Melalui UU HPP, Bisa Minta Negara Lain Tagih Pajak WP Indonesia

- Redaksi

Senin, 22 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.
Foto: humas setkab

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Foto: humas setkab

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan berbagai negara di seluruh dunia bekerja sama untuk memaksimalkan pendapatan negara dengan melakukan penagihan pajak.

Di dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), terdapat kebijakan pajak internasional mengenai asistensi penagihan pajak global. Cara ini terbilang efektif untuk meningkatkan pendapatan negara dari perpajakan.

“Kita bisa minta negara lain menagihkan pajak kalau kita tahu ini adalah wajib pajak kita atau kita diminta oleh negara lain untuk menagihkan pajak kalau mereka ada di Indonesia,” kata Menkeu dalam Kick Off Sosialisasi UU HPP, Jumat (19/11/2021) dikutip laman setkab.gi.od, Senin (22/11/2021).

Langkah tersebut, ujar Sri Mulyani, dilakukan untuk memulihkan ekonomi dan secara bertahap menyehatkan APBN dari dampak pandemi COVID-19.

“Seluruh negara sedang berburu pajak karena semua negara tadi kena COVID-19. Mereka defisitnya naik tinggi sekali. Mereka harus menyehatkan APBN-nya juga. Jadi banyak negara sekarang bekerja sama untuk kita bersama-sama menghilangkan tax evasion atau tax avoidance,” ujarnya lagi. Pemerintah berwenang melakukan konsensus pemajakan global untuk membentuk dan/atau melaksanakan perjanjian dan/atau kesepakatan di bidang perpajakan dengan pemerintah negara mitra atau yurisdiksi mitra secara bilateral maupun multilateral.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka penghindaran pajak berganda dan pencegahan pengelakan pajak; pencegahan penggerusan basis pemajakan dan pergeseran laba; pertukaran informasi perpajakan; bantuan penagihan pajak; dan kerja sama perpajakan lainnya

Ini yang dilakukan pada level global karena semua negara sekarang sepakat bahwa kita tidak boleh saling ambil haknya pajak negara lain,” ujar Menkeu. (setkab.go.id)

Berita Terkait

5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang SMARTFREN Hadirkan Pengalaman Unlimited 5G untuk Dukung Aktivitas Digital Masyarakat  
Matematika Jadi Lebih Menyenangkan, Kolaborasi Telkomsel dan Pemprov Bali Hadirkan Ekosistem “AI for Education” yang Inklusif
Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship
Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Pelanggan Bisa Catat Meter Mandiri Semakin Akurat
Melok Honda Bae Ramaikan Bulan Kemerdekaan di Sumsel
Cetak Generasi Melek Keuangan, Kemenag Sumsel dan BI Gelar Kick Off Edukasi Kebanksentralan
Yuk… Cobain RAGAM RASA di The Alts Movement
ARYADUTA Palembang sukses hadirkan 500+ Peserta dari Berbagai Kota Meriahkan “Ragam Raso Kito” Bersama Nicky Tirta

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:10 WIB

5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang SMARTFREN Hadirkan Pengalaman Unlimited 5G untuk Dukung Aktivitas Digital Masyarakat  

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Matematika Jadi Lebih Menyenangkan, Kolaborasi Telkomsel dan Pemprov Bali Hadirkan Ekosistem “AI for Education” yang Inklusif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Pelanggan Bisa Catat Meter Mandiri Semakin Akurat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Melok Honda Bae Ramaikan Bulan Kemerdekaan di Sumsel

Berita Terbaru