Nama: Rona Anisya Rahmi
NIM : PO7131226070
Prod : D4 Gizi dan Dietetika
Langkah Kecil, Nilai Besar
Langkah pertamaku memasuki gerbang kampus sebagai mahasiswa baru Jurusan Gizi di Poltekkes pada tahun 2026 bukan sekadar pencapaian akademis, melainkan juga wujud rasa syukur yang teramat dalam. Dalam mengamalkan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, aku meyakini bahwa kesempatan untuk menuntut ilmu di bidang kesehatan merupakan amanah dari Tuhan. Keyakinan ini senantiasa mendorongku untuk menjadi pribadi yang baik, mensyukuri setiap kesempatan untuk belajar, serta memancarkan energi positif kepada orang-orang yang kutemui di lingkungan kampus.
Mempelajari ilmu gizi berarti mempersiapkan diri untuk merawat dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Hal tersebut sangat selaras dengan nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Sifatku yang penuh empati mendorongku untuk selalu memperlakukan teman satu angkatan, kakak tingkat, dosen, hingga kelak masyarakat luas dengan sikap yang baik dan penuh penghormatan. Aku percaya bahwa setiap manusia berhak mendapatkan kepedulian serta edukasi kesehatan yang disampaikan dengan cara yang manusiawi, tanpa membeda-bedakan latar belakang.
Kecintaanku terhadap dunia seni, khususnya menari dan tata rias wajah, secara tidak langsung menjadi caraku menjaga Persatuan Indonesia. Melalui gerakan tari dan keterampilanku merias teman-teman menjelang acara kampus, aku menemukan keindahan dalam keberagaman. Kepribadianku yang ceria, lucu, dan menggemaskan juga sering menjadi pencair suasana ketika berada dalam lingkungan baru. Canda dan tawa dapat mendekatkan berbagai karakter serta latar belakang mahasiswa dari berbagai daerah hingga tercipta rasa kekeluargaan yang solid dan harmonis.
Di tengah padatnya jadwal perkuliahan dan tugas laboratorium, kegiatan kelompok juga mengajarkanku tentang nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Di balik pembawaanku yang ceria, aku selalu berusaha mengedepankan kebijaksanaan dalam berdiskusi. Aku belajar untuk mengendalikan ego, mendengarkan setiap pendapat teman dengan saksama, serta mencari kesepakatan bersama. Dengan demikian, berbagai tantangan dalam perkuliahan dapat diselesaikan dengan penuh tanggung jawab dan tetap dalam suasana yang menyenangkan.
Pada akhirnya, seluruh proses pembentukan diriku bermuara pada cita-cita Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Nilai tersebut mulai kuterapkan melalui kebiasaan sederhana, seperti rajin menabung, hidup hemat, mengelola uang saku dengan bijak, dan menghindari gaya hidup boros. Bagiku, kebiasaan tersebut merupakan bentuk keadilan terhadap diri sendiri.
Lebih jauh lagi, melalui ilmu gizi yang mulai kutekuni pada tahun 2026, aku memiliki visi untuk ikut mewujudkan keadilan dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Aku ingin membuktikan bahwa langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan konsisten dapat memberikan dampak besar. Seorang mahasiswi yang ceria, menyukai seni dan menari, juga dapat belajar dan berkembang untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat dan bangsa.













