

    Ia menambahkan, upaya lain pengentasan kemiskinan ekstrem di Muba yakni Pemkab Muba mengucurkan basic income dengan total sebesar Rp32 Miliar yang akan disalurkan ke warga prasejahtera di Muba.

    “Program basic income ini sudah dianggarkan dan akan direalisasikan selama enam bulan ke depan kepada warga yang masuk kategori miskin ekstrem,” bebernya.

    Lanjutnya, upaya upaya tersebut dilakukan tidak lain untuk mempercepat penuntasan kemiskinan ekstrem di Muba. “Akan terus kita kebut dan menyasar langsung warga yang berhak mendapatkan bantuan,” tandasnya.

    Pada lawatan ke Kecamatan Lais ini selain meninjau Pembangunan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Epil, juga berkesempatan memastikan progres lanjutan pembangunan Masjid Al-Hurriyah di Dusun II Desa Lais Kecamatan Lais berjalan baik.

    “Alhamdulillah sekarang sudah berjalan, dan mudah-mudahan cepat selesai,” kata Pj Bupati Muba di sela peninjuan.

    Sementara itu Camat Lais Marsopi yang turut mendampingi peninjauan tersebut mengatakan lanjutan pembangunan masjid ini seluruhnya merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Muba. Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Muba kepada masyarakat Lais.

    “Terimakasih Bapak Pj Bupati bersama Ibu sudah berkesempatan hadir meninjau program kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Lais, terimakasih juga tadi dari Dinas Sosial menyerahkan paket sembako untuk seluruh penerima Program BSPS,” ucap Marsopi.

  • Herman Deru   Ajak  Pengurus Kerukunan Bubuhan Banjarmasin Sinergi Percepat  Pembangunan Sumse

    Herman Deru   Ajak  Pengurus Kerukunan Bubuhan Banjarmasin Sinergi Percepat  Pembangunan Sumse

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumsel yang juga selaku  Pembina Pengurus Wilayah Kerukunan Bubuhan Banjarmasin (KBB) Sumsel, H Herman Deru menghadiri Halal Bihallal dan Pelantikan Pengurus Wilayah Kerukunan KBB Prov. Sumsel, bertempat di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu (5/7).

    Pelantikan Pengurus Wilayah KBB Prov. Sumsel tersebut dilantik langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dalam hal ini juga sebagai Ketua Umum KBB H Sahbirin Noor.

    Dalam arahannya Herman Deru mengatakan, keberadaan Pengurus Wilayah KBB di Sumsel ini  diharapkan mampu berkontribusi mempercepat Sumsel Maju Untuk Semua tanpa meninggalkan ciri khas dan budaya dari Banjarmasin.

    “Sumsel dan Banjarmasin ataupun Kalsel ini orangnya, kosakatanya hampir sama yang kita perlu menjaga keukhuwan ini yang kita harap para masyarakat Sumsel yang berasal dari Banjar ini bisa menyumbangkan fikirannya berkontribusi majukan Sumatera Selatan,” kata Herman Deru.

    Dia menyebut di Sumsel ini terdapat berbagai macam suku dari berbagai daerah. Meski demikian Sumsel tetap  menjadi daerah dengan status zero konflik. Ini juga menurutnya tidak terlepas dari peran KBB yang aktif menjaga kerukunan antas suku di Sumsel.

    “Di Sumsel ini ada 9 suku asli. Ditambah dengan suku  datangan kurang lebih ada 70 suku. Ahamdulillah banyaknya suku di Sumsel ini semuanya rukun dan silaturahminya bagus. Nah ini kita harap KBB bisa membuat zero konflik di Sumsel ini tetap baik, keharmonian ini harus kita jaga,” ujarnya.

    Meskipun berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan pengurus wilayah KBB diminta Herman Deru untuk melestarikan kearifan lokal Sumsel.

    “Kita punya perda kearifan lokal. pengurus KBB saya harap tidak meninggakan budaya dari tanah leluhur kita,” harapnya.

