Memanas! Bentrok Warga Muslim-Hindu di India 97 Orang Ditangkap

- Redaksi

Rabu, 4 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan patroli di kawasan terjadinya bentrok antara muslim dan  Hindu di wilayah Barat Utara Kote Delhi.
Foto: net

Polisi melakukan patroli di kawasan terjadinya bentrok antara muslim dan Hindu di wilayah Barat Utara Kote Delhi. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, INDIA – Warga Muslim bentrok dengan komunitas Hindu di Jodhpur, ibu kota negara bagian Rajasthan di India bagian utara, sejak Senin (2/5/2022). Hal itu direspons dengan pemberlakuan jam malam dan pemutusan jaringan internet serta penangkapan setidaknya 97 orang.

Dikutip dari Al Jazeera, bentrokan itu terjadi saat momentum keagamaan untuk kedua komunitas; muslim menandai akhir bulan Ramadhan dan lebaran, dan umat Hindu merayakan festival Parshuram Jayanti atau peringatan kelahiran Dewa Parshuram, Senin (2/5).

Masing-masing pihak ingin mengibarkan bendera yang merepresentasikan agamanya di daerah yang sama, terutama di Gerbang Jalori Jodhpur.

Menurut media lokal, “setidaknya 10 orang terluka dan satu orang dibawa ke rumah sakit”.

“Polisi berusaha membubarkan massa dengan menggunakan pentungan dan gas air mata. Massa kemudian menyerang sebuah pos polisi dan melukai empat petugas,” dikutip dari Al Jazeera.

Pada malam harinya, situasi disebut sudah kondusif, dengan salat Idul Fitri pada Selasa (3/5) berjalan dengan damai. Namun, bentrokan kedua pihak kembali meletus setidaknya di lima wilayah berbeda di Gerbang Jalori.

Bentrokan itu disikapi dengan pengerahan polisi dalam jumlah besar di area Gerbang Jalori, Jodhpur, menyusul lebih banyak pertempuran antara kedua kelompok.

Dikutip dari Reuters, polisi menggunakan pentungan untuk membubarkan massa saat itu. Massa tampak saling mengejar dengan polisi yang berupaya melerai bentrokan dan mengusir warga yang mendekat.

Ketua Menteri (semacam Gubernur negara bagian) Rajasthan Ashok Gehlot telah mengirim pejabat seniornya ke daerah itu untuk memastikan agar kekerasan tidak meningkat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga perdamaian.

Dikutip dari Indian Express, jam malam diberlakukan di 10 area kantor polisi Jodhpur dan layanan internet seluler diputus pada Selasa (3/5).

Polisi pun mengatakan 97 orang telah ditangkap sejauh ini terkait dengan bentrokan tersebut.

Sentimen dan serangan terhadap Muslim melonjak di seluruh India pada bulan lalu, termasuk pelemparan batu antara kelompok Hindu dan Muslim selama prosesi keagamaan dan penghancuran sejumlah properti yang sebagian besar milik Muslim oleh pihak berwenang.

Komunitas Muslim sendiri merupakan minoritas dengan proporsi 14 persen dari 1,4 miliar penduduk India.

Beberapa pemimpin Partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata yang berkuasa di India disebut diam-diam mendukung kekerasan tersebut. Sementara, Perdana Menteri Narendra Modi sejauh ini bungkam tentang hal itu.

Tak ketinggalan, kebijakan bias pun mengemuka. Misalnya, negara bagian Maharashtra, yang menjadi lokasi pusat keuangan India Mumbai, memberikan tenggat waktu 4 Mei kepada masjid-masjid untuk melepas pengeras suaranya karena menganggap azan sebagai polusi suara. (*)

Berita Terkait

Karyawan XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Karo
PWI Muba Kecam Agresi Israel yang Menewaskan Sejumlah Jurnalis di Palestina
Innalillahi, Jemaah Sumsel yang Meninggal di Mekkah Bertambah
Sebelumnya Dilarang Berjudi, Kini Uni Emirat Arab Punya K@sino Terbesar di Dunia
149 Orang Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon Korsel
Inggris Umumkan Raja Baru, Raja Charles III
Ratu Elizabeth II Wafat
Jumlah Penduduk Terus Berkurang, China Alami Resesi Seks

Berita Terkait

Jumat, 20 Desember 2024 - 12:00 WIB

Karyawan XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Karo

Minggu, 5 November 2023 - 21:16 WIB

PWI Muba Kecam Agresi Israel yang Menewaskan Sejumlah Jurnalis di Palestina

Senin, 26 Juni 2023 - 18:29 WIB

Innalillahi, Jemaah Sumsel yang Meninggal di Mekkah Bertambah

Senin, 14 November 2022 - 08:53 WIB

Sebelumnya Dilarang Berjudi, Kini Uni Emirat Arab Punya K@sino Terbesar di Dunia

Minggu, 30 Oktober 2022 - 07:48 WIB

149 Orang Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon Korsel

Berita Terbaru