Ini Bahayanya Pakai Sabun Batangan Bergantian

- Redaksi

Sabtu, 5 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sabun batangan.
Foto: net

Ilustrasi sabun batangan. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Berbagai penelitian global menemukan bahaya penggunaan sabun batangan secara bergiliran. Salah satunya adalah studi di Indian Journal of Dental Research pada Juni 2006 yang mengungkapkan, sabun batangan mengandung dua sampai lima jenis kuman berbeda.

Selain itu, studi American Journal of Infection Control pada Juli 2015 juga menemukan sekitar 62 persen sabun batangan terkontaminasi, sedangkan sabun cair hanya sekitar tiga persen.

Profesor kesehatan masyarakat dan ilmu lingkungan di The University of Arizona Kelly Reynolds mengungkapkan pelbagai jenis kuman di sabun dapat mencakup bakteri E. coli, salmonella dan shigella, serta virus seperti norovirus dan rotavirus serta staph.

Menurut dia, bakteri yang bersembunyi di sabun batangan berpotensi menyebar dari orang ke orang jika Anda memilih untuk memakainya bersama-sama.

Itu yang kemudian membuat mencuci tangan dengan sabun cair menjadi opsi paling aman daripada menggunakan sabun batangan di toilet umum.

“Kami tidak pernah menemukan bakteri di dalamnya (sabun cair),” kata Reynolds, seperti dikutip cnn indonesia.

Namun, beda halnya jika Ana berbagi sabun batangan di rumah dengan keluarga.

Salah satu cara mengurangi risiko menyebarkan kuman dan bakteri kepada anggota keluarga lewat sabun batangan, adalah dengan membilas sabun setelah dipakai.

“Bakteri suka menempel pada gelembung sabun,” beber Reynolds.

Kemudian, pastikan menyimpan sabun di tempat yang mudah membuatnya kering. Sebab, bakteri berkembang biak di lingkungan yang lembap. Sehingga, sabun batangan yang basah memberikan kesempatan bagi kuman berkembang biak.

“Saat sabun mengering, jumlah bakteri menurun, yang menurunkan risiko transfer bakteri apa pun,” ujar Reynolds.

Jika Anda khawatir terjadi penularan kuman lewat penggunaan sabun batangan bergilir, Reynolds, menyarankan untuk menggunakan sabun cair.

Di lain sisi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut jangan terlalu khawatir dengan jenis sabun yang dipakai.

CDC menegaskan mencuci tangan di tengah pandemi Covid-19 merupakan salah satu pertahanan terbaik mencegah penularan penyakit.

“Yang paling penting di sini adalah mencuci tangan. Jangan terlalu khawatir dengan sabunnya. Buat busa selama 20 detik dan gosok semua bagian tangan Anda, lalu bilas dan keringkan,” tutur Reynolds. (*)

Berita Terkait

Catat Sejarah, Chila Sabet Gelar Putri Anak Indonesia 2025
Levi’s Luncurkan Koleksi Baggy Fit Terbaru di Palembang, Tawarkan Diskon Rp200 Ribu Selama 4 Hari
Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Program CSR “Sampah Jadi Pulsa” di Universitas Sumatra Utara
57 Tahun Berkiprah di Industri Telekomunikasi, Indosat Ooredoo Hutchison Tegaskan Komitmen Bertransformasi Menuju AI TechCo
Gadis Belia Sumsel Raih Runner Up Puteri Anak Indonesia 2024
VIDEO! Aksi Wika Salim Jadi Sorotan, Cium Penonton Pria Sampai Teriak dan Pingsan!, Hahaha…
Ini dia! Sumber Kekayaan Andre Taulany yang Gugat Cerai Sang Istri
5 Tips #Cari_Aman Lewati Jalan Tanjakan dan Turunan Menggunakan Motor Matic

Berita Terkait

Selasa, 4 November 2025 - 17:42 WIB

Catat Sejarah, Chila Sabet Gelar Putri Anak Indonesia 2025

Senin, 22 September 2025 - 17:20 WIB

Levi’s Luncurkan Koleksi Baggy Fit Terbaru di Palembang, Tawarkan Diskon Rp200 Ribu Selama 4 Hari

Rabu, 4 Desember 2024 - 16:23 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison Luncurkan Program CSR “Sampah Jadi Pulsa” di Universitas Sumatra Utara

Rabu, 20 November 2024 - 22:06 WIB

57 Tahun Berkiprah di Industri Telekomunikasi, Indosat Ooredoo Hutchison Tegaskan Komitmen Bertransformasi Menuju AI TechCo

Kamis, 14 November 2024 - 11:40 WIB

Gadis Belia Sumsel Raih Runner Up Puteri Anak Indonesia 2024

Berita Terbaru