    Diakhir sambutannya Herman Deru menilai karakter masyarakat Sumsel dan Kalsel mempunyai kesamaan yakni suportivitasnya. Untuk itu dia yakin dan percaya masyarakat Sumsel asal Banjar dan masyarakat asli Sumsel bisa terus rukun dalam memajukan daerah.

    “Karakter sama adalah sportivitasnya, pantang menyerah kita bergandengan tangan saja memajukan daerah,” tandasnya.

    Sementara itu Gubernur Kalsel yang juga selaku Ketua Umum KBB

    H Sahbirin Noor berharap keberadaan KKB di Sumsel dapat memperkenalkan budaya Banjar di Sumsel, hidup rukun dan  berkontribusi memajukan Sumsel.

    “Kita harap warga Banjar di Sumsel ini memiliki prinsip dimana bumi dipijak disitulah langit dijunjung, rukun-rukun bersama masyarakat Sumsel berikan kontribusi yang bermanfaat untuk Sumsel jangan sampai nama Banjar menjadi rusak karena sikap kita yang kurang baik, yang terpenting jangan tinggalkan budaya Banjar perkenalkan dengan masyarakat Sumsel,” kata Sahbirin.

    Menurut Sahbirin organisasi KBB di Sumsel tepat menjadi wadah diskusi untuk membangun Sumsel.

    “Kami sangat bangga tentunya banyak tokoh-tokoh dari Banjar ini yang tersebar di seluruh Indonesia termasuk Sumsel, kami yakin mereka ini mampu berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan daerah tempat mereka tinggal. Tentu melalui wadah kerukunan banjar kita dapat menumbuhkan nilai-nilai kerukunan,” pungkasnya.

  • Jelang Idul Adha 1444 H Pemerintah Gelar Gerakan Pangan Murah, Inflasi Sumatera Selatan Terjaga di Bawah Nasional pada Juni 2023

    Jelang Idul Adha 1444 H Pemerintah Gelar Gerakan Pangan Murah, Inflasi Sumatera Selatan Terjaga di Bawah Nasional pada Juni 2023

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sesuai dengan rilis inflasi Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Juni 2023 mengalami inflasi sebesar 0,39% (mtm), dari sebelumnya mengalami deflasi sebesar -0,04% (mtm) pada bulan Mei 2023. Inflasi ini terutama bersumber dari inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,19% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan, realisasi inflasi gabungan 2 Kota IHK Provinsi Sumatera Selatan tercatat sebesar 2,87% (yoy). Realisasi inflasi Sumatera Selatan ini berada di bawah inflasi nasional yang tercatat sebesar 3,52% (yoy).

    Inflasi pada bulan laporan utamanya disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,37% (mtm). Faktor utama pendorong inflasi pada kelompok ini adalah peningkatan harga daging ayam ras dan telur ayam ras dengan andil masing-masing sebesar 0,144% (mtm) dan 0,048% (mtm). Peningkatan harga pada kedua komoditas ini sejalan dengan kenaikan harga pakan ternak seiring dengan meningkatnya harga jagung dan bekatul. Inflasi pada kelompok ini juga turut didorong oleh kenaikan harga komoditas beras dan jeruk yang masing-masing disebabkan oleh berkurangnya jumlah pasokan jelang periode akhir masa panen serta peningkatan permintaan pada periode HBKN Idul Adha 1444 H / 2023 M. Inflasi bulan Juni juga disumbang oleh kenaikan tarif angkutan udara sebagai dampak dari periode libur sekolah dan cuti bersama dalam rangka HBKN Idul Adha.

    Terjaganya inflasi Sumatera Selatan pada momen HBKN Idul Adha ini sebagai buah dari upaya berbagai pihak dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Hal ini salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Bank Indonesia dan stakeholder terkait. Kegiatan ini dilakukan secara serentak pada 342 titik di 301 Kab/Kota se-Indonesia dan berhasil memecahkan rekor Musem Rekor Indonesia (MURI) sebagai Gerakan Pangan Murah terbanyak. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, dalam sambutannya di Launching GPM serentak yang disiarkan langsung dari Hotel Borobudur Jakarta (26/06) menyampaikan bahwa GPM ini menjadi aksi nyata peran seluruh pihak dalam menjaga inflasi pangan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi pelaku usaha pangan petani dan peternak.

