Nama : Mourinda Dhafiyah Prasetyo
NIM : PO7120426032
Prodi : D4 Keperawatan Regular
Menjaga Nilai Pancasila di Dunia Kuliah
Sebagai seorang mahasiswa, aku menyadari bahwa Pancasila bukan sekadar teori yang dihafalkan dalam mata pelajaran Kewarganegaraan, melainkan pedoman nyata yang membimbing sikap dan tindakanku di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Di tengah padatnya jadwal kuliah dan tugas, aku selalu menyempatkan diri untuk menjalankan ibadah tepat waktu. Momen ini menjadi sarana mengucap syukur dan menjaga ketenangan jiwa. Selain itu, aku senantiasa menghormati teman-teman sesama mahasiswa yang sedang menjalankan ibadah sesuai keyakinan mereka masing-masing.
Empati dan kepedulian sosial sangat penting dalam kehidupan kampus. Aku aktif menyapa teman, dosen, maupun petugas kebersihan dengan ramah. Ketika ada program penggalangan dana untuk korban bencana atau bantuan bagi sesama mahasiswa yang mengalami kesulitan finansial, aku berusaha ikut berkontribusi serta menolak keras segala bentuk perundungan (bullying) dan kekerasan di lingkungan kampus.
Dunia perkuliahan mempertemukanku dengan teman-teman dari berbagai daerah, latar belakang budaya, dan suku di Indonesia. Aku selalu membuka diri untuk berteman dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan. Saat berdiskusi atau mengerjakan proyek kelompok, kami menggunakan bahasa Indonesia yang baik agar semua anggota tim merasa dihargai dan tidak terasingkan.
Dalam organisasi kemahasiswaan dan kerja kelompok, perbedaan pendapat sering kali terjadi. Saat memimpin diskusi atau menjadi anggota, aku selalu mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Aku belajar menahan ego, mendengarkan sudut pandang orang lain dengan lapang dada, serta menerima keputusan bersama demi kepentingan tim.
Menjadi mahasiswa mengajarkanku untuk bersikap adil dan tidak diskriminatif, baik dalam membagi peran tugas kelompok maupun memperlakukan teman sehari-hari. Aku juga membiasakan diri hidup hemat, mengelola uang saku dengan bijak, serta rela membagi ilmu dan catatan kuliah kepada teman-teman yang membutuhkan bantuan belajar.
Disini aku menyadari Pancasila bukanlah sekadar fondasi teoritis dalam kurikulum perkuliahan, melainkan pedoman hidup yang aplikatif bagi mahasiswa. Dengan mengintegrasikan kelima silanya mulai dari menjaga nilai spiritualitas, mengedepankan empati kemanusiaan, merawat keberagaman, mengutamakan musyawarah, hingga menerapkan keadilan serta kesetaraanseorang mahasiswa dapat membentuk karakter yang berintegritas, kritis, dan berkontribusi positif bagi lingkungan kampus maupun masyarakat luas.












