Impor Alat Kesehatan dan Vaksin RI Rp4,9 T

- Redaksi

Sabtu, 18 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.
Foto: net

Ilustrasi. Foto: net

SUARAPUBLIK.ID, JAKARTA – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat impor alat kesehatan (alkes) dan vaksin mencapai Rp4,94 triliun selama periode 1 Januari 2022 hingga 13 Mei 2022.

Secara rinci, nilai ini terdiri dari impor alkes sebesar Rp928 miliar dan impor vaksin sebesar Rp4 triliun.

“Memang tren impor alat kesehatan dan vaksin ini sejalan dengan pergerakan kasus covid-19 di Indonesia,” ujar Direktur Fasilitas Kepabeanan DJBC Untung Basuki dalam media briefing, Jumat (17/6/2022), dilansir cnn indonesia.

Menurutnya, dari nilai impor tersebut realisasi pemanfaatannya tercatat Rp1,02 triliun. Ini terdiri dari fasilitas impor vaksin sebesar Rp831 miliar dan fasilitas impor alkes sebesar Rp195 miliar.

Ia menjelaskan, di sektor kesehatan, impor vaksin mendominasi karena memang masih dibutuhkan. Sementara, impor alkes justru turun seiring melandainya covid-19.

“Lebih banyak sekarang dominasinya adalah vaksin, untuk alkesnya cenderung turun,” kata Basuki.

Adapun, impor alkes didominasi oleh obat-obatan, alat PCR test dan oksigen (termasuk tabung oksigen) serta alat terapi pernafasan. Sementara, vaksin yang sudah diimpor tercatat sebanyak 53,48 juta dosis.

Pemberian insentif fiskal untuk alkes dan vaksin ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 226 Tahun 2021. Dengan beleid ini, pemerintah memberikan pembebasan bea masuk dan pajak impor terhadap seluruh alat kesehatan dan vaksin dalam rangka penanganan covid-19 hingga Juni 2022. (*)

Berita Terkait

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit
Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang
88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga
Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara
Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida
Bocah Kelamin Ganda Segera Dioperasi, Orangtua: Semoga Berjalan Lancar
Bayi 10 Bulan Idap Penyakit Hipospedia, Berharap Dapat Bantuan Pemerintah
RSUD Palembang BARI Siapkan Ruang Isolasi Pasien Mpox

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 20:17 WIB

Kasus Super Flu Masuk di Sumsel, 5 Orang Terjangkit

Selasa, 4 November 2025 - 17:28 WIB

Kasus Bocah SD Lebam di Kedua Matanya, Ini Tanggapan Dokter Spesialis di Palembang

Jumat, 26 September 2025 - 22:38 WIB

88 Persen Siswa SD di Palembang Alami Gigi Berlubang dan Penumpukan Kotoran Telinga

Jumat, 26 September 2025 - 16:13 WIB

Imbas Siswa Keracunan, MBG di SDN 178 Palembang Distop Sementara

Rabu, 20 November 2024 - 16:15 WIB

Antisipasi Kenaikan Kasus DBD, Dinkes Segera Sebar Larvasida

Berita Terbaru