    Turut hadir pada kesempatan tersebut Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono, yang menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya GPM serentak nasional ini. Dirinya menyebut, tekanan inflasi nasional yang menurun ke dalam target lebih cepat dari prakiraan merupakan buah konsistensi dari bauran kebijakan dan koordinasi bersama berbagai pihak termasuk diantaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Koordinasi Perekonomian melalui TPIP dan TPID. Doni juga menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung gerakan ini, Bank Indonesia berkomitmen untuk mendukung GPM ini melalui 46 kantor perwakilan yang tersebar di beberapa Provinsi dan Kab/Kota. GPM ini juga sejalan dengan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang dicanangkan sejak tahun 2022. Semoga gerakan ini dapat mengendalikan inflasi demi kesejahtreraan rakyat.

    Kegiatan GPM serentak nasional berlangsung pada 26 – 27 Juni 2023. Di Sumatera Selatan sendiri kegiatan diadakan di enam titik lokasi, dengan launching di Depan Halaman Masjid Al-Askariyah Lanud Sri Mulyono Herlambang Talang Betutu Kota Palembang. Kegiatan GPM tersebut disambut antusias masyarakat Kota Palembang, terbukti dengan banyaknya masyarakat yang mengantri untuk membeli pangan murah seperti beras, minyak goreng, telur, daging dan tepung. Dari awal buka hingga pukul 10.30 WIB masih banyak warga yang mengantri untuk mendapatkan pangan murah ini.

    Sejalan dengan terjaganya inflasi Sumatera Selatan pada Juni 2023, Survei Konsumen Bank Indonesia juga menunjukkan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi yang masih tercatat optimis pada Juni 2023 ditunjukkan dari angka indeks yang lebih besar dari 100. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE), Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan Juni 2023 tercatat masing-masing sebesar 131,22; 144,44; dan 137,83. Masyarakat masih optimis bahwa kondisi perekonomian pada 6 bulan ke depan akan tetap kuat, baik dari aspek kegiatan usaha, peningkatan penghasilan, maupun ketersediaan lapangan kerja

    Sebagai langkah lanjutan untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan inflasi ke depan, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juni 2023 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) 5,75%. Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan mitra strategis lainnya, salah satunya terkait koordinasi dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) yang terus dilanjutkan melalui penguatan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah. Akselerasi digitalisasi sistem pembayaran terus didorong untuk perluasan ekonomi dan keuangan digital dan penguatan stabilitas sistem dan layanan pembayaran. Bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran Bank Indonesia tersebut terus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

  • Pemkot Palembang Dapat Program Hibah dari World Bank Terkait Penanganan Sampah

    Pemkot Palembang Dapat Program Hibah dari World Bank Terkait Penanganan Sampah

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Penuntasan permasalahan sampah melalui pengelolaan sampah di kota Palembang hingga saat ini nampaknya terus digenacarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

    Tingginya sampah yang dihasilkan kota Palembang yang mencapai 1.300 per-hari menjadi alasan khusus Walikota Palembang, H. Harnojoyo.

    Beriringan dengan hal tersebut, Pemkot Palembang juga mendapatkan sebuah titik terang terkait pengelolaan sampah itu sendiri.

    Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dirjen sengaja melakukan kunjungan kerja dalam Rangka Penyamaan Pemahaman Terhadap Pengelolaan Persampahan dan Feasibility Study (FS)

    “Kehadiran ini terkait dengan penanganan sampah, program Hibah dari World Bank,” kata Walikota Palembang, H. Harnojoyo di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Kamis (06/07).

    Harnojoyo mengungkapkan, bahwa program yang rencana akan dilakukan tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah kota Palembang terhadap penanganan sampah.

