Miris, Tak Punya Alat Pertandingan Atlet PON Sumsel Minta Sumbangan di Lampu Merah

- Redaksi

Jumat, 13 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para atlet PON XX Papua melakukan protes dengan turun ke jalan meminta sumbangan kepada masyarakat di Simpang Lima DPRD Sumatera Selatan.
Foto: nata

Para atlet PON XX Papua melakukan protes dengan turun ke jalan meminta sumbangan kepada masyarakat di Simpang Lima DPRD Sumatera Selatan. Foto: nata

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Lebih dari 50 atlet Pelatda PON Sumatera Selatan melakukan aksi penggalangan dana bantuan. Yakni, dengan meminta sumbangan kepada masyarakat di Simpang Lima DPRD Sumatera Selatan, Jumat (13/8/2021).

Aksi ini dipicu atas kekecewaan mereka atas belum terealisasinya bantuan alat pertandingan PON yang dijanjikan oleh KONI Sumatera Selatan. Para atlet khawatir, mereka tidak bisa bertanding di PON nanti, mengingat waktu pelaksanaan PON di Papua yang tersisa kurang dari dua bulan lagi.

“Waktu sudah sangat mepet sementara alat pertandingan itu harus segera dipenuhi. Ini modal kami untuk bertanding. Kalau bertanding tidak ada peralatan yang malu itu nama Sumatera Selatan,” ujar Ronald Lumban Toruan, atlet gulat Sumatera Selatan.

Ronald bersama lebih dari 100 atlet Pelatda dari berbagai cabang olahraga lainnya saat ini resah belum jelasnya peralatan pertandingan. Aji Masaid, atlet pencak silat, mengaku peralatan pertandingan adalah hal yang penting bagi atlet dalam mempersiapkan diri sebelum bertanding.

“Peralatan itu butuh penyesuaian untuk dipakai, baik sepatu, peralatan pertandingan itu tidak bisa sehari beli besok langsung pakai. Bagaimana kami mau berprestasi kalau kondisinya begini,” cetus Aji.

Tidak hanya atlet, aksi penggalangan dana juga diikuti oleh para pelatih cabang olahraga. Pelatih Anggar Sumsel, Rully Mauliadhani, mengungkapkan, atlet dan pelatih saat ini dalam kondisi dilema. Di satu sisi mereka dituntut untuk berprestasi sementara kebutuhan mereka tidak dipenuhi.

“Selain alat pertandingan, atlet dan pelatih juga belum menerima uang pembinaan yang sudah menunggak selama enam bulan,” beber Rully.

Diakui Rully, para pelatih telah beberapa kali membicarakan masalah ini ke KONI Sumsel. Bahkan, permasalahan ini sudah pernah disampaikan ke Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Namun, hingga saat ini atlet dan pelatih resah karena belum juga ada kepastian.

“Penggalangan dana ini akan terus kami lakukan. Para atlet sangat bersemangat untuk tampil di PON nanti. Sungguh sayang kalau mereka tidak bisa tampil karena tidak punya alat bertanding,” pungkasnya. (Nat)

Berita Terkait

Ratu Dewa Apresiasi Turnamen Padel AMA Indonesia, Untuk Bantu Kemanusiaan
Raihan Medali Emas di Porprov XV, Rektor UPGRIP Dorong Mahasiswanya Aktif Berlatih
Anggota Saka Bhayangkara Binaan Polsek BMT Sukses Sumbang Tiga Medali Porprov Sumsel ke-XV di Muba
Dua Mahasiswa UMP Sabet Medali Emas dan Perunggu di Ajang Porprov XV Sumsel
Sumsel United Siap Tampil All Out Hadapi Adhyaksa FC Banten di Kandang Sendiri
Relung Billiard Challenge 2025 Piala Gubernur Sumsel Resmi Ditutup, Pemprov Apresiasi Regenerasi Atlet
224 Pebiliar Ikuti Relung Billiard Challenge 2025 Piala Gubernur Sumsel
Sriwijaya FC Cukur Tribrata Raflesia 4-1, Dua Pemain Asing Segera Gabung

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:07 WIB

Ratu Dewa Apresiasi Turnamen Padel AMA Indonesia, Untuk Bantu Kemanusiaan

Rabu, 5 November 2025 - 13:51 WIB

Raihan Medali Emas di Porprov XV, Rektor UPGRIP Dorong Mahasiswanya Aktif Berlatih

Minggu, 2 November 2025 - 13:05 WIB

Anggota Saka Bhayangkara Binaan Polsek BMT Sukses Sumbang Tiga Medali Porprov Sumsel ke-XV di Muba

Rabu, 29 Oktober 2025 - 15:48 WIB

Dua Mahasiswa UMP Sabet Medali Emas dan Perunggu di Ajang Porprov XV Sumsel

Kamis, 23 Oktober 2025 - 17:20 WIB

Sumsel United Siap Tampil All Out Hadapi Adhyaksa FC Banten di Kandang Sendiri

Berita Terbaru