Lima Sila Satu Pedoman 

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama : Nayza Aquila Aprilia

NIM    : PO7131226092

Prodi : STr Gizi & Dietetika

 

Lima Sila Satu Pedoman

 

Pancasila adalah dasar negara dan ideologi resmi Indonesia. Kata “Pancasila” berasal dari bahasa Sanskerta yang terdiri dari dua kata, yaitu “panca” yang berarti lima dan “sila” yang berarti prinsip atau dasar. Jadi, Pancasila secara harfiah berarti “lima prinsip”. Pancasila dinyatakan dalam Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945 dan kemudian dijadikan dasar negara Indonesia dalam Pembukaan UUD 1945. Pancasila mencerminkan nilai-nilai, prinsip-prinsip, dan tujuan yang menjadi landasan ideologi negara Indonesia.Setiap sila dalam Pancasila mencerminkan nilai-nilai moral, sosial, dan politik yang diharapkan menjadi panduan bagi kita semua. Nilai-nilai ini menjaga agar kehidupan bermasyarakat tetap harmonis dalam keberagaman.Dengan hadirnya Pancasila, kita punya pedoman untuk menciptakan harmoni di antara berbagai suku, agama, dan budaya yang ada di Indonesia. Prinsip-prinsip ini juga menekankan toleransi, gotong royong, dan keadilan sosial.

 

1. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, saya amalkan dengan menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang saya anut dan berusaha selalu bersyukur atas segala sesuatu yang saya miliki. Saya juga menghargai teman yang memiliki agama dan kepercayaan berbeda. Ketika berada di lingkungan yang memiliki keberagaman agama, saya berusaha menjaga sikap toleransi dan tidak memaksakan keyakinan saya kepada orang lain.

 

2. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, saya terapkan dengan menghargai dan memperlakukan orang lain dengan baik. Ketika ada teman yang mengalami kesulitan, saya berusaha membantu sesuai kemampuan saya. Saya juga berusaha untuk tidak membeda-bedakan teman berdasarkan latar belakang, serta menjaga perkataan dan perilaku agar tidak menyakiti orang lain.

 

3. Sila ketiga, Persatuan Indonesia, saya amalkan dengan menjaga hubungan baik dengan teman meskipun terdapat perbedaan pendapat, karakter, maupun latar belakang. Dalam kegiatan sekolah, saya berusaha bekerja sama dan mengutamakan kepentingan kelompok. Menurut saya, perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi dapat menjadi kesempatan untuk belajar menghargai satu sama lain.

 

4. Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, saya terapkan ketika mengambil keputusan bersama. Misalnya, dalam kegiatan kelompok, saya berusaha menyampaikan pendapat dengan sopan sekaligus mendengarkan pendapat teman. Jika terdapat perbedaan pendapat, saya berusaha menyelesaikannya melalui musyawarah dan menerima keputusan yang telah disepakati bersama.

 

5. Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, saya amalkan dengan berusaha bersikap adil kepada orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri. Dalam mengerjakan tugas kelompok, saya berusaha menjalankan tanggung jawab sesuai pembagian tugas. Saya juga berusaha menghargai hak orang lain dan membantu teman tanpa mengharapkan imbalan.

 

 

Dari kelima sila tersebut saya belajar bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara yang harus dihafalkan, tetapi juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Saya dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan sederhana, seperti beribadah dan bertoleransi, menghargai sesama, menjaga persatuan, bermusyawarah, serta bersikap adil dan bertanggung jawab. Dengan menerapkan kelima sila secara konsisten, saya dapat menjadi pribadi yang lebih menghargai orang lain dan ikut menciptakan lingkungan yang rukun, adil, dan harmonis.

Berita Terkait

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar
Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas
Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan
Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap
Dua Wartawan Diduga Dianiaya saat Liput Kericuhan di Polda Sumsel
AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang
Polres Muba Tangkap Bandar Sekaligus Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu Seberat 1.7 Kilogram Di Desa Tebing Bulan
Bukan Wacana! Pagar Alam Menuju Kemandirian Ekonomi, Wako Ludi Bahas Pendirian BUMD Bersama Profesor Unsri

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:15 WIB

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Kajati Sumsel Kunjungi Kejari Empat Lawang, Evaluasi Pelaksanaan Tugas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dua Wartawan Jadi Korban Kekerasan saat Demo di Polda Sumsel, Kapolda Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Diserang saat Live Facebook, Wartawan Tribun Sumsel Dirawat Intensif, Redaksi Desak Pelaku Ditangkap

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:05 WIB

AJI Palembang Kutuk Intimidasi dan Penganiayaan Terhadap 2 Jurnalis di Palembang

Berita Terbaru

Empat Lawang

BNN Empat Lawang Ajak Masyarakat Perkuat Bejeghum P4GN Bersinar

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:15 WIB