    “Untuk rencana program ini, tadi kita diminta terkait ketersediaan lahan. Dan lahannya kita sudah siap. Kemudian terkait dengan dukungan anggaran,” ungkapnya.

    Diutarakan Harnojoyo, Pemerintah kota Palembang juga sudah memiliki pengalaman akan hal-hal yang berkaitan dengan sampah, salah satunya yakni dengan adanya Incenerator dengan kapasitas 1000 ton.

    “Potensi sampah di Palembang ini sudah melebihi dari itu, yakni 1200 hingga 1300 ton.Jadi, walaupun kita mempunyai Insenerator 1000 ton, pastinya sampah ini masih ada sisa sampah,” ujarnya.

    Walikota Palembang dua periode itu berharap, dengan akan adanya program yang direncakana tersebut, potensi sampah yang dinilai cukup besar, kedepan dapat segera teratasi.

    “Kita berkeinginan, kota Palembang ini benar-benar dapat Clear and Clean terkait dengan sampah,” pungkasnya.

  • Angka Stunting di OKI Turun Signifikan, Berkurang 17 Persen Dalam Setahun

    Angka Stunting di OKI Turun Signifikan, Berkurang 17 Persen Dalam Setahun

    SUARAPUBLIK.ID, OKI – Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Iskandar, menerima penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya 2023. Penghargaan ini diberikan atas dedikasinya menurunkan status stunting secara signifikan di Ogan Komering Ilir, dari 32,2 persen pada tahun 2021 menjadi 15,1 persen di tahun 2022 atau berkurang sebanyak 17,1 persen.

    Pemberian penghargaan diserahkan langsung Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin pada Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 di Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (6/7/2023).

    Dalam sambutannya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, stunting merupakan salah satu tanda masyarakat yang rapuh.

    “Masyarakat yang rapuh, baik ditandai oleh tingginya prevalensi stunting maupun karakteristik kerapuhan lainnya, seperti sikap saling curiga, sulit bekerja sama, kurang memperjuangkan kejujuran, dan melapuknya nilai-nilai integritas, merupakan cermin dari keroposnya bangunan pada tingkat keluarga,” kata Ma’ruf.

    Peran keluarga dalam mencetak generasi penerus bebas stunting menurut Wapres perlu diperkuat. “Prevalensi stunting di Indonesia saat ini mencapai 21,6 persen, sementara pada 2024 prevalensi stunting ditargetkan menjadi 14 persen,” ujar Wapres.

    Bupati OKI, Iskandar, mengatakan penurunan stunting signifikan di Ogan Komering Ilir berkat upaya konvergensi seluruh stakeholder.

    “Kita menggerakan seluruh stakeholder dari tingkat desa hingga Kabupaten karena perlu Kerja kolektif untuk mengintervensi angka stunting,” ujar Iskandar.

    Iskandar mengatakan, di awal kepemimpinan angka stunting di OKI  tertinggi di Sumsel. “Pernah di angka 36 Persen pada tahun 2016 artinya, dari 5 kelahiran anak, 3 orangnya stunting,” ujarnya.

    Untuk itu, berbagai langkah dilakukan untuk mengintervensi tingginya kasus stunting di Ogan Komering Ilir.

    “Kita mulai dari hulu dengan mengedukasi para calon pengantin, remaja, dan pasangan usia subur untuk diperiksa kesehatan atau menunda kehamilan jika beresiko,” terang Iskandar.

    Upaya konkret lainnya tambah dia melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK). “Ada 1.806 personil Pendamping Keluarga yang mendampingi keluarga beresiko stunting terdiri dari Kader PKK, Bidan Desa, Kader KB,” paparnya.

    Selain sektor kesehatan, intervensi dilakukan melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), yaitu pengembangan rumah pangan yang dibangun dalam suatu dusun, desa, kecamatan dengan memanfaatkan pekarangan, serta dukungan dari pemerintah dan desa terhadap ketersediaan sanitasi, air bersih serta insentif kepada para kader penggerak posyandu melalui dana desa.

