Kata Komunitas Kinerja Walikota Periode Ini Malah Mundur, Benarkah

- Redaksi

Selasa, 21 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG-Menjelang berakhirnya masa jabatan Walikota Palembang november mendatang berbagai elemen masyarakat memberikan penilaian kinerja Walikota Palembang dan Wakil Walikota Palembang selama 2 periode.

 

Penilaian kinerja Walikota Palembang datang dari Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K MAKI).

 

K MAKI memberikan penilaian terkait pelayanan masyarakat dan pembangunan infrastruktur perkotaan di kota Palembang biasa saja.

 

“biasa – biasa saja dan malah mundur dari periode Walikota sebelumnya”, ucap Deputy K MAKI Feri Kurniawan, Senin (21/2/2023).

 

Apa lagi pelayanan masyarakat dari sektor angkutan masal seperti transmusi mundur jauh dari periode ESP dimana dahulu angkutan masal ini mendapatkan hati di masyarakat yang banyak memanfaatkan transportasi ini.

 

“Pelayanan angkutan masal transmutasi mendapat peringkat terbaik di Indonesia dengan fitur pembayaran kartu tiket menjadi pembayaran cash”, jelas Feri Kurniawan.

 

Saat ini Halte halte sudah rusak tidak memadai tiada lagi dan masyarakat mulai meninggalkan moda transportasi ini karena pelayanan yang kurang optimal.

 

“Selanjutnya dalam pembangunan infrastruktur jalan yang terkesan seumur jagung dengan program jalan cor beton yang terkesan hanya bertahan beberapa bulan saja kemudian rontok dan berlubang, ” Keluh Very

 

Apa lagi yang bisa di andalkan dari kota tertua ini, pembangunan prasarana wisata dan keindahan kota hanya termanfaatkan beberapa bulan saja kemudian terbengkalai karena mampu membangun tapi terkesan tidak mampu merawat.

 

“Hanya bisa membangun revitalisasi namun tidak bisa menjaganya,” Tuturnya

 

Apa lagi di bidang perusahaan plat merah milik Pemkot ini yang di harapkan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) malah menjadi beban APBD.

 

“Tidak banyak memberikan kontribusi PD Pasar PT SP2J, kecuali pelayanan air bersih memberikan kontribusi, namun pengelolaan air bersih ini tidak terlepas dari walikota terdahulu, ” Katanya

 

Serta tingkat kemiskinan kota Palembang berada di atas kemiskinan nasional, artinya Palembang termasuk daerah termiskin Indonesia.

 

Salah satu warga Palembang Haris, menuturkan, dirinya, mengakui adanya pembangunan Palembang namun tidak bisa merawat.

 

“Tapi program Palembang banyak tidak jelas, aap lagi mengatasi banjir hanya sebatas sosialisasi,” Katanya

 

Ia menambah kan, transmutasi pun saat ini ditinggalkan karena kurangnya pelayanan halte halte rusak semua terbengkalai tanpa ada kepedulian.

 

“Mungkin pacak sibuk kerja masing-masing, dak tau apo yang di gaweken, “pungkasnya.

Berita Terkait

Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang
Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian
Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama
OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN
Tim PUPR Kota Palembang Sidak Lokasi Diduga Penggunaan Fasilitas Umum
InkuBI Sultan Muda 2026: Kolaborasi Strategis Dorong UMKM Sumsel Go Digital
OJK Dorong Inklusi Keuangan Lewat Pelepasan Ekspor Turunan Kelapa dan Lada Hitam Sumsel

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:51 WIB

Kamis, 30 April 2026 - 17:15 WIB

Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang

Kamis, 30 April 2026 - 14:34 WIB

Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian

Kamis, 30 April 2026 - 13:26 WIB

Desa Wisata Gunung Dempo Ditutup, Alfrenzi Minta Pemkot dan PTPN Cari Solusi Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 21:22 WIB

OTT Pejabat Muratara: Kepala BKPSDM Ditangkap Terkait Dugaan Pemerasan ASN

Berita Terbaru

Kota Palembang

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:51 WIB