MPP Palembang Hengkang dari Jakabaring, Strategi Cerdas atau Bukti Inkonsistensi

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SUARAPUBLIK.ID — Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Palembang bakal hengkang dari kawasan Jakabaring. Pemerintah Kota berencana merelokasi pusat layanan terpadu tersebut dari Jalan Gubernur H Achmad Bastari, 15 Ulu, ke pusat perbelanjaan Transmart Palembang City Center (PCC) di pusat kota. Langkah ini memantik perhatian publik apakah relokasi ini strategi cerdas mendekatkan layanan, atau justru mencerminkan inkonsistensi kebijakan pelayanan publik.

Tak hanya MPP, Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) juga akan dipindahkan. MPP direncanakan menempati area Transmart PCC, sementara kantor DPMPTSP akan bergeser ke gedung Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Kompleks kantor lama di Jakabaring disebut akan diisi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lain, seperti Dispora, Disdukcapil, Dinas Pariwisata, hingga Dinas Sosial.

Kepala DPMPTSP Kota Palembang, Andrianus Amri, SSTP, M.Si., menegaskan relokasi ini bukan sekadar perpindahan lokasi fisik, melainkan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas pelayanan publik.

“Pelayanan publik tidak boleh statis dan terjebak pada lokasi yang justru menyulitkan warga. Prinsip kami jelas, layanan harus mendekat ke masyarakat, bukan sebaliknya,” ujar Andrianus saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, pemilihan Transmart PCC didasarkan pada faktor aksesibilitas. Lokasinya berada di pusat kota, dilalui berbagai moda transportasi, serta berada di kawasan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Pemerintah berharap intensitas kunjungan dan efektivitas pelayanan meningkat karena masyarakat tidak lagi harus menempuh jarak jauh ke Jakabaring.

“Jangan sampai pelayanan publik terkesan eksklusif dan jauh dari denyut aktivitas warga. Lokasi strategis adalah kunci agar pelayanan berjalan optimal, cepat, dan transparan,” tegasnya.

Meski demikian, wacana relokasi ini memunculkan kritik. Sebagian kalangan menilai perpindahan berulang dapat menciptakan kesan kebijakan yang tidak matang sejak awal. Menanggapi hal itu, Andrianus membantah adanya inkonsistensi.

“Ini bukan soal pindah-pindah tanpa arah. Ini soal keberanian mengevaluasi dan memperbaiki. Jika ada opsi yang lebih baik untuk masyarakat, kenapa tidak?” katanya.

Ia memastikan proses relokasi dilakukan secara terukur dan tidak mengganggu layanan berjalan. Saat ini, pihaknya masih mengkaji kesiapan lokasi, penataan aset, distribusi personel, efektivitas alur layanan, kenyamanan pemohon, hingga efisiensi anggaran. Target relokasi disebut dapat direalisasikan tahun ini atau paling lambat pertengahan 2026.

Di tengah pro dan kontra, sebagian warga menyambut positif rencana tersebut. M. Syafei, warga Tangga Buntung, menilai pemindahan ke pusat kota akan memangkas jarak dan waktu tempuh.

“Kalau benar pindah ke Transmart, tentu lebih mudah dijangkau. Selama ini Jakabaring terasa jauh bagi kami yang tinggal di pusat kota,” katanya.

Pendapat serupa disampaikan Andika, warga 27 Ilir. Ia berharap relokasi benar-benar berdampak pada kecepatan dan ketepatan pelayanan.

“Akses lebih mudah, transportasi banyak, dan lebih dekat dari aktivitas warga. Asal pelayanannya juga benar-benar cepat. Kini publik menunggu pembuktian,” pungkasnya.

Penulis : Hasan Basri

Editor : Jaks

Berita Terkait

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12
KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana
Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian
Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kehangatan Hari Pelanggan Nasional Lewat 1.000 Porsi Ayam Kecap Nusantara
Rotasi Ditubuh LBH Bima Sakti, DR Cornie Pania Putri Sah Tidak menjabat Wadir Bima Sakti 
Demi Keselamatan Pengendara, Tol Palembang Sempat Buka-Tutup Akibat Kabut Pagi
Terbongkar, Pria 38 Tahun Diduga Cabuli Tiga Anak di Palembang
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:12 WIB

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Senin, 7 September 2026 - 16:10 WIB

KUR Bank Sumsel Babel Rp4,42 Miliar Masuk Meja Hijau, Tiga Terdakwa Jalani Sidang Perdana

Senin, 7 September 2026 - 16:08 WIB

Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian

Senin, 7 September 2026 - 13:25 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Motor Terbakar dan Menjalar ke Tiga Rumah

Minggu, 6 September 2026 - 21:42 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Kehangatan Hari Pelanggan Nasional Lewat 1.000 Porsi Ayam Kecap Nusantara

Berita Terbaru

Kota Palembang

Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pos Terminal KM 12

Senin, 7 Sep 2026 - 16:12 WIB

Kota Palembang

Tampil Beda dengan Gaya Sendiri, Honda Scoopy Temani Aktivitas Harian

Senin, 7 Sep 2026 - 16:08 WIB