Momen Lebaran 2024: Berikut Harga Kue Lebaran di Pasaran Tebing Tinggi 

- Redaksi

Senin, 8 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, EMPAT LAWANG – Lebaran tahun 2024 telah mengintip dari balik penjuru, dengan hitungan mundur hanya menyisakan 3 hari lagi. Di momen singkat ini, suasana pasar dipenuhi dengan kesibukan emak-emak yang berlomba-lomba membeli kue. Sebab, Lebaran tak pernah lepas dari tradisi penyajian aneka ragam kue.

Jelang Lebaran, fenomena yang tak terhindarkan adalah kemunculan banyak penjual kue di berbagai sudut. Fenomena serupa terjadi di pasar Pulau Mas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, provinsi Sumatera Selatan, di mana penjual kue dadakan bermunculan dengan semangat.

Salah satu penjual kue, Lina, menyambut berkah Lebaran dengan suka cita. Ragam kue Lebaran yang ia tawarkan laris manis di pasaran. Dalam wawancara Lina mengungkapkan beragam harga kue yang ia jual. Mulai dari kue Astor, kue telur gabus, hingga kue pilus ikan, semuanya dijual dengan harga Rp 90.000 per kilo. Ada pula kue mentega yang dibanderol Rp 60.000 per kilo, dan kue Sempol serta kue kacang ijo yang dijual seharga Rp 70.000 per kilo.

Namun, Lina tidak hanya menawarkan kue kering, tetapi juga kue basah seperti kue wijen, kue jagung arab, dan kue sari udang dengan harga yang sama, yaitu Rp 90.000 per kilo. Begitu pula dengan kue labu dan kacang pedas yang dijual seharga Rp 80.000 per kilo, serta kuping gajah yang menjadi favorit anak-anak dengan harga Rp 90.000 per kilo.

Dalam semangat berdagang, Lina memberikan fleksibilitas harga kepada pembelinya. “Bisa nego harganya, namanya juga berdagang pastinya tidak akan lepas dari yang namanya tawar-menawar,” ungkap Lina. Meskipun demikian, ia berjanji akan terus berjualan hingga H-1 Lebaran, karena saat hari raya tiba, ia juga ingin merayakan dengan keluarganya.

Sementara itu, di tengah kesibukan pasar, seorang pembeli bernama Masytho menceritakan pengalamannya menemani ibunya berbelanja kue. Bagi umat Islam, belanja kue menjadi salah satu ritual yang tak terpisahkan menjelang Lebaran. Masytho menjelaskan bahwa mereka membeli sebagian kue kering, namun untuk kue basah mereka lebih memilih untuk membuat sendiri di rumah.

Dengan semangat menjelang Lebaran, pasar kue menjadi pusat kegiatan yang penuh kehangatan. Meski hanya berlangsung sesaat, momen ini menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi menyambut Hari Raya dengan sukacita dan kebersamaan. (sm)

Berita Terkait

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim
Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO
Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang
Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang
Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian
Satu Korban yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan Tak Bernyawa, Satu Lagi Masih Dicari
Dua Bocah SD Hilang Terseret Arus Sungai Musi, Pencarian Hari Kedua Masih Berlangsung
HUT ke-19 Empat Lawang Jadi Momentum Perkuat Arah Pembangunan Daerah
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Empat Lawang Gelar Salat Iduladha Bersama, Joncik Ajak Warga Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:08 WIB

Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Digulung, Polda Sumsel Bakar 200 Kg Barang Bukti dan Kejar Tiga DPO

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:14 WIB

Siswo Pranoto Resmi jabat Wakil Ketua I DPRD Empat Lawang

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:39 WIB

Rotasi dan Promosi Pejabat Kembali Dilakukan di Pemkab Empat Lawang

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:40 WIB

Korban Kedua Anak yang Hanyut di Sungai Musi Ditemukan pada Hari Keempat Pencarian

Berita Terbaru