Laskar Wong Kito 90 Persen Siap Tempur, Masih Tunggu Bek Anyar dan Buru Mesin Gol Tajam Sebelum Kick-off

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Direktur Kompetisi III sekaligus Kepala Pembina Tim PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Mohammad David (Kana) dan Pelatih Kepala Tim Sriwijaya FC Achmad Zulkifli (Kiri). Foto : Reza

Asisten Direktur Kompetisi III sekaligus Kepala Pembina Tim PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Mohammad David (Kana) dan Pelatih Kepala Tim Sriwijaya FC Achmad Zulkifli (Kiri). Foto : Reza

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sriwijaya FC kembali ke Palembang dengan semangat membara setelah menuntaskan pemusatan latihan (TC) selama sebulan di Jakarta. Latihan perdana yang digelar Jumat (8/8/2025) menjadi sinyal bahwa Laskar Wong Kito serius mematangkan skuad sebelum kompetisi resmi bergulir.

Asisten Direktur Kompetisi III sekaligus Kepala Pembina Tim PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Mohammad David, mengungkapkan bahwa progres tim sudah mencapai 90 persen. Meski begitu, ada dua prioritas utama yang harus segera dipenuhi kedatangan bek anyar Michael Enu dan hadirnya striker tajam yang bisa menjadi mesin gol.

 

“Selama uji coba sebelumnya, kita kekurangan finishing. Makanya kita butuh striker haus gol. Bisa pemain asing, bisa juga lokal. Kalau ada lokal yang lebih baik, tidak masalah,” tegas David.

Latihan perdana diikuti 34 pemain, terdiri dari 24 pemain yang sudah dikontrak dan 10 pemain trial. Penambahan amunisi menjadi krusial agar Sriwijaya FC tampil lebih beringas di kompetisi nanti.

Pelatih kepala Sriwijaya FC, Achmad Zulkifli alias Coach Azul, memaparkan bahwa sesi awal di Palembang fokus pada pengembalian kondisi fisik pemain yang kini berada di angka 80 persen, serta pematangan taktik.

“Selama di Jakarta kami fokus membangun fisik dan mencari pemain. Secara permainan sudah on track, tapi masih ada evaluasi. Terutama soal agresivitas. Banyak pemain muda di tim ini, dan kami ingin mereka bermain berani dan agresif,” ujar Azul.

Kepercayaan penuh diberikan kepada para pemain muda, apalagi mereka dipilih langsung oleh tim pelatih. Target utama sekarang adalah membentuk kerangka tim yang solid agar siap bersaing di Grup Barat.

Sriwijaya FC juga sudah merencanakan sejumlah laga uji coba melawan tim lokal maupun dari daerah sekitar, termasuk kemungkinan menghadapi Bhayangkara FC.

“Kita punya waktu satu bulan untuk memoles semua kekurangan. Tim ini sudah solid, tinggal menyempurnakan detail permainan,” pungkas Azul.

Berita Terkait

TPID Sumsel Perkuat Pengendalian Inflasi, 493 Operasi Pasar Digelar hingga September
Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat
Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan
Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 
Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 
Ibu Bhayangkari Merugi Hampir Setengah Milyar, Korban Membuat Laporan Polisi
Bocah Laki Laki Berumur 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam
Dituntut 5 Tahun Kasus Pengeroyokan, Kuasa Hukum Dito Prayoga: Tidak Sesuai Fakta Persidangan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:02 WIB

TPID Sumsel Perkuat Pengendalian Inflasi, 493 Operasi Pasar Digelar hingga September

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Wyndham OPI Hotel Palembang Buka Fitness Centre untuk Umum, Dorong Gaya Hidup Sehat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Ditabrak Kereta Api Tubuh Nasrulpa Terbelah Dua 

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Diduga Ada Permasalahan Keluarga, SG Akhiri Hidupnya 

Berita Terbaru

Foto diduga Premanisme

Kota Palembang

Operasi Pekat Musi 30 Pelaku Diduga Lakukan Aksi Premanisme Diamankan

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:05 WIB