Kepergok Curi Uang Wanita, Ujang Copet Tusuk Paha Korban dengan Pisau

- Redaksi

Jumat, 29 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kepergok mencuri uang milik Neneng, pedagang di bawah Jembatan Ampera, Jon Hendri alias Ujang Copet (54), nekat menikam korban dengan sebilah pisau di bagian paha.

Akibatnya, Ujang Copet diringkus anggota Unit Reskrim Polsek Seberang Ulu (SU) I Palembang, di rumahnya Jalan Pajajaran, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan SU I Palembang, Kamis malam (28/9/2023).

Berdasarkan data yang himpun, peristiwa Curas itu terjadi pada Kamis dini hari (28/9/2023) sekitar pukul 02.00 WIB. Ketika korban sedang tertidur, pelaku Ujang Copet mengambil uang di dibawah alas tempatnya tidur.

Ketika pelaku melancarkan aksinya, korban terbangun dari tidur dan langsung berteriak maling. Hal itu membuat pelaku gelap mata, hingga menghunuskan pisau ke arah paha kiri Neneng.

Selanjutnya, pelaku langsung melarikan diri dengan membawa uang korban sebanyak Rp90 ribu. Sedangkan, Neneng dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kapolsek SU I Palembang Kompol Tatang Yulianto menjelaskan, usai menerima laporan korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan melakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Modusnya meminta uang secara paksa. Korban seorang perempuan, diancam dengan sajam dan mengalami luka tusuk di paha,” ucap Tatang, saat pers rilis di Polsek SU I Palembang, Jum’at (29/9/2023).

Dia menjelaskan, tersangka merupakan residivis yang telah keluar masuk penjara atas kasus yang sama. Selain dia, pihaknya juga mengamankan barang bukti pisau yang digunakan oleh pelaku.

“Tersangka sudah terkenal di Palembang, merupakan residivis kasus sama dan beberapa kali di penjara. Kita kenakan Pasal 365 KUHP Tentang Curas dengan ancaman pidana di atas lima tahun,” jelasnya.

Sementara itu, tersangka Ujang Copet membantah telah mencuri uang di warung milik korban. Dia mengaku nekat menikam korban karena sakit hati lantaran sering dihina dengan sebutan maling.

“Khilaf. Dia menghina saya, katanya kalau mau makan harus maling dulu. Jadi saya tersinggung. Pas dia tidur saya tikam di paha. Cuma satu kali tikaman. Saya baru dua kali di penjara,” jelasnya. (ANA)

Berita Terkait

Dua Sabahat Pelaku Curanmor Resahkan Warga Ditangkap Ospnal Ranmor
Mesin Penggiling Ikan Milik Warga Raib Dini Hari, Jatanras Polda Sumsel Bergerak Cepat Amankan Dua Pelaku
Niat Hati Hendak Nonton Konser BTS Perempuan Di Palembang jadi Korban Penipuan Pembelian Tiket Konser
Sidang Praperadilan Tuti Apolinawati Hadirkan Saksi Fakta, Soroti Dugaan Ketidaknetralan Penyelidikan
Gagal Berangkat Umroh, Pasutri di Palembang Laporkan Agen Travel atas Dugaan Penipuan Rp90 Juta
Kapolda Sumsel Siapkan Operasi Senpi Musi 2026, Jalur Peredaran Senjata Ilegal Diburu Hingga Perbatasan
Genset Menara Telekomunikasi Digondol, Tiga Pelaku Diburu hingga Lubuk Linggau dan Ditangkap
Dituding Pelakor, IRT di Palembang Dianiaya hingga Wajah Lebam

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:19 WIB

Dua Sabahat Pelaku Curanmor Resahkan Warga Ditangkap Ospnal Ranmor

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WIB

Mesin Penggiling Ikan Milik Warga Raib Dini Hari, Jatanras Polda Sumsel Bergerak Cepat Amankan Dua Pelaku

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:55 WIB

Niat Hati Hendak Nonton Konser BTS Perempuan Di Palembang jadi Korban Penipuan Pembelian Tiket Konser

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:49 WIB

Sidang Praperadilan Tuti Apolinawati Hadirkan Saksi Fakta, Soroti Dugaan Ketidaknetralan Penyelidikan

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:58 WIB

Gagal Berangkat Umroh, Pasutri di Palembang Laporkan Agen Travel atas Dugaan Penipuan Rp90 Juta

Berita Terbaru