SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Sriwijaya FC kembali ke Palembang dengan semangat membara setelah menuntaskan pemusatan latihan (TC) selama sebulan di Jakarta. Latihan perdana yang digelar Jumat (8/8/2025) menjadi sinyal bahwa Laskar Wong Kito serius mematangkan skuad sebelum kompetisi resmi bergulir.
Asisten Direktur Kompetisi III sekaligus Kepala Pembina Tim PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Mohammad David, mengungkapkan bahwa progres tim sudah mencapai 90 persen. Meski begitu, ada dua prioritas utama yang harus segera dipenuhi kedatangan bek anyar Michael Enu dan hadirnya striker tajam yang bisa menjadi mesin gol.
“Selama uji coba sebelumnya, kita kekurangan finishing. Makanya kita butuh striker haus gol. Bisa pemain asing, bisa juga lokal. Kalau ada lokal yang lebih baik, tidak masalah,” tegas David.
Latihan perdana diikuti 34 pemain, terdiri dari 24 pemain yang sudah dikontrak dan 10 pemain trial. Penambahan amunisi menjadi krusial agar Sriwijaya FC tampil lebih beringas di kompetisi nanti.
Pelatih kepala Sriwijaya FC, Achmad Zulkifli alias Coach Azul, memaparkan bahwa sesi awal di Palembang fokus pada pengembalian kondisi fisik pemain yang kini berada di angka 80 persen, serta pematangan taktik.
“Selama di Jakarta kami fokus membangun fisik dan mencari pemain. Secara permainan sudah on track, tapi masih ada evaluasi. Terutama soal agresivitas. Banyak pemain muda di tim ini, dan kami ingin mereka bermain berani dan agresif,” ujar Azul.
Kepercayaan penuh diberikan kepada para pemain muda, apalagi mereka dipilih langsung oleh tim pelatih. Target utama sekarang adalah membentuk kerangka tim yang solid agar siap bersaing di Grup Barat.
Sriwijaya FC juga sudah merencanakan sejumlah laga uji coba melawan tim lokal maupun dari daerah sekitar, termasuk kemungkinan menghadapi Bhayangkara FC.
“Kita punya waktu satu bulan untuk memoles semua kekurangan. Tim ini sudah solid, tinggal menyempurnakan detail permainan,” pungkas Azul.

Leave a Reply