    Kerja kolektif itu tambah dia menghasilkan indikator positif berupa menurunnya angka stunting, menurunnya angka kematian ibu dan bayi menjadi 1 kasus serta meningkatnya angka harapan hidup masyarakat OKI menjadi 69 tahun pada tahun 2022. (ANA)

  • Pria yang Hilang di Sungai Selangis Sudah Ketemu

    Pria yang Hilang di Sungai Selangis Sudah Ketemu

    SUARAPUBLIK.ID, LAHAT – Pria yang hilang diduga terbawa arus Sungai Selangis, akhirnya ditemukan. Sayangnya, kondisinya sudah meninggal dunia. Pria tersebut bernama Seteinhar 45 Tahun Warga Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kabupaten Lahat.

    Kesehari hari Seteinhar sebagai petani di Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat.

    Begitu Seteinhar dinyatakan hilang pada Rabu 5 Juli 2023 di Sungai Selangis Kecamatan Gumay Ulu, semua petugas berupaya mencari keberadaannya. Termasuk semua pihak baik dari TNI dan Polri, Basarnas dan BPBD juga ikut turun melakukan pencarian.

    Alhasil, jasad Seteinhar berhasil ditemukan di pinggir aliran Sungai Are, ataran arahan due, Desa Sumber Karya. Ditemukan pada hari Kamis, tanggal 6 Juli 2023 sekitar jam 10.00 WIB.

    Danramil Pulau Pinang Kapten Inf Sudarno menerangkan, saat ditemukan oleh warga, kondisi korban masih dalam keadaan utuh tanpa ada bagian tubuh yang hilang.

    Namun kondisi tubuh sudah mulai membengkak namun belum mengeluarkan bau. Untuk jenazah kemungkinan dibawa ke alamat asal di Desa Tanjung Bulan Kecamatan Tanjung Sakti Pumi.

    “Korban di Desa Sumber Karya hanya berkebun saja, Pada pukul 13.00 WIB jenazah dibawa ke Desa Tanjung Bulan Kecamatan Tanjung Sakti Pumi untuk dimakamkan,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Basarnas Sumsel Hery Marantika S.H, M.Si membenarkan telah ditemukan sosok laki-laki yang hanyut dan tenggelam di Sungai Selangis, Desa Padang Gumay Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat pada 05 Juli 2023 sekitar pukul 20.45 wib.

    “Yah benar sudah ditemukan,” Saat di Wawancarai Melalui Sambungan Telepon, Hari Ini Kamis (06/7).

    “Pencarian Kita Mulai dari kemarin Bersama Sama Dengan Potensi SAR Yang Ada di Lokasi, Pencarian Kita Fokuskan Dengan Melakukan Penyisiran Permukaan Sungai Dengan Menggunakan perahu karet milik basarnas dan potensi SAR Serta Perahu Nelayan Milik Warga,” ungkapnya.

    Masih disampaikan Hery, Syukur akhirnya korban di temukan oleh team SAR gabungan yang terdiri dari BASARNAS, TNI/POLRI, BPBD Serta Masyarakat, Sekitar Pukul 13.05 Wib Korban Ditemukan Mengapung dipinggir Sungai Dalam Keadaan Meninggal Dunia Sejauh 1 KM dari lokasi kejadian awal.

    “Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk di lakukan proses pemakaman,” jelas Hery.

    Diakhir Keterangannya Selain Mengucap Terimakasih Kepada Seluruh personil SAR Yang terlibat dalam proses pencarian ini, Hery Juga menghimbau kepada seluruh masyarakat marilah sama sama membiasakan hidup yang selalu mengutamakan keselamatan, baik secara perorangan maupun secara bersama sama agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali.

  • Santri Ganjar Beri Bantuan ke Majelis Taklim di Sumsel

    Santri Ganjar Beri Bantuan ke Majelis Taklim di Sumsel

    SUARAPUBLIK ID, OKI – Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) kembali melakukan kegiatan rutin dengan mengujungi setiap majelis taklim yang berada di Sumatera Selatan.

