Lampaui Target, Sumsel Optimis Tembus 25 Juta Wisatawan di Tahun 2026

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Ampera, Palembang, Sumsel salah satu destinasi wisata. Foto: Tia

Jembatan Ampera, Palembang, Sumsel salah satu destinasi wisata. Foto: Tia

SUARAPUBLIK.ID,PALEMBANG – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 25 juta orang pada tahun 2026 atau meningkat signifikan dari perolehan tahun sebelumnya.

Target tersebut ditetapkan setelah realisasi kunjungan wisatawan hingga November 2025 tercatat telah menyentuh angka 23,9 juta orang.

Kepala Bidang Destinasi Disbudpar Sumsel, Vita Sandra menyampaikan capaian tahun lalu telah melampaui sasaran awal yang hanya dipatok sebesar 19 juta wisatawan.

“Sekarang kan realisasi sampai November 2025 sudah 23 juta, diharapkan di tahun 2026 itu bisa 25 juta atau naik 2 juta,” ujar Vita Sandra saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).

Oleh sebab itu, pemerintah daerah menyiapkan berbagai strategi mulai dari penguatan desa wisata hingga pengembangan ceruk pasar baru.

Pemerintah berencana menambah 10 desa wisata baru pada tahun ini untuk melengkapi 150 desa wisata yang sudah terealisasi sepanjang tahun 2025.

Selain itu, potensi wisata kesehatan (wellness tourism) dan wisata olahraga (sport tourism) akan menjadi fokus utama pengembangan destinasi di Bumi Sriwijaya.

Kegiatan olahraga berskala besar seperti event lari di kawasan Danau Ranau sedang dipersiapkan untuk mengulang kesuksesan Dempo Run 2025 di Pagar Alam.

“Nanti kita juga akan menghadirkan event lari di kawasan Danau Ranau, yang tujuannya juga untuk menarik minat wisatawan datang dan menggerakkan ekonomi lokal,” tuturnya.

Meski begitu, ia mengakui bahwa isu keamanan dan kenyamanan di destinasi wisata masih menjadi tantangan besar yang harus diselesaikan.

Kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang menjadi salah satu sorotan utama karena masih adanya laporan mengenai tindak kriminal serta pungutan liar.

Persoalan tersebut kini telah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian, termasuk tim Pengamanan Objek Vital (Pamobvit), guna meningkatkan pengawasan di lapangan.

Pemerintah berharap adanya peran aktif dari aparat penegak hukum untuk memastikan setiap objek wisata di Sumsel aman bagi pengunjung domestik maupun mancanegara.

“Nah memang ini menjadi keresahan kita bersama dan ini sudah dikomunikasikan dengan pihak Polda, seperti tim Pamobvit, lalu juga Poltabes tentang masalah ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ayah Irza Datangi Palembang, Tunjuk Kuasa Hukum Baru Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan
Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan
Gugatan Puluhan Sertifikat Tanah di Palembang Kandas, PTUN Nyatakan Tidak Dapat Diterima
Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam
Pelaku Jambret Tas Berisi Laptop dan HP Ditangkap, Satu Rekannya Masih Buron
Dugaan Penyelewengan Dana Rp76 Miliar, Yayasan PT PGRI Sumsel Laporkan Sejumlah Pengurus ke Polda
Pedagang dan Pemerintah Capai Kesepakatan, Pasar 7 Ulu Akan Ditata Ulang untuk Kurangi Kemacetan
Astra Motor Sumsel bersama AHM Dorong Generasi Muda Berkarya lewat SFL dan AHBS 2026

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:26 WIB

Ayah Irza Datangi Palembang, Tunjuk Kuasa Hukum Baru Kawal Kasus Dugaan Penganiayaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:11 WIB

Gugatan Puluhan Sertifikat Tanah di Palembang Kandas, PTUN Nyatakan Tidak Dapat Diterima

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:36 WIB

Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:34 WIB

Pelaku Jambret Tas Berisi Laptop dan HP Ditangkap, Satu Rekannya Masih Buron

Berita Terbaru