Karantina Sumsel Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Ekspor Daerah

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Karantina Sumsel) menggelar kegiatan “Karantina Go Ekspor” di Ballroom Sriwijaya 2, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumsel, pada Rabu (23/10/2025). Foto: Karantina Sumsel

(Karantina Sumsel) menggelar kegiatan “Karantina Go Ekspor” di Ballroom Sriwijaya 2, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumsel, pada Rabu (23/10/2025). Foto: Karantina Sumsel

SUARAPUBLIK.ID, PALEMBANG  – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan (Karantina Sumsel) memperkuat sinergi lintas sektor guna mendorong peningkatan ekspor daerah, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Karantina Sumsel, Sri Endah Ekandari menjelaskan jika fungsi karantina tidak hanya sebatas melindungi wilayah dari ancaman hama dan penyakit tetapi juga berperan penting dalam memastikan produk ekspor memenuhi standar kesehatan dan keamanan internasional.

“Karantina berperan strategis sebagai economic tools dalam mendukung kelancaran ekspor sesuai amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019. Kami memastikan setiap komoditas ekspor memenuhi standar sanitary dan phytosanitary (SPS) internasional,” ujar Sri Endah, Kamis (24/1/2025).

Ia menuturkan penguatan kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menjadikan Sumsel sebagai salah satu pusat ekspor unggulan nasional, khususnya untuk komoditas kopi, kelapa, dan hasil perikanan.

Sementara itu, Perwakilan OJK Sumsel, Murtaza menyampaikan dukungan lembaganya dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku ekspor, terutama UMKM dan petani.

“Kami ingin pelaku usaha di Sumsel memiliki akses pembiayaan yang lebih kuat agar mampu menembus pasar internasional. Regulasi seperti POJK No. 19 Tahun 2025 dan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia menjadi dasar penguatan permodalan tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Perwakilan Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, Achmad Mirza, menilai peningkatan nilai tambah produk melalui hilirisasi, digitalisasi, dan branding menjadi langkah penting untuk memperluas pangsa pasar ekspor.

Dukungan juga datang dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) melalui Jason Gunawan, yang menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan program “100.000 Sultan Muda” dalam mencetak eksportir muda dari berbagai sektor.

“Kami ingin melahirkan Sultan Muda di bidang ekspor melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan karantina agar tercipta ekosistem ekspor yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Karantina Go Ekspor, Karantina Sumsel berkomitmen terus memperkuat daya saing komoditas unggulan daerah dengan memastikan setiap tahapan ekspor memenuhi standar kesehatan, mutu, dan keterteusuran produk.

Berita Terkait

Tidak Memberikan Uang Parkir, Driver Online Alami Penganiayaan
Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks
Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi
Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang
Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan
Tiga Remaja Diduga Curi Kabel PJU di Palembang, Diamankan Polisi
Asap Tebal Selimuti Jalan Sudirman Palembang, Gedung Tinggi Nyaris Tak Terlihat

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:59 WIB

Kapolrestabes Palembang Tegaskan Flyer Ajakan Pawai LGBT di BKB Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 17:57 WIB

Siap-siap Akan Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Sumsel

Jumat, 25 September 2026 - 17:54 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Pokdarwis Berage Kembangkan Potensi Wisata Burong Mandi

Jumat, 25 September 2026 - 13:46 WIB

Bau Menyengat Mengarah ke Penemuan Mayat Pria di Palembang

Jumat, 25 September 2026 - 11:57 WIB

Usai Dilimpahkan ke JPU, PH Iwan Tuaji: Semua Akan Diuji di Persidangan

Berita Terbaru

Sumsel

Hijaukan Lahan Wujudkan Ketahanan Pangan

Sabtu, 26 Sep 2026 - 19:09 WIB