    Terbaru, pendukung Ganjar Pranowo itu mengujungi Majelis Taklim Sabilut Taubah di Desa Padang Bulan, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel.

    Koordinator Wilayah SDG Sumsel, Samsul Bahri mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan pendukung Ganjar Pranowo itu untuk menjalin silahturahmi ke setiap majelis taklim.

    “Kunjungan ini untuk memperat silahturahmi,” ungkap Samsul dalam siaran persnya, Kamis (06/07/2023).

    Dia menambahkan dalam kunjungan tersebut relawan SDG saling berdiskusi mengenai agama, tetapi juga memberikan bantuan ke majelis taklim tersebut.

    Adapun jenis bantuan yang didistribusikan, yaitu kipas angin.

    Dia berharap kipas angin itu bisa bermanfaat dalam menunjang aktivitas keagamaan masyarakat sekitar.

    Menurut dia, bantuan yang diberikan itu sesuai permintaan dan kebutuhan yang diperlukan oleh Majelis Taklim Sabilut Taubah.

    “Semoga ini bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” ujarnya.

    Dia menjelaskan kunjungan tersebut selain berbagi juga merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas berbagai karunia.

    Selain itu, SDG juga memperkenalkan sosok Ganjar Pranowo sekaligus meminta didoakan untuk kelancaran Gubernur Jawa Tengah itu pada Pemilu 2024.

    “Kami meminta doa agar apa yang diinginkan Pak Ganjar lancar,” ungkap Samsul.

  • Hilang Dua Hari, Remaja 16 Tahun Ternyata Dibawa Kabur Teman dan 2 Kali Disetubuhi

    Hilang Dua Hari, Remaja 16 Tahun Ternyata Dibawa Kabur Teman dan 2 Kali Disetubuhi

    SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Orangtua mana yang tidak risau jika anaknya tak kunjung pulang ke rumah.  Nuraini (38), warga Jalan Sungai Pedado Keramasan, Kecamatan Kertapati Palembang,membuat laporan polisi, lantaran anaknya tidak kunjung pulang selama dua hari.

    Namun apa hendak dikata, anak perempuannya yakni SI (16), ternyata bukan hilang, melainkan dibawa kabur dan disetubuhi oleh teman dekat anaknya yakni Surya.

    Akibat peristiwa tersebut Nuraini pun melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Palembang, kasus persetubuhan terhadap anak.

    Informasi yang dihimpun, terkuaknya kasus ini berawal korban, Sumi tak kunjung pulang kerumah usai bekerja, pada Senin, (26/6/2023). Lalu keberadaan korban dicari oleh keluarga dan ibu kandung.

    “Seperti biasa anak saya ini bekerja pak di warung makan pecel lele pak di kawasan Kertapati. Namun usai bekerja selalu pulang. Nah saat itu saya tunggu tak kunjung pulang kerumah,” katanya, kepada petugas, Kamis (6/7/2023).

    Lalu, setelah dicari dari informasi temannya ternyata Sumi dibawa kabur teman prianya di sebuah kamar hotel terletak di  jalan Mayor Ruslan Kelurahan 9 Ilir Kecamatan IT III Palembang.

    “Ketika tahu informasi ini saya langsung menelepon terlapor pak mengatakan untuk dibawa pulang korban (anak), saya, antar pulang ke rumah,” katanya.

    Pada 3 Juli 2023, sekitar pukul 15.30. korban diantarkan pulang terlapor. “Saat dirumah itulah anak saya bercerita bahwa sudah disetubuhi terlapor layaknya suami istri sebanyak 2 kali dan diajak menginap ke hotel selama dua kali,” ungkapnya.

    Mengetahui hal itu, oleh itulah Nuraini melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes, Palembang berharap pelaku ditangkap, ” saya tidak terima pak anak saya sudah disetubuhi dan atas laporan ini saya berharap pelaku ditangkap,” harapnya.

    Sementara, laporan korban sudah diterima petugas PPA Polrestabes, Palembang dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). (ANA)