Merawat Bangsa, Merawat Nilai: Pancasila dalam Diri Seorang Perawat Muda

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama: Ridho

NIM   : PO7120426058

Prodi : STr Keperawatan International

 

Merawat Bangsa, Merawat Nilai: Pancasila dalam Diri Seorang Perawat Muda

 

Sebagai mahasiswa, saya meyakini Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan pedoman yang saya terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pada sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya mengamalkannya dengan tetap salat lima waktu di tengah kesibukan kuliah, sebagai pengingat bahwa di balik tuntutan akademik ada Yang Maha Kuasa yang diutamakan. Dampaknya, saya merasa lebih tenang menghadapi tekanan kuliah.

 

Pada sila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab, saya berusaha tidak membicarakan keburukan orang lain dan senantiasa membantu rekan yang kesulitan. Alasannya, saya pernah merasakan pengalaman kurang menyenangkan saat dijauhi, sehingga tidak ingin orang lain mengalaminya. Dampaknya, pertemanan saya menjadi lebih erat.

 

Pada sila ketiga, persatuan Indonesia, saya mengamalkannya dengan disiplin mengikuti apel Senin pagi di kampus Keperawatan Poltekkes Kemenkes Palembang. Bagi saya, momen ini wujud kebersamaan dan cinta tanah air yang mempersatukan mahasiswa lintas daerah dalam satu barisan. Dampaknya, saya semakin menghayati semangat persatuan dan disiplin sebagai bagian dari identitas mahasiswa keperawatan.

 

Pada sila keempat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya menerapkannya melalui amanah sebagai Ketua Angkatan Keperawatan 2026, dengan mengutamakan musyawarah dan mendengar aspirasi teman-teman sebelum mengambil keputusan bersama. Dampaknya, angkatan saya menjadi lebih solid dan minim perselisihan.

 

Pada sila kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, saya mengamalkannya melalui peran sebagai Duta Canting Kencana Kabupaten OKI, dengan aktif sosialisasi pencegahan stunting serta peningkatan kualitas keluarga berencana kepada masyarakat dan siswa SMA. Saya melakukan ini karena percaya akses informasi kesehatan keluarga adalah hak seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya kalangan tertentu, sebagai wujud pemerataan kesejahteraan sosial.

 

Dampaknya, saya turut berkontribusi menekan angka stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keluarga sejahtera dan terencana.

 

Bagi saya, mengamalkan Pancasila bukan tentang kesempurnaan, melainkan upaya konsisten menjadi mahasiswa keperawatan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat luas.

Berita Terkait

Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin
Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla
Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa
Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor
Aku dan Pancasila
Deskripsi Diri Saya Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila
Hidupku Pancasilaku
Pancasila sebagai Panduan Hidup Mahasiswi D4 Keperawatan Kelas Internasional

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:28 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, IPTU Swisspo Pimpin Personil Polsek BMT Bersihkan Area Rumdin

Jumat, 4 September 2026 - 21:23 WIB

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 20:33 WIB

Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Saya sebagai Mahasiswa

Jumat, 4 September 2026 - 20:25 WIB

Kopi Liberika Sumsel Bidik Pasar Rusia, Barantin Dampingi UMKM Siapkan Ekspor

Jumat, 4 September 2026 - 20:20 WIB

Aku dan Pancasila

Berita Terbaru

Kapolsek Buay Madang Timur (BMT) Iptu Swisspo, berfoto bersama tokoh agama dan warga usai melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid AL-Amiin, Desa Tambak Boyo, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.

OKU Timur

Safari Jumat di Desa Tambak Boyo, Polsek BMT Edukasi Karhutla

Jumat, 4 Sep 2026 - 21:23 WIB

Sumsel

Aku dan Pancasila

Jumat, 4 Sep 2026 - 20:20 WIB