SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG – Kecelakaan maut kembali terjadi. Kali ini berlangsung di Jalan Negara Prabumulih-Palembang, tepatnya di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Senin (27/2/2023) sekitar pukul 08.30 WIB.
Informasi yang dihimpun, laka lantas ini dialami sebuah mobil Kijang Super BG 1386 CH yang dikemudikan Abdul Rachman (45), warga Karya Jaya Palembang saat hendak pulang bersama 10 keluarga usai ziarah di kota Prabumulih.
Saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan tersebut oleng setelah hendak memotong kendaraan di depannya.
Ketika dikonfirmasi, Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi didampingi Kasat Lantas AKP Suwandi, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar terjadi laka lantas muat yang dialami satu keluarga terdiri dari 11 orang. Akibat laka lantas ini, ada 5 meninggal dunia, dua dilarikan ke RS Bari Palembang dan 4 orang lain di rawat di RSUD Gelumbang,” katanya.
Lanjut Andi, data- data korban yakni 10 orang yang diketahui warga Kertapati Palembang yakni Zainal Arifin (60), Sherly (60), Ikbal (5), Indra (39) dan Murniati (21) meninggal dunia. Sedangkan korban mengalami luka-luka ringan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Gelumbang yakni Ramli (43), Ikram Septadi (21) dan Ardio Argasora (15).
“Jadi untuk kronologinya, Kijang Super BG 1386 CH yang dikemudikan Abdul Rahman (45), saat di TKP hendak memotong kendaraan didepannya, saat hendak pulang. Nah saat memotong ragu, lalu oleng dan hendak mengelak kendaraan didepannya, alhasil terbalik,” ungkapnya.
Ketika ditemui di RS Bari Palembang, ada dua korban yang dilarikan ke RS tersebut, dua korban ini mengalami luka berat, yakni A Rachman (60) sopir dan Arya Kalam Ilahi (17) kondisi koma, keduanya masih tengah di rawat di rawat di IGD RS Bari Palembang.
“Kondisi keduanya belum bisa diajak bicara pak,” ungkap Maulana, sepupu Arya.
Ia mengatakan, keluarga di Palembang mendapatkan kabar laka lantas ini pagi pukul 09.00 WIB. “Pagi pak kami mendapatkan kabar kecelakaan ini. Jadi korban ini semua keluarga. Pergi kesana untuk ziarah ke pemakaman keluarga disana,” katanya.
Lanjut Maulana, Arya dan pamannya tiba di rumah sakit pukul 14.00 WIB masuk RS Bari dan untuk 5 orang keluarganya yang meninggal dunia sudah dikebumikan sore di TPU dekat rumah. ” Sudah dimakamkan di TPU dekat belakang rumah tadi sore,” tuturnya. (ANA)

















