Musim Hujan Bisnis Martabak Manis Laris

- Redaksi

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usaha kaki lima martabak manis milik Trisno banyak diminati mahasiswa, apalagi di musim hujan seperti sekarang.
Foto: etrri/SP

Usaha kaki lima martabak manis milik Trisno banyak diminati mahasiswa, apalagi di musim hujan seperti sekarang. Foto: etrri/SP

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Covid 19 tidak menyurutkan para pedagang mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Malah di musim hujan ini sejumlah usaha kecil justru laris manis. Seperti usaha martabak manis

Pedagang martabak manis yang berjualan di daerah Rawa Jaya tepatnya di belakang Kampus A UIN Raden Fatah (UIN) Palembang, banyak diserbu pembeli yang mayoritas mahasiswa. Tidak hanya rasanya yang enak, namun harganya yang murah membuat minat pembeli semakin hari terus bertambah.

Trisno, pedagang martabak mengaku sudah berdagang martabak manis di belakang UIN sejak empat tahun lalu. “Sebelum berdagang di sini, saya dulu sempat berkeliling,” kata Trisno, Kamis (13/1/2022).

Namun karena dagangannya tidak terlalu laris pada saat berkeliling, lantas Trisno mencoba peruntungan lain dengan cara menetap berjualan di bekalang UIN. Trisno mulai berjualan dari pukul 15.00 hingga 20.00 WIB.

“Dalam satu hari saya bisa menghabiskan
15 kg adonan martabak, atau kalau diloyangkan lebih dari 170 loyang martabak. Kalau dihitung keuntungannya kurang lebih Rp 600 ribu setiap hari,” ungkap Trisno. Malah di cuaca yang selalu hujan seperti sekarang, usahanya tambah laris.

Seorang pembeli, Bella (20) mengatakan bahwa setiap kali lewat ia melihat martabak manis yang dijual pak Trisno selalu ramai, lantas ia mencoba untuk membeli. “Ternyata harganya Rp 6 ribu permartabak, dan enak sehingga setiap kali lewat saya menyempatkan beli,” kata Bella.

Tidak hanya Bella, Ikbal (19), mahasiswa juga mengaku bahwa ia sering membeli dagangan pak Trisno.

“Satu minggu saya bisa membeli tiga kali martabak pak Trisno, selain enak harganya juga murah,” tutupnya. (Etr)

Berita Terkait

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya
Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds
Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid
Telkomsel Sesuaikan Tagihan Telkomsel HALO dan IndiHome untuk Pelanggan Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera
Telkomsel Berhasil Menembus Keterbatasan Akses, Percepat Pemulihan Jaringan di Takengon untuk Dukung Penyaluran Bantuan
Bukti Konsistensi Layanan Gas Bumi, FSRU Lampung Terima Kargo LNG ke-20
BRI Region 4 Palembang Salurkan KUR Rp6,9 Triliun untuk Dorong UMKM dan Ekonomi Daerah
Indosat, Nokia, dan NVIDIA Resmikan AI-RAN Research Center, Dorong Inovasi Mobile AI dan Pertumbuhan Digital Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 18:23 WIB

Wyndham Opi Hotel Palembang Hadirkan “Red Lantern – AYCE Iftar Buffet”, Perpaduan Ramadan dan Imlek yang Sarat Harmoni Budaya

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:22 WIB

Go Global, Pegadaian Raih Penghargaan Internasional atas Penerbitan Sukuk dan Social Bonds

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:42 WIB

Perkuat Fondasi Bisnis, PGN Tingkatkan Kompetensi SDM dan Ekosistem Kerja yang Solid

Minggu, 14 Desember 2025 - 12:35 WIB

Telkomsel Sesuaikan Tagihan Telkomsel HALO dan IndiHome untuk Pelanggan Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera

Sabtu, 6 Desember 2025 - 13:10 WIB

Telkomsel Berhasil Menembus Keterbatasan Akses, Percepat Pemulihan Jaringan di Takengon untuk Dukung Penyaluran Bantuan

Berita Terbaru