Kasus BA.4 dan BA.5 di RI Bertambah, Jadi Total 20 Kasus

- Redaksi

Rabu, 15 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi virus.
Foto: net

Ilustrasi virus. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat jumlah kasus mutasi Covid-19 varian Omicron dengan subvarian baru yakni BA.4 dan BA.5 bertambah menjadi 20 kasus. Rinciannya adalah dua kasus BA.4 dan 18 kasus BA.5.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu menambahkan dua subvarian ini teridentifikasi sejumlah daerah Indonesia. Rinciannya di Bali ada 3 kasus yang merupakan WNA, 4 kasus dari DKI Jakarta, 1 kasus dari Banten, dan 12 kasusy ditemukan di Jawa Barat.

“Total kasus BA.4 dan BA.5 yang telah diidentifikasi 20 kasus. Jadi tiga kasus WNA dan selebihnya 17 kasus transmisi lokal,” kata Maxi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (15/6/2022).

Maxi menerangkan dari 20 pasien yang telah diidentifikasi, satu orang di antaranya masih menjalani rawat inap, sementara 19 orang lainnya dilaporkan hanya rawat jalan. Selain itu, 16 orang dilaporkan dengan gejala ringan sementara empat orang lainnya tidak bergejala alias OTG.

Ia juga membeberkan, dari 20 pasien tersebut, dapat diidentifikasi 8 orang merupakan pasien berjenis kelamin laki-laki, dan 12 lainnya perempuan. Terkait status vaksinasi, Maxi juga melaporkan terdapat tiga pasien anak yang belum mendapatkan vaksin Covid-19.

Kemudian dua orang baru mendapatkan vaksin satu dosis, lima orang rampung mendapatkan vaksin dua dosis.

Lalu sembilan orang sudah mendapatkan booster atau suntikan dosis ketiga, dan satu orang pasien sudah mendapatkan booster dua kali atau empat dosis vaksin Covid-19.

“Kasus di Jawa Barat merupakan klaster di keluarga,” ujar Maxi. (*)

Berita Terkait

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit
Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang
88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga
Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara
Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida
Bocah Kelamin Ganda Segera Dioperasi, Orangtua: Semoga Berjalan Lancar
Bayi 10 Bulan Idap Penyakit Hipospedia, Berharap Dapat Bantuan Pemerintah
RSUD Palembang BARI Siapkan Ruang Isolasi Pasien Mpox

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 20:17 WIB

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit

Selasa, 4 November 2025 - 17:28 WIB

Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang

Jumat, 26 September 2025 - 22:38 WIB

88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga

Jumat, 26 September 2025 - 16:13 WIB

Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara

Rabu, 20 November 2024 - 16:15 WIB

Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida

Berita Terbaru