Klinik Askot PSSI Palembang Segera Dibangun, Penanganan Cedera Olahraga Lebih Terjangkau

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Asosiasi Kota (Askot) PSSI Palembang kembali membuat gebrakan besar dalam dunia olahraga. Askot PSSI Palembang berencana membangun Klinik Kesehatan Askot PSSI, yang disebut sebagai yang pertama di Indonesia di lingkungan organisasi sepak bola se-Indonesia.

Klinik ini nantinya akan difokuskan untuk penanganan cedera atlet, khususnya atlet sepak bola, namun juga dibuka untuk masyarakat umum. Langkah tersebut menjadi wujud nyata komitmen Askot PSSI Palembang dalam membangun sepak bola tidak hanya dari sisi prestasi dan kompetisi, tetapi juga dari aspek kesehatan.

Ketua Askot PSSI Palembang, Mohammad David, mengatakan pembangunan klinik kesehatan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Askot PSSI Palembang dalam menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.

“Ini adalah komitmen kami membangun sepak bola Palembang secara menyeluruh. Tidak hanya berbicara soal prestasi, kompetisi, dan pembinaan usia dini, tetapi juga tentang bagaimana atlet mendapatkan penanganan kesehatan yang layak,” ujar Mohammad David, Senin (29/12/2025).

Menurutnya, selama ini penanganan cedera olahraga kerap identik dengan biaya tinggi dan hanya bisa diakses oleh segelintir kalangan. Padahal, cedera merupakan risiko yang tidak terpisahkan dari aktivitas olahraga, khususnya sepak bola.

“Banyak atlet, terutama di level amatir dan usia muda, yang akhirnya tidak tertangani dengan baik karena keterbatasan biaya. Melalui klinik ini, kami ingin menghadirkan solusi nyata,” jelasnya.

Mohammad David menegaskan, Klinik Askot PSSI Palembang tidak hanya diperuntukkan bagi atlet di bawah naungan Askot PSSI, tetapi juga terbuka bagi masyarakat luas yang membutuhkan layanan kesehatan, khususnya terkait cedera olahraga.

“Sepak bola harus memberi dampak positif bagi masyarakat. Klinik ini kami buka untuk umum agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tegasnya.

Sementara itu, dr. Mochammad Ridho NH, SpOT,Sub.Sp.A(K) selaku Komite Kesehatan Askot PSSI Palembang, menyebut pembangunan klinik ini sebagai langkah terobosan nyata yang menunjukkan bahwa PSSI hadir untuk seluruh lapisan masyarakat.

Nantinya, akan ada dokter jaga yang stan by setiap hari di klinik tersebut. Direncanakan Klinik Kesehatan ini akan buka selama 24 jam.

“Ini adalah bukti bahwa PSSI tidak hanya fokus pada pertandingan dan kompetisi, tetapi juga peduli pada kesehatan atlet dan masyarakat,” ungkap Dokter Ridho.

Ia menjelaskan, Klinik Askot PSSI Palembang nantinya tidak hanya menangani cedera olahraga seperti keseleo, robekan otot, atau cedera ligamen, tetapi juga memberikan layanan kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat umum.

“Harapan kami, klinik ini bisa menjadi pusat layanan kesehatan olahraga yang terjangkau, profesional, dan berkelanjutan. Tidak hanya melayani atlet, tapi juga memberi sumbangsih nyata untuk mewujudkan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Dokter Ridho menambahkan, selama ini penanganan cedera olahraga kerap dianggap mahal dan sulit dijangkau. Dengan hadirnya Klinik Askot PSSI Palembang, akses layanan kesehatan olahraga diharapkan bisa lebih merata.

“Penanganan cedera olahraga yang identik dengan biaya besar, ke depan tidak hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang saja,” katanya.

Askot PSSI Palembang berharap keberadaan klinik ini dapat menjadi role model bagi Askot PSSI di daerah lain, sekaligus menjadi bagian dari upaya memajukan sepak bola Indonesia dari sisi kesehatan dan kesejahteraan atlet.

“Semoga dalam waktu dekat bisa terealisasi. Karena untuk tempat sudah aman tinggal mengurus izin saja,” terangnya.

Berita Terkait

Foto Tanpa Busana Dijadikan Status, IRT di Palembang Tempuh Jalur Hukum
Rayakan HUT ke-76 Sumsel, Wyndham Opi Hotel Palembang Tawarkan Paket Menginap Spesial dengan Sajian Kuliner Gratis
Sarasehan Forkopimda Sumsel, Kapolda Tegaskan Polri Tidak Ambil Alih, Tapi Percepat Solusi
Cekcok Lahan Parkir Berujung Sadis, Seorang Buruh Disiram Cuka Parah
Respons Kilat Polrestabes Palembang Tangani Kasus Pecah Kaca Mobil di Ilir Barat I
Konsisten Dampingi Korban Perempuan dan Anak, Wadir LBH Bima Sakti Raih Penghargaan dari Pemkot Palembang
Pasca Rotasi Jabatan, Tiga TP PKK Kecamatan di Pagar Alam Turut Alami Pergantian

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:44 WIB

Foto Tanpa Busana Dijadikan Status, IRT di Palembang Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:52 WIB

Rayakan HUT ke-76 Sumsel, Wyndham Opi Hotel Palembang Tawarkan Paket Menginap Spesial dengan Sajian Kuliner Gratis

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Sarasehan Forkopimda Sumsel, Kapolda Tegaskan Polri Tidak Ambil Alih, Tapi Percepat Solusi

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:45 WIB

Cekcok Lahan Parkir Berujung Sadis, Seorang Buruh Disiram Cuka Parah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:41 WIB

Respons Kilat Polrestabes Palembang Tangani Kasus Pecah Kaca Mobil di Ilir Barat I

Berita Terbaru