oleh

Kadispora OKI: Pemuda Harus Cerdas Trengginas dan Berintegritas

SUARAPUBLIK.ID, OKI – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Muhammad Refly MS, S.Sos.,MM menyambut baik Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) yang menyelenggarakan sekolah kaderisasi. Ia menilai para peserta sekolah kaderisasi yang myaoritas adalah pemuda setidaknya harus memiliki tiga AS.

“Adik-adik yang ada disini, khususnya para kader muda peserta sekolah kaderisasi ini, setidaknya harus memiliki tiga AS. AS yang pertama harus cerdas, seorang kader muda harus cerdas, bagaimana supaya bisa cerdas ya harus membaca,” kata Refly saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Sekolah Kaderisasi DPD PGK OKI, Rabu (29/9/2021) kemarin.

Refly mengungkapkan, bahwa di era saat ini untuk membaca itu sangat mudah berbeda dengan di eranya dimana untuk membaca sangat sulit untuk mencari bahan bacaan. Sementara saat ini dengan cukup membuka gadget, maka seluruh bahan bacaan sudah bisa kita dapatkan langsung ditangan kita.

“Cerdas menurut persepsi Muhammad Refly adalah perpaduan antara pintar dan bijak. Karena dengan pintar saja belum cukup untuk dikatakan cerdas. Cerdas itu harus diiringi dengan salah satu sikap yang bijak,” ungkapnya.

AS yang kedua, lanjut Refly, anak muda itu harus trengginas. Trengginas disini artinya dinamis atau pergerakan yang sangat lincah.

“Ini adalah ciri khas anak muda, jadi anak muda tidak boleh melempem. Sebagai kader-kader PGK tidak boleh lesu darah, harus semangat, harus energik, harus dinamis dan harus trengginas,” jelasnya.

Kemudian AS yang ketiga, jelas Refly, adik-adik sekalian harus belajar berintegritas. Menurutnya, integritas ini sering diucapkan oleh siapapun termasuk oleh para pejabat namun sulit untuk di implementasikan.

“Menurut kamus besar bahasa Indones
ia, salah satu unsur dalam integritas adalah kejujuran. Kalau apa yang kita sampaikan apa yang kita ucapkan dengan apa yang kita kerjakan tidak ada kesesuaian maka itu sudah diluar konteks integritas. Jadi paling tidak ada 3 unsur yang harus dimiliki oleh calon-calon kader organisasi.

Dikesempatan itu, Kadispora memuji eksistensi organisasi PGK OKI karena menurutnya banyak sekali organisasi kepemudaan lainnya yang saat ini sudah tidak terdengar lagi pergerakannya.

Sementara Ketua DPD PGK OKI Achik Muhrom S.Sos dalam kesempatan tersebut kepada seluruh peserta sekolah kaderisasi menekankan untuk benar-benar serius untuk belajar.

“Kalau ada yang disini tujuannya bukan untuk belajar tapi punya tujuan untuk mencari uang mencari keuntungan bukan disini tempatnya. Silahkan adik-adik pulang, kerja untuk mencari uang. Tapi jika disini tujuan kalian untuk belajar, mencari ilmu, menambah wawasan, Insya Allah kita (PGK OKI) akan maksimalkan itu,” paparnya.

Sekolah kaderisasi PGK OKI diisi oleh pemateri di antaranya Kapolres OKI AKBP Dili Yanto, S.IK, SH MH, Ketua Bawaslu OKI Ihsan Hamidi, Anggota DPD RI Sumsel Jiyalika Maharani, Ketua KPU OKI Deri Siswadi, Ketua DPRD OKI Abdiyanto Fikri dan Ketua PN Kayuagung OKI Eddy Daullata Sembiring.

Selain itu giat Sekolah Kaderisasi PGK OKI ini juga di isi oleh Dandim 0402/OKI Letkol Czi Zamroni S.Sos, Kepala Kemenag OKI Drs. H. Subrata, M.Pd.I, Kepala BNNK OKI AKBP Gendi Marzanto, S.H, MH dan Kadispora OKI Muhammad Refly MS, S.Sos., MM. (dhi)

Komentar

Berita Hangat Lainya